Kirim ke Teman
Sejarah spam
Spam berawal dari istilah daging kalengan untuk sarapan, terutama terkenal di Inggris dan Amerika. Lebih terkenal lagi ketika komikus asal Inggris, Monthy Python mengulang-ulang istilah ini.
Sebenarnya spam berarti hal yang berlebihan dan tidak diinginkan. Dagelan dari Monthy Phyton ini dapat anda lihat di http://home.triad.rr.com/spamchef/spamskit.html
Pada awalnya dalam dunia maya, istilah spam populer pada kalangan pengguna email. Biasanya email yang dikirim berupa iklan produk-produk tertentu
Namun sesuai dengan perkembangan teknologi, dunia mayapun semakin meluas. Spampun tidak terbatas pada email lagi.
Spam pada blog
Spam yang terdapat pada blog ini lebih menyusahkan lagi. Biasanya Spam memenuhi database dari comment (komentar) ataupun shout box (buku tamu). Sehingga beberapa pihak menambahkan anti spam, agar tidak ada komentar ataupun pesan yang tidak diinginkan.
Blog inipun beberapa waktu lalu menjadi salah satu korbannya. Karena kesibukan di dunia kampus, Blogpun terbengkalai tidak diurus beberapa minggu.
Ada yang agak berbeda dengan spam di email, spam di blog terbagi menjadi dua, yaitu iklan produk dan ada juga yang mengiklankan website/blog. Jika ada yang numpang promosi blog masih saya maklumi, karena sayapun pernah melakukannya.
Lalu bagaimana cara mengatisipasinya?
Untuk dapat mendeteksi Spam sebenarnya mudah. Bila ada email berbau iklan, atau biasanya textnya hanya simbol-simbol, atau bisa juga berupa email kosong. Semua itu jangan dibuka, langsung saja mark(tandai) sebagai spam. Beberapa penyedia layanan email gratis seperti Gmail, gawab, yahoo, dll sudah memiliki fasilitas Anti Spam. Beberapa kabar beredar katanya Gmaillah yang paling handal dalam menangani spam. Benarkah itu? Menurut pengalaman pribadi saya yang memiliki 4 email di gmail, 3 di gawab, 1 di yahoo, 1 di plasa, dan 1 di telkom, Saya rasa Gmail adalah yang terbaik. Meskipun ada spam yang masuk, otomatis spam tersebut masuk ke kotak spam tanpa diminta. Sedangkan di gawab, 1 account sudah tidak saya pakai lagi karena sudah penuh dengan spam, tak kurang dari 50an spam masuk tiap harinya. Tapi hati-hati, jangan percaya pada mesin penangkal spam sepenuhnya. Di Gmailpun, pernah satu kali terjadi, email yang seharusnya merupakan tanggapan dari penyedia domain dianggap spam. Karena itu, sesekali buka juga kotak spam untuk memastikan tidak ada email yang dianggap spam.
Spam pada Blog
Untuk mesin pembuat blog yang saya gunakan ( Wordpress ), sudah menanggulanginya dengan fasilitas moderationnya. Atau bisa juga di set di Optionnya. Option>Discussion. Agar aman, pada tulisan "Hold a comment in the queue if it contains more than\
links." Ubah default angka 2 menjadi 1. Spam biasanya menyertakan link pada komentarnya. Jadi, setiap ada spam yang masuk otomatis akan masuk ke daftar Awaiting Moderation.Selain itu bisa pula dengan menambahkan Plugin Anti Spam. Biasanya sudah menjadi satu paket dalam instalasi Wordpress. Akismet namanya. Plugin ini akan otomatis memilah komentar yang masuk ke blog anda Spam atau bukan. Cara mengaktifkannya cukup mudah, setelah login, Pilih menu Plugin>Klik tombol "Activate" pada sebelah kanan Akismet. Ini belum selesai, karena anda akan dimintai "API key", disini anda harus menjadi member wordpress.com untuk mendapatkan "API key", tapi jangan khawatir, karena untuk menjadi member cukup mudah dan gratis. Setelah mendaftar di Wordpress.com dan mendapatkan "API key", masukkan "API key" tersebut kedalam Wordpress anda, maka Akismet anda siap untuk digunakan.
Meskipun tidak semuanya bisa terbendung, paling tidak dengan beberapa cara ini dapat meminimalisir keberadaan Spam. Yang menjadi kendala jika spam yang masuk tidak menyertakan link pada komentarnya. Biasanya dilakukan oleh orang-orang iseng.
Semoga para spammer diberikan hidayah dan segera bertaubat. Saya rasa percuma saja mereka melakukan itu, karena bukannya mendapatkan pembeli atau pengunjung, malahan dicacimaki karena memenuh-menuhi database.
Penulis :
Agam Rosyidi
URL :
http://rosyidi.com/spam/
Referensi :
Computer Easy edisi 01. Januari 2003
Kirim ke Teman
Related Posts
8 Comments to “SPAM”
Leave a Reply
Jika ingin berlangganan artikel2 terbaru dari rosyidi.com klik disini


February 7th, 2007 at 11:09
woowww, keren bgt mbok bahasannya, jd makin ngerti deh ttg spam, makasi, Gam!!
February 10th, 2007 at 18:06
Wehehehe…. rupanya pake akismet toh..hehehe
March 21st, 2007 at 14:47
oalah…..kini ku tahu……
March 23rd, 2007 at 12:19
spam itu makanan yg terbuat dari apa ya? ketan, beras atau jagungkah hehehe
LOL
June 19th, 2007 at 17:02
[...] spam berarti hal yang berlebihan dan tidak diinginkan. Pada awalnya dalam dunia maya, istilah spam [...]
March 4th, 2008 at 22:26
Lapor, yang ini bukan spam
March 4th, 2008 at 22:27
Nah kalo praktek comment dua kali kayak gini di blacklist akismet ngggak?
April 22nd, 2008 at 3:59
[...] waktu lalu kami menggunakan plugin (software tambahan untuk web) wp-ban, agar dapat memblokir para spamer. Namun sialnya kami tidak menyadari kalau ternyata wp-ban tidak cocok digunakan bersamaan dengan [...]