Poligami, Sunnah atau Haram ?

4,860 views

poligami symbolPoligami?? Apa yang terlintas dalam benak kita saat mendengar ‘poligami’? Sebenarnya, poligami bukanlah hal yang baru. Sudah lama masalah poligami ini digunjingkan ke permukaan, namun baru mendapat reaksi yang luar biasa setelah Aa´ Gym menyatakan bahwa ia telah berpoligami. Ada yang merasa kecewa, terutama ibu-ibu yang memuja Aa´ Gym begitu hebatnya hingga merasa patah hati. Bahkan presiden RI pun mempersoalkannya. Akibat Aa´ Gym berpoligami, nomor handphone Presiden SBY dan Ibu Negara Anni Yudhoyono menjadi sasaran kekecewaan kaum hawa. Ratusan pesan singkat (SMS) terkirim ke nomor HP presiden dan ibu Negara. Isinya memprotes poligami Aa´ Gym. Kebanyakan para istri itu khawatir bila suami mereka berpoligami.

Dalam Islam poligami harus dipraktekkan sebagai bagian dari keimanan seseorang terhadap Islam. Jadi harus berdasar pada motif luhur yang segaris dengan Islam. Penuh compassion dan intensi untuk menaikkan harkat dan martabat wanita. Oleh karena itu poligami dalam Islam merupakan suatu perkara yang serius, bukan suatu kegiatan semacam rekreasi (seks). Bukan pula suatu kegiatan sembunyi-sembunyi, melainkan suatu tindakan yang terkait langsung pada status dan tanggung jawab seseorang sebagai muslim.

Sebagai konsekuensinya poligami dalam Islam harus berada dalam ikatan pernikahan. Anehnya justru inilah yang mendapat tantangan keras dari sebagian masyarakat. Sebaliknya mereka tidak keberatan dengan perzinaan yang kian marak, hamil diluar nikah yang merjalela, serta semakin banyaknya tempat-tempat lokalisasi. Saat ini, para ulama pun banyak yang berbeda pendapat soal poligami. Sebagian menyatakan sunnah, adapula yang mubah (boleh), dan bahkan ada pula yang haram. Disini akan kami memaparkan pendapat dan bantahan dari masing-masing ulama.

Seorang ulama Al-Azhar kontemporer, Syekh Muhammad Abduh yang melihat kondisi Mesir saat itu lebih memilih mengharamkan poligami. Beliau mengungkapkan tiga alasan:

Pertama, syarat poligami adalah berbuat adil. Seperti yang tertuang dalam QS. An Nisa´:3 yang artinya : “…..Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja“. Syarat ini sangat sulit dipenuhi dan hampir mustahil, sebab Allah sudah jelas mengatakan bahwa lelaki tidak akan mungkin berbuat adil yaitu dalam QS.4:129 yang artinya : “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri- isteri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian”.

.

Kedua, buruknya perlakuan para suami berpoligami terhadap para istrinya, karena mereka tidak dapat melaksanakan kewajiban untuk memberi nafkah lahir batin secara baik dan adil.

Ketiga, dampak psikologis anak-anak dari hasil pernikahan poligami. Mereka tumbuh dalam kebencian dan pertengkaran sebab ibu mereka bertengkar baik dengan suami atau dengan istri yang lain.

Sebaliknya, Asy-Syaikh Ahmad Syakir, seorang ulama salaf mesir dan pakar hadist dan juga beberapa ulama salaf lainnya. Beliau berpendapat bahwa :
Yang pertama kali dilakukan oleh manusia-manusia anti poligami ini adalah berlagak prihatin dengan keutuhan keluarga, terutama anak-anak. Mereka menuduh poligami sebagai penyebab meningkatnya jumlah anak-anak terlantar, terlebih lagi kondisi kebanyakan kaum bapak yang pas-pasan, kemudian menikahi lebih dari seorang istri. Mereka adalah para pendusta, bahkan sensus yang mereka buat yang mendustakan mereka sendiri. Lantas mereka ingin menetapkan undang-undang yang mengharamkan poligami bagi laki-laki yang fakir, dan mengidzinkan hanya kepada laki-laki yang kaya dan berkecukupan!! Ini adalah keburukan di antara sederet keburukan yang lainnya yaitu menjadikan syariat Islam yang mulia ini terbatas bagi orang-orang kaya. Kemudian ketika upaya yang mereka lakukan tidak mendapat sambutan, mereka beranjak kepada langkah berikutnya, yaitu mempermainkan ayat-ayat Al Qur´an tentang poligami.

Mereka berdusta bahwa bolehnya poligami bersyarat, yaitu syaratnya adil. Mereka mengambil QS. An Nisa´:3 yang artinya : “…..Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja”. Mereka campakkan firman Allah di awal ayat QS. An Nisa´ :3 yang artinya : “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah perempuan-perempuan yang kamu sukai, dua, tiga, atau empat….” Jadi, sebenarnya pada ayat ini tidak ada yang menjelaskan bahwa syarat poligami adalah berlaku adil. Karena jika kita simak dengan cermat, kedua-duanya memiliki sebuah frase yang sama yaitu “jika kamu takut tidak dapat berlaku adil”.

.

Selain membubuhi dengan syarat adil, mereka juga mengabarkan bahwa berbuat adil adalah mustahil. Ini yang menjadi sandaran haramnya poligami menurut mereka akibat pendalilan sempit yang mereka lakukan, berdalil dengan sebagian ayat dan meninggalkan sebagian lainnya. Dalil mereka adalah firman Allah Swt,
"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri- isteri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian” (Qs. An-Nisaa´; 129) dan mereka campakkan firman-Nya yang berbunyi,
“karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung“ (Qs. An-Nisaa´; 129).

Keadaan mereka seperti orang-orang yang beriman dengan sebagian Al Kitab dan meninggalkan sebagian yang lain!

Diantara permainan mereka, mereka berdalil dengan kisah Ali bin Abi Thalib RA ketika melamar anak perempuan Abu Jahl di masa hidup Fathimah binti Rasulullah Saw. Dan ketika Rasulullah Saw dimintai idzin dalam hal ini, beliau berkata,
“Saya tidak mengidzinkan, tidak mengidzinkan, tidak mengidzinkan, kecuali apabila Ibnu Abi Thalib ingin menceraikan anakku kemudian menikahi anak mereka, karena sesungguhnya dia (Fathimah —red) adalah bagian dariku menggundahkanku apa-apa yang menggundahkannya dan menyakitiku apa-apa yang menyakitinya".

Mereka tidak membawakan hadist lengkap dengan lafalnya akan tetapi merangkum kisah dengan rangkuman yang buruk untuk dipakai dalil bahwa Nabi Saw melarang poligami, bahkan sebagian mereka terang-terangan berdalil dengan kisah ini untuk mengharamkan poligami! Mempermainkan agama dan berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya.

Lantas mereka meninggalkan kelanjutan kisah yang di sana terdapat bantahan atas kedustaan mereka —saya tidak katakan pendalilan mereka- yaitu perkataan Rasulullah Saw pada kejadian yang sama,
"Dan saya bukannya mengharamkan yang halal dan tidak menghalalkan yang haram, akan tetapi demi Allah tidak akan bersatu anak Rasulullah SAW dengan anak musuh Allah disatu tempat selama-lamanya.

.

Kedua lafal diatas diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim.”

Karena masalahnya bukan sekedar boleh atau tidak boleh, sebagaimana yang mereka samarkan kepada kalian. Melainkan ini adalah masalah aqidah, apakah kalian tetap kokoh di atas keislaman kalian dan di atas syari´at yang Allah Swt turunkan kepada kalian dan Dia perintahkan kalian untuk mentaatinya seperti apapun keadaan kalian? Atau kalian malah mencampakkannya -hanya kepada Allah kita mohon perlindungan- sehingga kalian kembali kepada panasnya kekufuran dan kalian bersiap-siap menerima kemurkaan Allah dan rasul-Nya? Inilah kondisi yang sebenarnya.

.

Seandainya hukum ini akan berubah dengan berkembangnya zaman —seperti yang dituduhkan orang-orang yang menyelewengkan agama- tentu Dia akan jelaskan nashnya di dalam kitab-Nya atau melalui sunnah rasul-Nya,

“Katakanlah (kepada mereka):"Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui seagala sesuatu". (QS. Al Hujurat: 16)

Dan tidak seorang pun berhak mengharamkan sesuatu yang telah Allah halalkan dan tidak pula menghalalkan apa yang telah Allah haramkan, tidak seorang khalifah, raja, presiden atau menteri. Bahkan semua ummat ini tidak berhak akan yang demikian apakah berdasarkan kesepakatan atau dengan perhitungan suara terbanyak. Yang wajib bagi mereka semua adalah tunduk kepada hukum Allah, dengar kata dan taat. Simaklah firman Allah Swt berikut,

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (itu adalah) kesenangan yang sedikit; dan bagi mereka azab yang pedih. (QS. 16: 116-117)

Bagaimanapun juga, poligami adalah hak individu. Dan ingat, jika anda tidak ingin atau tidak mampu melakukannya, sebaiknya jangan melarang orang lain melakukannya. Ingatlah ayat diatas (16:116-117). Jangan sampai kita mengharamkan sesuatu yang halal, begitu pula sebaliknya.

Hendaknya setiap Mukmin yang menjadi penasehat bagi dirinya dan antusias terhadap keselamatannya dari murka Allah dan laknatNya di dunia dan Akhirat berusaha keras di dalam merealisasikan ilmu dan iman, menjadikan Allah semata sebagai Pemberi petunjuk, Penolong, Hakim dan Pelindung, karena sesungguhnya Dia-lah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. Cukuplah Rabbmu sebagai Pemberi Petunjuk dan Penolong serta berdo´alah selalu dengan do´a Nabi Shallallahu ´alaihi wa sallam berikut ini.

.

"Artinya : Ya, Allah, Rabb Jibril, Mikail, Israfil. Pencipta lelangit dan bumi. Yang Maha Mengetahui hal yang ghaib dan nyata. Engkau memutuskan hal yang diperselisihkan di antara para hambaMu, berilah petunjuk kepadaku terhadap kebenaran yang diperselisihkan dengan idzinMu, sesungguhnya Engkau menunjuki orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus"

Hadist Imam Muslim di dalam shahihnya, Kitab Shalah Al-Musafirin, No. 770

Wallahu a´lam bish-shawab

Penulis : Agam Rosyidi

URL :http://rosyidi.com/poligami-sunnah-atau-haram/

Referensi : www.kompas.com

www.ahlussunnah-jakarta.org

www.almanhaj.or.id


Selain dipublikasikan di www.rosyidi.com artikel ini juga telah dipublikasikan pada buletinSKI FKG UNAIR.

Email Anda:

 

Related Posts (Artikel Terkait) : poligami haram, keburukan poligami, poligami, poligami menurut islam, haram poligami, hukum poligami, poligami menurut ulama salaf, pendapat ulama tentang poligami, humor tentang poligami, ????????????, hukum poligami menjadi haram, haramkah poligami?, kontra poligami berdasarkan fakta, poligami menurut ulama, sunnah poligami, poligami di arab, poligami aku, poligami antara sunnah dan fakta, poligami dalam islam, poligami apakah haram, nama wanita sahid jaman nabi, poligami berdasarkan arab saudi, poligami bersyarat, månggifte erfarenhet, poligami bukan sunnah, poligami dalam hukum, negroit sex, pelecehan seksual tkw tabuk saudi, pembantu pemuas nafsu arab, pendapat kafir terhadap poligami, pendapat muhammad abduh tentang poligami, pendapat ulama mengenai poligami, pendapat ulama poligami, hukum treesome dua isteri, pendapat ulama yang mengatakan poligami bukan sunah, penjelasan singkat tentang diskusi poligami, pernikahan poligami, nikah dan poligami yang haram, obat sakit hati dan kecewa menurut islam, polgamy is a sunnah?, poligami dalam timbangan sunnah, rencana poligami, salaf poligami minta izin istri, sebab allah halalkan poligami, simbol haram, Sodomi dihalalkan, suami salafy poligami, Sunnah dan haram dalam keluarga, SYARAT POLIGAMI, threesome menurut hukum islam
Kirim ke Teman di Facebook
idwebspace

Komentar

36 Komentar pada “Poligami, Sunnah atau Haram ?”
  1. Nia Rahman says:

    hayo…Agam senengnya kalo ngomong beginian…

  2. sugiyono says:

    WAhhhh.. anehhhh kamu punya rencana poligami gam??

  3. Aa Gam says:

    :)>-
    #2:
    Wahhhhhh… baca lagi donk sugi’
    Ini bukannya aku bermaksud poligami, tapi hanya ingin menyampaikan supaya fakta dari poligami itu sendiri.

  4. jaloee says:

    Kalau ane..setandar..you setuju poligami, ane setuju.. you ngak setuju poligami, ane juga ngak.. standar kan ? yg haus..yg haus..yg haus..jgn terlalu serius kacang rebus..^:)^

  5. meiy says:

    bagiku sendiri poligami adalah hukum Allah yang tidak bisa dibantah kalau memang kita mengaku Islam. Namun aku melihat nya sebagai satu pilihan sebab DIA yg lebih tahu bagaimana keadaan makhluk ciptaanNya, apa yg mungkin terjadi pada mereka dsb. Seperti juga pilihan perceraian–yang halal–namun dibenci Allah, tapi tetap saja boleh. Poligami adalah sebuah solusi yg diberikan Tuhan buat makhluknya.

    Jadi poligami atau tidak terpulang pada ybs. Bagi yg ingin,tanyalah hati nurani, sudahkah betul niatnya? Bukan hanya pemuasan syahwat? Walau menurutku, jika lelaki yg hypersex bisa saja punya alasan ini utk poligami, drpd berzina???

    Bagaimanapun tak ada poligami yg tidak menyakiti hati perempuan (istri). Namun ada istri yg bisa menerima, ada yg tidak, dsb. Menurutku poligami yg bisa diterima misalnya, jika si istri mempunyai kelainan sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan batin (seks)suaminya, sakit, dsb. Itu pun harus dg santun minta izin istri. Hidup toh bukan hanya seksual toh.

    Ttg Aa Gym terus terang aku juga kecewa terhadap beliau. MEMANG itu halal. Namun sepertinya itu hanya alasan syahwat, dan ustazd sekaliber Aa semestinya tak beralasan syahwat. Seperti pertanyaan yang diajukan suamiku waktu kita berdua membicarakan ini: Kalau Aa mau ikut rasullullah, kenapa tidak mencari janda tsunami di Aceh, yg anaknya 9, tua dan jelek???? Banyak lo disana :D. Jelas dong yg ini cantik….

    Salam kenal….:)

  6. Kyo says:

    Poligami hanya menyakiti kaum hawa saja…. ga da anjuran or sunahnya.. thx..

  7. Mawar says:

    Ass…

    Iya dehh.. kali ini aku sependapat.. Soalnya emang ini terus jadi perdebatan sih.. emang intinya itu “ADIL”.. tapi khan jarang orang yang bisa kayak gt.. ujung2nya ada yg dikecewain.. so, mendingan ‘G USAH POLIGAMI’ khan????!!!!!! dari pada bikin dosa…:d

    Wass…

  8. :d/ , adil??? punya makna luas namun sulit untuk melakukannya. mendekati adil kali yang bisa hehehehe :d

  9. bunny says:

    asslmkm…tapi bgmn bila sang istri-lah yg menganjurkan suaminya utk ber-poligami sementara tidak ada masalah (spt: mandul, dsb).dan sang istri bisa hidup berdampingan dgn istri muda sang suami..wsslmkm

  10. smile says:

    [-( POly-gami nah ini yg telah menjadi buah bibir,
    pro kontra selalu menjadi objek iblis yg berakhir dengan ketidak harmonisan,
    hasrat ingin menguasai dan dikuasai selalu dekat dengan manusia,
    sebagian merasa telah memahami islam tapi oh ternyata hanya dibibir saja, sebagian menjadi pendukung salibis yg jelas-jelas menolak polygami,
    menerima ayat Alquran hanya yg sesuai dengan keinginannya,
    tetapi menolak ayat yg tidak diingininya,
    yg berpoligami dianggap sebagai hypersex lalu dimusuhi terus dijauhi
    sementara banyak perempuan yg tidak pernah menikmati menikah hingga mati
    sebagian laki-laki hanya tertarik dengan lawan sejenis bahkan merubah alat kelaminnya jadi perempuan
    sebagian perempuan menjalin hubungan juga dengan lawan sejenis
    sehingga merebaknya alat bantu pemuas nafsu, laris manis dibeli gadis-gadis
    sorga dan neraka tidak diyakini
    Alquran tidak dipedomani

    wanita menuntut emansipasi, tapi menolak menafkahi laki-laki

    Wasallam

    smile

  11. tedy says:

    kalau saya malah ingin menikahi wanita yg udah nikah krn suaminya tdk beres.

  12. Bawel Luh says:

    Dosa kok diperbolehkan :-"

    Rosyidi :Itu bukan dosa

  13. sahid says:

    bagaimana mungkin seorang pria bisa berlaku adil terhadap 2 wanita dalam 1 rumahnya ?? Omong kosong, sedangkan dengan Tuhan nya saja dia tidak bisa berlaku adil, apalagi dengan istrinya.
    poligami, dengan alasan apapun, bahkan membawa agama, adalah tindakan pelecehan dan hanya merupakan tindakan untuk memenuhi nafsu pribadi.
    pikirkan bagaimana bila anak, adik, atau pun saudara perempuan kalian di poligami ??

  14. ECI says:

    sepertinya masih banyak pe er ummat yang lain..yang lebih penting..lebih urgent dari pada kita terus-terusan ngebahas poligami. para suami hendaknya ngaca diri, ngaji diri mereka seperti apa..bukankah Rasulullah sendiri berpoligami tatkala siti khodijah telah lama meninggal?
    bukankah Beliau selalu mengajarkan pentingnya bersyukur damn qona’ah?
    lalu dimana rasa sabar itu ketika memang sang isteri banyak kekurangan..
    ingatlah…wahai para suami…isteri mu hanya lah wanita akhir zaman yang berusaha menjadi pendamping yang setia, seburuk apapun ia tetaplah pasangan yang telah Allah pilihkan untukmu..
    Wallohu’alam.

    Rosyidi :Memang banyak hal yg lebih penting daripada membahas Poligami. Namun ada kalanya kita perlu juga membahas itu. Karena kenapa sih orang poligami disalahin?
    Sudah saya ingatkan melalui tulisan saya diatas :
    Bagaimanapun juga, poligami adalah hak individu. Dan ingat, jika anda tidak ingin atau tidak mampu melakukannya, sebaiknya jangan melarang orang lain melakukannya. Ingatlah ayat diatas (16:116-117). Jangan sampai kita mengharamkan sesuatu yang halal, begitu pula sebaliknya.
    Saya bersikap netral. Jadi saya cuma ingin mengatakan, tolong jangan mencela orang yg melakukannya. Dan orang yg melakukannya jangan beranggapan dirinya lebih baik.

  15. faisal says:

    mungkin lebih dipejelas deh.. banyak lho yg pikir poligami = 3 in 1 / threesome :d
    image ilustrasi diatas juga menjurus kesana sih..

    kapan2 posting guide book ber poligami yg benar dong pak dokter..

    wahai para poligamer bagi2 dong pengalaman dan tips2nya..

    mantap…

    hidayahsudahdatangtapimanusianyapadandablegh

    Rosyidi :Saya kurang paham apa maksud 3 in 1 diatas :-??
    Untuk guide book berpoligami, sepertinya di toko buku sudah banyak tuh :)>-

  16. smile says:

    :-w assalamualaikum = (bagi yg muslim saja) :)

    nah ayat ini sesungguhnya yg mengatur mengenai polygami di dalam Alquran

    QS 4:3 dan jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil[265], Maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

    QS 4 :129 dan kamu sekali-kali tidak akan dapat Berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. dan jika kamu Mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    injil Perjanjian baru

    Matius 19:10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin.”
    1 Korintus 7:1 Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin,
    1 Korintus 7:8 Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku.
    1 Korintus 7:9 Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.
    1 Korintus 7:10 Kepada orang-orang yang telah kawin aku—tidak, bukan aku, tetapi Tuhan—perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya.
    1 Korintus 7:28 Tetapi, kalau engkau kawin, engkau tidak berdosa. Dan kalau seorang gadis kawin, ia tidak berbuat dosa. Tetapi orang-orang yang demikian akan ditimpa kesusahan badani dan aku mau menghindarkan kamu dari kesusahan itu.

    coba pikirkan nasehat dari alquran dan injil diatas

    mana yg lebih baik

    anjuran dari injil kalau anda kawin anda telah beruat baik

    tetapi jika anda tidak kawin anda telah berbuat lebih baik

    coba perhatikan lagi >>>
    Lukas 16:18 Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah.”

    Markus 10:11 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.

    Markus 10:12 Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

    bagi pengikut islam berpolygami tidak haram melakukannya
    bagi pengikut nasrani/kristen jangankan polygami menikah saja sebaiknya jangan, kecuali terpaksa dari pada hangus karena nafsu :d

    Rosyidi :Ya, jelas menurut saya Al-Qur’an lebih baik.
    Coba bayangkan kalau andaikata seluruh manusia mentaatinya. Andaikata seluruh umat manusia tidak ada yang menikah. Karena sebaiknya jangan. Maka umat manusia akan punah. Karena tidak memiliki lagi keturunan. Yang saya herankan, mengapa nabi-nabi dalam agama kristen menikah? Bukankah tidak menikah itu lebih baik???
    Sebenarnya saya tidak mau membandingkan, atau mengolok2 kitab agama lain. Itu semua saya jawab, karena anda yang terlebih dahulu memulainya. Saya tidak ingin kita yang berbeda agama saling membenci. Cukuplah anda mengimani agama anda. Dan kami umat muslim mengimani agama kami. Jangan saling mengolok2. Bukankah agama anda cinta damai?
    Kalau begitu marilah kita berdamai.
    :)>- PEACE :)>-

  17. Someone says:

    KOMENTAR DIHAPUS ATAS PERMINTAAN SOMEONE SENDIRI.
    LIHAT http://rosyidi.com/about-me/ Komentar No 125

  18. smile_one says:

    Assalamualaikum, (untuk yg Muslim Saja ya)
    FAKTA :

    - Di Arab Saudi, POLIGAMI tidak menyebabkan kehidupan menjadi lebih baik,
    - banyak anak2 Saudi nakal-nakal, ketergantungan obat (narkoba).
    - Ibu-ibu di Saudi Arabia banyak yang mengalami (maaf) sodomi oleh suaminya.
    - Banyak supir2 Indonesia merangkap gigolo bagi ibu2 arab (terpaksa karena diancam difitnah zinah oleh ibu2 tersebut. ini dilakukan alasan ibu terzebut karena tidak terpuaskan oleh suaminya yang beristri banyak.
    - Banyak pembantu Indonesia yang di gilir oleh anak, bapak paman dan kakek.
    - Di Saudi ada gurun yang jauh ditengah2 (road to Tabuk) tempat membuang mayat hasil perkosaan, mungkin banyak TKW Indonesia yang hilang dan sudah di buang disana.

    Siapapun anda, anda telah melakukan FITNAH yg dilarang keras oleh ISLAM
    (QS 2:217.) Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah[134]. Dan berbuat fitnah[135] lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.)

    Apakah kamu berusaha untuk menolak Al Quran
    (QS Almaidaah : 5.) Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan[402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.

    Wass

  19. smile_one says:

    Assalamualaikum (Untuk yg muslim saja ya >>> Maaf)
    Bagaimana dengan AAGYM ???
    Aa Gym sangat dikagumi ibu-ibu. Setelah tahu belau kawin lagi, banyak ibu-ibu kecewa dan malas-malasan ke pengajian, mungkin ada yang lepas kerudung. Bayangkan ada berapa juta ibu-ibu yang kecewa dan tidak-semangat lagi mengikuti pengajian2. Besar sekali pengaruh buruknya.

    Seandainya AA GYM tdk menikah lagi tentu ada kemungkinan AA GYM juga akan disembah seperti hal nya Uzair (Orang saleh dizamannya setelah meninggal , kemudian diabadikan menjadi patung dan patungnya di sembah = Arca) >>> Atau dikultuskan,
    menyadari hal ini AA kemudian memutuskan untuk menjalankan Syariat Islam (Al Quran secara Kaffah) dgn jalan berpolygami (mungkin itu menurut pemikiran saya, belum tentu benar, jadi silahkan saja anda tanya kepada AA alasan beliau berpoligami)

  20. smile_one says:

    DAPAT DILIHAT POLIGAMI TIDAK ADA MANFAATNYA, dan sudah jelas dari ayat Qur’an tidak dibolehkan.

    Dalam hukum Islam laki-laki boleh menikahi lebih dari satu wanita

    QS 4:3 dan jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya),
    Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat.
    kemudian jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil[265],
    Maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

    QS 4 :129 dan kamu sekali-kali tidak akan dapat Berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian,
    karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.
    dan jika kamu Mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan),
    Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

  21. smile_one says:

    Di Saudi ada gurun yang jauh ditengah2 (road to Tabuk) tempat membuang mayat hasil perkosaan, mungkin banyak TKW Indonesia yang hilang dan sudah di buang disana.

    Ucapan anda ini adalah Fitnah yg nyata dengan pernyataan ini anda bisa diperkarakan oleh pemerintah Saudi

  22. Someone says:

    KOMENTAR DIHAPUS ATAS PERMINTAAN SOMEONE SENDIRI.
    LIHAT http://rosyidi.com/about-me/ Komentar No 125

  23. Someone says:

    Apabila tulisan saya diatas ini fitnah, saya memohon ampun kepada Allah SWT.

  24. smile_one says:

    Assalamualaikum bagi umat islam

    to someone :
    Fitnah itu cukuplah apa yg kamu dengar lalu kamu siarkan (Hadits)

    berhentilah memakan bangkai saudaramu kawan, kalau yg kamu utaraka itu benar, itu bukan urusanmu, kalau tidak benar, itu nyata fitnah yg keji.

    saya sendiri tidak menganggap semua orang arab/saudi itu muslim dari data demografi KSA ada juga yg beragama lain.

    kalau anda muslim someone pelajari kembali hukum islam dengan benar jangan lagi mengatakan “DAPAT DILIHAT POLIGAMI TIDAK ADA MANFAATNYA, dan sudah jelas dari ayat Qur’an tidak dibolehkan.”

    anda menolak satu ayat saja dari Al Quran konsekuensinya seperti dibawah ini:
    Almaaidah 5. Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan[402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.

    (60. Al Mumtahanah) 10. Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka;maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkanNya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

    kalau anda tidak setuju dengan polygami itu terserah kepada anda, tetapi islam tidak mengharamkan polygami, kalau anda mengacu bahwa arab bejad moralnya silahkan anda buka mata anda bagaimana dengan negara kafir seperti Amerika, Belanda, Denmark dan negara kafir yg lainnya, tentu anda suka menontonya di VCD DVD berupa film

    anda jangan terlalu berdalih kawan, berdalil lah

    best regard
    smile_one

  25. Someone says:

    Tenang Pak smile, cool down pls, terima kasih atas comment dan ayat-ayatnya.
    Tapi memang betul apa yang saya ceritakan ini bukanlah fitnah. Maksud saya adalah bukan memftnah atau menyudutkan warga Saudi.

    ========
    KOMENTAR DIHAPUS ATAS PERMINTAAN SOMEONE SENDIRI.
    LIHAT http://rosyidi.com/about-me/ Komentar No 125

  26. Someone says:

    KOMENTAR DIHAPUS ATAS PERMINTAAN SOMEONE SENDIRI.
    LIHAT http://rosyidi.com/about-me/ Komentar No 125

  27. Someone says:

    TO AAGAM:

    Apakah anda punya tulisan mengenai asal usul manusia kenapa ada kulit putih (Eropa, Arab, Mediteran), Cina (Jepang , Indonesia), Kult Hitam( Afrika Aborigin Irian). Mulai jaman nabi apakah terjadi perbedaan ras tersebut. boleh dong dimuat disini.

    br// someone

    Rosyidi :Belum punya. Banyak pendapat tentang perbedaan ras tersebut. Dan tentu saja kita tidak tau mana yang benar. Kalo pada jaman Nabi Muhammad itu sudah ada. Contohnya bilal, sahabat Rasul yang diangkat sebagai muadzin. Kulitnya digambarkan hitam pekat.

  28. Ichank says:

    Menurut gw seh..siapapun yg berbuat salah tp mengatasnamakan agama or Tuhan, ga lebih seperti tante lucifer / iblis yg mencari kebenaran sendiri [makanya dia di lempar/dibuang dr surga] kalau ente2 beriman n tau nabi adam, bininye cuma 1 pan? tau nabi daud? Kaga puas bini 1 gara2 nafsu, dia terima ganjarannya. Liat ga para seleb yg kawin2 lagi n cerei lagi? Kalo ente2 pada buka otak n hati, mereka2 ntu lg jalanin hukuman Tuhan tanpa mereka sadari. Ada yg pake jd judas iskariot gara2 kenikmatan dunia yg cm sesaat. ” Tuhan menguji setiap hati, apakah berkat dan karunia yg Dia berikan sama kita utk menyenangkan hati manusia dapat menyenangkan hati Tuhan juga?” kalau sembako aja pake timbangan, alangkah baiknya jika manusia jg pake timbangan juga setiap mau brbuat segala hal. ” apa yg menurut manusia benar, belum tentu menurut Tuhan. Jd gak perlu mengutip ayat manapun, ente2 kira ente2 dah jd ahli tafsir? Hei!! Malaikat Tuhan pun ga tau isi hati Tuhan, jd jgn sombong dgn kepandaianmu yg hafal dgn ayat2 kitab. Ok!

  29. FreeHas says:

    Ada ndak data2 penelitian. Tentang manfaat atao kejelekan dari poligami? kalo ada mungkin bisa ditayangkan. sehingga kita bisa analisis bersama.Diskusi Poligami ini sudah diliputi banyak kepentingan. Orang yang ingin poligami ya cari mudah aja. Orang yang gak mau poligami dibua susah.bahkan mengharamkan. Sy sih belum berani poligami.Tapi gak berani juga mengingkari quran.(lepas dari perbedaan yg ada).
    Tapi setidaknya saya salut pada orang yang bpoligami dengan alasan, Setidaknya memberikan status yang jelas pada pasangannya (“istri”). Bukan sekedar (“simpanan”) atau pasangan sex.Dan berani bayar lebih banyak. (bukan Hanya 100rb semalem misal).
    Tapi Kalo ada yang punya data2.Kayaknya sy lebih suka ngebacanya.Bukan sekedar ngecap.Bahkan banyak juga yg mengkaitkan dengan hal2 yang kadang tidak terkait langsung dengan poligami.Misal “Kekerasan dalam rumah tangga” dll.Yg ujung2nya bahkan mengajak mengingkari Quran.

  30. MUZARROBBY RENFLY says:

    KALO SAYA TETAP MEMILIH SATU ISTRI !!!!!!!!!!!!

    KENAPA SICH MESTI BANYAK BANYAK ??
    NDAK PUAS ??
    BOSAN CUMA SATU ??

    KENAPA KITA MESTI BERPOLIGAMI KALO KITA SENDIRI BISA MENUNJUKKAN YANG NAMANYA “KESETIAAN” !!!!!!!!!

    Rosyidi :Saya pribadipun tetap memilih satu insayAllah. Ini bukan masalah kesetiaan. Sudah lihat film ayat2 cinta. Coba posisikan diri anda sebagai maria pada film itu.
    Itulah salah satu fungsi poligami. Coba banyangkan pula saat ini jumlah wanita lebih banyak daripada pria, dan coba bayangkan pula anda misalnya menjadi wanita yang tidak mendapatkan jodoh. Apakah anda akan tetap membenci poligami?

  31. luphly pink says:

    Suatu pemaparan yg cukup bijak mengenai poligami:)>-:)>-

  32. muzarrobby renfly says:

    oohhh….aku daah ngerti mas sekarang…..

  33. eko says:

    :(( saya belum nikah….. :((

  34. ichwan says:

    poligami itu hukumnya sunnah. TAPI dengan syarat untuk mempersatukan umat, di Al-Quran sudah jelasmenyebutkan 2,3,4,ingat di dunia ada 4 ras kulit(mongolit,negroit,dan apa lagi gak hapal), jadi klo mo poligami harus beda daerah, intinya untuk pemersatu “BUKAN PEMECAH”klo berpoligami, jangan cuman bisa berkata adil, karna saya yakin gak bakalan bisa adil, walau menurut anda bs adil tapi belum tentu meenurut istri anda adil, apalagi bikin perpecahan keluarga hukumnya “HAAARAAAAM”, ingat2 jangan jadikan sunah rosul untuk berpoligami yang gak bener, karena hanya merendahkan wanita dan menghina kanjeng Nabi, malu doong yang berpoligami hanya untuk senang dan membawa dalil2 sunnah rosul, semoga bisa menjadi bahan renungan dan bermanfaat. amiiin

  35. The Antagonist says:

    Kalau semua mau jujur pd nurani sendiri, sebenarnya mereka yg alergi terhdp poligami sebagian besar didasari oleh hal berikut:
    a. Bagi perempuan : egois, mau senang sendiri, qak mau tau dan peduli pd keadaan dan kebutuhan sesama perempuan, merasa suami adalah hak paten yg akan dimiliki selamanya (ingat… mau atau tidak suami akan pergi tuk selamanya), prinsipnya: biarin aja perempuan lain susah, mau jadi apa kek yg penting gue senang, dan banyak lagi alasan keserakahan yang lainnya.
    b. Bagi laki-laki : munafiq, dan alasan yang paling utama adalah TAKUT SAMA ISTRI, padahal jauh di lubuk hati terpendam hasrat yang jauh lebih besar.
    Jadi jangan memfonis SALAH sesuatu yang jelas dasar hukumnya karna anda tidak sanggup melakukannya hanya untuk membenarkan KESERAKAHAN, KEEGOISAN dan KEMUNAFIKAN anda.

Trackbacks

Lihat apa opini orang-orang tentang artikel ini...
  1. [...] Mereka berdusta bahwa bolehnya poligami bersyarat, yaitu syaratnya adil. Mereka mengambil QS. An Nisa´:3 yang artinya : “…..Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja”. Mereka campakkan firman Allah di awal ayat QS. An Nisa´ :3 yang artinya : “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah perempuan-perempuan yang kamu sukai, dua, tiga, atau empat….” Jadi, sebenarnya pada ayat ini tidak ada yang menjelaskan bahwa syarat poligami adalah berlaku adil. Karena jika kita simak dengan cermat, kedua-duanya memiliki sebuah frase yang sama yaitu “jika kamu takut tidak dapat berlaku adil”. . [...]



Tulis Opini Anda

Ceritakan semua opini anda tentang artikel ini...
Jika ingin menampilkan foto pada kolom komentar, silakan daftarkan email anda ke : gravatar!

<< Harus diisi dengan angka 3