Apr 18
IPDN
, saya rasa semua sudah tau kekerasan yang terjadi lembaga pendidikan tersebut. Sudah tak terhitung lagi banyaknya media yang menyuarakan pembubaran kampus tersebut.
Karena itu, langsung pada tindakan kongkritnya saja. Jika anda setuju dengan pembubaran IPDN, klik banner dibawah ini.

Related Posts
23 Comments to “Petisi Online Bubarkan IPDN”
Leave a Reply
Jika ingin berlangganan artikel2 terbaru dari rosyidi.com klik disini


April 19th, 2007 at 1:22
bubarkan ipdn .
IPDN = Gunatanamo
April 19th, 2007 at 4:12
aa gam udh ksana blm?
saya nyusul ya??
April 19th, 2007 at 12:20
@ 2 : aku sudah daftar. Silakan menyusul
April 19th, 2007 at 13:45
Okey deh bubarkan..tapi sesudah itu solusinya gimana ya???
April 19th, 2007 at 15:29
@ 4 : Solusinya, banyak opsi yang ditawarkan para pakar, sudah sering dibahas di TVkan . Hanya saja, petisi ini nantinya dikirimkan ke Presiden Sby.
April 19th, 2007 at 17:45
bubar ayo bubar, ih bubar dech, ayo dong bubar
April 19th, 2007 at 19:17
setuju, bubarkan aja tuh IPDN ngabisin duit rakyat aja
April 20th, 2007 at 12:09
bubar gak bubar masih hrs dikaji dulu oleh pemerintah, anda2 para blogger gak berhak utk memutuskan apalagi mbuat petisi
April 20th, 2007 at 13:25
setuju!!! hehhe
sudah banyak yg tewas, dan ini terkesan ditutupi…aparat pamong praja apa yang akan diciptakan oleh sekolah ini?
April 20th, 2007 at 15:46
Setuju juga!!!
April 20th, 2007 at 18:46
Setuju… bagaimana klo kampus IPDN kita buat camp tinju yang bernama IPDN Tinju Boxing Camp. La… nanti kita kontrak macam Cris Jhon untuk lawan Seniornya IPDN
/
April 21st, 2007 at 8:19
Setuju.
April 22nd, 2007 at 20:26
Setengah setuju….
setengah tidak…..
karena aku tau…..
yang sebenarnya….
April 22nd, 2007 at 22:16
setuju untuk dibubarkan.. aku sdh sign petisi onlen-nya.
April 22nd, 2007 at 23:34
@ 8 : Ini cuma menampung aspirasi masyarakat koq. Gak cuma di blog aja. Yang ngisi juga banyak dari masayarakat umum.


@ 11 : ntar kasihan cris jhonnya
@ 13 : bagi2 rahasianya donk.. Gimana sih yang sebenarnya?
April 26th, 2007 at 11:40
malem tgl 26 aq menyaksikan acara di salah satu TY swasta,saya heran saya sering melihat kekerasan yg di lakukan oleh praja pada siang hari,terus kenapa dlm perbincangan malam itu dr pihak praja kekerasan hanya di lakukan malam hari,dan menurut saya itu merupakan suatu KEBOHONGAN BESAR.
April 26th, 2007 at 11:42
dan menurut saya IPDN harus Segera di bubarkan koq kaya acara SMACK DOWN terselubung
April 26th, 2007 at 23:21
salam kenal ya aa’…hihihihi..
btw, ga niat poligami kan? hohohoho
April 27th, 2007 at 19:24
@ 17 : smack down aja sudah dilarang
@ 18 : makasih sudah membuat petisi ini.
salam kenal juga. poligami? nikah aja belum
hehehe..
April 28th, 2007 at 21:51
saya setuju2 aja kalo IPDN dibubarin..

Solusinya, menyelenggarakan pendidikan sekelas IPDN namun berbasis moral spiritual agar dapat mencetak calon pemimpin yang bermartabat..
May 7th, 2007 at 16:44
yang penting sekarang ubah tradisi aja dan kebudayaan kekerasan di IPDN
November 1st, 2007 at 6:45
Saya setuju agar IPDN dibubarkan. Pantas saja banyak camat yang tega menggusur rumah penduduk untuk kepentingan konglomerat membuat lapangan golf, real estate . Ada seorang walikota dalam masa jabatannya menjual asset pemerintahan seperti kantor kecamatan dijual ke pengusaha hotel, kantor dinas pertamanan dijual ke pengusaha hotel, gelanggang olah raga dijual ke swasta untuk dijadikan mall.
Ibu saya (alm) (umur hampir pensiun ) pernah di strap sama pak walikota yang lulusan IPDN , dijemur berbaris selama 1 jam bersama yang lain yang rata2 umurnya sudah tua, itu sebagai hukuman terlambat apel pagi (rutinitas tiap hari). Begitulah kira-kira gambarannnya.
Tapi begitulah balasannya tetap ada, beberapa tahun kemudian saya mendengar berita dari seseorang yang kebetulan kenal dengan guru mengaji pak walikota (bukan fitnah). Konon sepulang dari ibadah haji, semua air zam-zam yang dibawa berubah jadi busuk kecoklatan seperti darah. Meski ditutup-tutupi bocor juga cerita ini.
Maaf kembali ke IPDN lebih baik ditutup saja. Karena lulusan IPDN sekolah yang sudah mengalami sakit jiwa secara turun temurun. Kalau tidak dibubarkan maka akan menularkan penyakit jiwa pada generasi berikutnya. Apabila diterjukan ke masyarakat bisa menjadi raja tega.
SOLUSI :
Buat Diklat Kepemimpinan Daerah 1 tahun dibawah Depdagri, dimana pesertanya sudah lulus sarjana (S1). Mata kuliah dipadatkan dan dibuat lebih efisien.
Dengan durasi 1 tahun maka tidak ada pertemuan antar generasi pertama ke generasi berikutnya. Bagi generasi yang terkahir bisa menyelesaikan sampai tahap kelulusan.
===================================
November 13th, 2007 at 16:32
bubaaaaar…..yuuuuuu…….
Mengapa calon Abdi Rakyat sampai tega berbuat kasar dan kejam terhadap temannya sendiri….??? padahal mereka berada di bawah atap yang sama.
Apalagi kami hanya rakyat “JELATA” yang jelas-jelas bukan saudara dan kolega. pasti anda lebih tega lagi terhadap Rakyat Jelata seperti kami