Petisi Online Bubarkan IPDN

963 views

IPDN

, saya rasa semua sudah tau kekerasan yang terjadi lembaga pendidikan tersebut. Sudah tak terhitung lagi banyaknya media yang menyuarakan pembubaran kampus tersebut.
Karena itu, langsung pada tindakan kongkritnya saja. Jika anda setuju dengan pembubaran IPDN, klik banner dibawah ini.
Ipdn

Email Anda:

 

Related Posts (Artikel Terkait) : mata kuliah di ipdn, ipdn online, cara membuat petisi, bubarkan ipdn, mata kuliah IPDN, petisi, petisi bubarkan ipdn, Olah raga di IPDN apa aja ?, SOLUSI kekerasan di IPDN, membuat petisi, bagaimana membuat petisi di blogger, cara petisi online, cara bikin petisi, buat petisi online, buat blog petisi online, solusi kepemimpinan di ipdn
Kirim ke Teman di Facebook
idwebspace

Komentar

23 Komentar pada “Petisi Online Bubarkan IPDN”
  1. kus says:

    bubarkan ipdn .

    IPDN = Gunatanamo

  2. junthit says:

    aa gam udh ksana blm?
    saya nyusul ya??

  3. Agam says:

    @ 2 : aku sudah daftar. Silakan menyusul :)>-

  4. mr.bink says:

    Okey deh bubarkan..tapi sesudah itu solusinya gimana ya??? :-?

  5. Agam says:

    @ 4 : Solusinya, banyak opsi yang ditawarkan para pakar, sudah sering dibahas di TVkan . Hanya saja, petisi ini nantinya dikirimkan ke Presiden Sby.

  6. kangguru says:

    bubar ayo bubar, ih bubar dech, ayo dong bubar:((

  7. aribowo says:

    setuju, bubarkan aja tuh IPDN ngabisin duit rakyat aja

  8. toim the shinigami says:

    bubar gak bubar masih hrs dikaji dulu oleh pemerintah, anda2 para blogger gak berhak utk memutuskan apalagi mbuat petisi:d

  9. rusle says:

    setuju!!! hehhe

    sudah banyak yg tewas, dan ini terkesan ditutupi…aparat pamong praja apa yang akan diciptakan oleh sekolah ini?

  10. Bagoes says:

    Setuju juga!!!

  11. Setuju… bagaimana klo kampus IPDN kita buat camp tinju yang bernama IPDN Tinju Boxing Camp. La… nanti kita kontrak macam Cris Jhon untuk lawan Seniornya IPDN:d/

  12. Joni says:

    Setuju.

  13. Setengah setuju….
    setengah tidak…..
    karena aku tau…..
    yang sebenarnya….

  14. joni says:

    setuju untuk dibubarkan.. aku sdh sign petisi onlen-nya. :)

  15. Agam says:

    @ 8 : Ini cuma menampung aspirasi masyarakat koq. Gak cuma di blog aja. Yang ngisi juga banyak dari masayarakat umum.
    @ 11 : ntar kasihan cris jhonnya b-( b-( b-(
    @ 13 : bagi2 rahasianya donk.. Gimana sih yang sebenarnya? :-c

  16. tio says:

    malem tgl 26 aq menyaksikan acara di salah satu TY swasta,saya heran saya sering melihat kekerasan yg di lakukan oleh praja pada siang hari,terus kenapa dlm perbincangan malam itu dr pihak praja kekerasan hanya di lakukan malam hari,dan menurut saya itu merupakan suatu KEBOHONGAN BESAR.

  17. tio says:

    dan menurut saya IPDN harus Segera di bubarkan koq kaya acara SMACK DOWN terselubung

  18. antobilang says:

    :) semoga apa yang disuarakan di petisi bisa bermanfaat.

    salam kenal ya aa’…hihihihi..
    btw, ga niat poligami kan? hohohoho

  19. Agam says:

    @ 17 : smack down aja sudah dilarang :-?
    @ 18 : makasih sudah membuat petisi ini.

    salam kenal ya aa’…hihihihi..
    btw, ga niat poligami kan? hohohoho

    salam kenal juga. poligami? nikah aja belum :p hehehe..

  20. Prabowo says:

    saya setuju2 aja kalo IPDN dibubarin..=d>
    Solusinya, menyelenggarakan pendidikan sekelas IPDN namun berbasis moral spiritual agar dapat mencetak calon pemimpin yang bermartabat..*-:)

  21. tio says:

    yang penting sekarang ubah tradisi aja dan kebudayaan kekerasan di IPDN

  22. Someone says:

    Saya setuju agar IPDN dibubarkan. Pantas saja banyak camat yang tega menggusur rumah penduduk untuk kepentingan konglomerat membuat lapangan golf, real estate . Ada seorang walikota dalam masa jabatannya menjual asset pemerintahan seperti kantor kecamatan dijual ke pengusaha hotel, kantor dinas pertamanan dijual ke pengusaha hotel, gelanggang olah raga dijual ke swasta untuk dijadikan mall.

    Ibu saya (alm) (umur hampir pensiun ) pernah di strap sama pak walikota yang lulusan IPDN , dijemur berbaris selama 1 jam bersama yang lain yang rata2 umurnya sudah tua, itu sebagai hukuman terlambat apel pagi (rutinitas tiap hari). Begitulah kira-kira gambarannnya.

    Tapi begitulah balasannya tetap ada, beberapa tahun kemudian saya mendengar berita dari seseorang yang kebetulan kenal dengan guru mengaji pak walikota (bukan fitnah). Konon sepulang dari ibadah haji, semua air zam-zam yang dibawa berubah jadi busuk kecoklatan seperti darah. Meski ditutup-tutupi bocor juga cerita ini.

    Maaf kembali ke IPDN lebih baik ditutup saja. Karena lulusan IPDN sekolah yang sudah mengalami sakit jiwa secara turun temurun. Kalau tidak dibubarkan maka akan menularkan penyakit jiwa pada generasi berikutnya. Apabila diterjukan ke masyarakat bisa menjadi raja tega.

    SOLUSI :
    Buat Diklat Kepemimpinan Daerah 1 tahun dibawah Depdagri, dimana pesertanya sudah lulus sarjana (S1). Mata kuliah dipadatkan dan dibuat lebih efisien.
    Dengan durasi 1 tahun maka tidak ada pertemuan antar generasi pertama ke generasi berikutnya. Bagi generasi yang terkahir bisa menyelesaikan sampai tahap kelulusan.
    ===================================

  23. wins says:

    bubaaaaar…..yuuuuuu…….
    Mengapa calon Abdi Rakyat sampai tega berbuat kasar dan kejam terhadap temannya sendiri….??? padahal mereka berada di bawah atap yang sama.

    Apalagi kami hanya rakyat “JELATA” yang jelas-jelas bukan saudara dan kolega. pasti anda lebih tega lagi terhadap Rakyat Jelata seperti kami

Tulis Opini Anda

Ceritakan semua opini anda tentang artikel ini...
Jika ingin menampilkan foto pada kolom komentar, silakan daftarkan email anda ke : gravatar!

<< Harus diisi dengan angka 3