Hukum Perayaan Tahun Baru
1,334 viewsPada saat pergantian tahun, kita akan menyaksikan betapa gencarnya liputan media massa dalam rangka menyambut datangnya tahun 2007M. Terlihat bahwa masyarakat bersuka cita menggantungkan harapan-harapan dengan adanya hal itu.
Sebelum membahas lebih jauh tentang hukum perayaan menyambut tahun baru, mari kita simak terlebih dahulu sejarah penetapan tahun 1 januari sebagai pertanda tahun baru.
Bila melongok sejarahnya, penetapan 1 Januari sebagai pertanda Tahun Baru bermula pada abad 46 Sebelum Masehi (SM). Ketika itu Kaisar Julius Caesar membuat kalender Matahari. Kalender yang dinilai lebih akurat ketimbang kalender-kalender lain pernah dibuat sebelumnya.
Sebelum Caesar membuat kalender Matahari, pada abad 153 SM, Janus seorang pendongeng di Roma yang menetapkan awal mula tahun. Dengan dua wajahnya, Janus mampu melihat kejadian di masa lalu dan masa depan. Dialah yang menjadi simbol kuno resolusi (sebuah pencapaian) Tahun Baru. Bangsa Roma berharap dengan dimulainya tahun yang baru, kesalahan-kesalahan di masa lalu dapat dimaafkan. Sebagai penebus dosa, tahun baru juga ditandai dengan tukar kado.
Baca Selengkapnya »
Poligami, Sunnah atau Haram ?
2,254 views
Poligami?? Apa yang terlintas dalam benak kita saat mendengar ‘poligami’? Sebenarnya, poligami bukanlah hal yang baru. Sudah lama masalah poligami ini digunjingkan ke permukaan, namun baru mendapat reaksi yang luar biasa setelah Aa´ Gym menyatakan bahwa ia telah berpoligami. Ada yang merasa kecewa, terutama ibu-ibu yang memuja Aa´ Gym begitu hebatnya hingga merasa patah hati. Bahkan presiden RI pun mempersoalkannya. Akibat Aa´ Gym berpoligami, nomor handphone Presiden SBY dan Ibu Negara Anni Yudhoyono menjadi sasaran kekecewaan kaum hawa. Ratusan pesan singkat (SMS) terkirim ke nomor HP presiden dan ibu Negara. Isinya memprotes poligami Aa´ Gym. Kebanyakan para istri itu khawatir bila suami mereka berpoligami.
Dalam Islam poligami harus dipraktekkan sebagai bagian dari keimanan seseorang terhadap Islam. Jadi harus berdasar pada motif luhur yang segaris dengan Islam. Penuh compassion dan intensi untuk menaikkan harkat dan martabat wanita. Oleh karena itu poligami dalam Islam merupakan suatu perkara yang serius, bukan suatu kegiatan semacam rekreasi (seks). Bukan pula suatu kegiatan sembunyi-sembunyi, melainkan suatu tindakan yang terkait langsung pada status dan tanggung jawab seseorang sebagai muslim.
Press of Dentistry
1,602 viewsSeminggu yang lalu (2&3 desember 2006). BEM FKG UNAIR mengadakan kegiatan pelatihan jurnalistik. Hal ini terkait dengan rencana pemisahan jurnalistik dari BEM, sehingga nantinya jurnalistik mempunyai BSO (Badan Semi Otonom) sendiri.
Pada acara tersebut rata-rata diisi oleh wartawan Jawa Pos. Tetapi setelah acara dibuka, ternyata pemateri pertama, Guslan Gumilang, hanya bisa mengisi acara setengah jam saja karena ada tugas mendadak. Disana, saya berfikir “wah pemateri selanjutnya baru datang jam 10 (sedangkan saat itu baru jam 7.30)”, jadi daripada acara kosong, sayalah sebagai pengganti pemateri fotografi tersebut. Memang saya bukan seorang fotografer, tidak pernah bergabung dalam kegiatan fotografer manapun, tapi saya beranikan diri saja, toh selama ini sudah sedikit banyak membaca tentang dunia fotografi. Seperti kata pepatah yang menjadi pedoman saya “Anda tidak akan salah, jika salah dalam hal besar. Tapi anda akan salah, jika tidak berani melakukan hal besar”. So, just do it…

Hari kedua, memang jadwal saya yang sebenarnya untuk tampil. Materi yang saya bawakan, mungkin sudah banyak yang menguasainya saat ini, yaitu Photoshop. Tapi… di FKG berbeda sekali. Dari 40 orang peserta, mungkin yang pernah menggunakannya hanya 2-3 orang saja. Selebihnya… ????
Untuk melengkapi isi materi yang telah saya sampaikan kemarin, melalui blog ini, saya akan menambahkan sedikit tentang Plugin yang kemarin tidak dapat dijelaskan secara detail karena keterbatasan waktu.
Sakit Cacar Air
1,658 viewsSudah dua minggu lamanya tidak online karena sakit cacar, dan mungkin aku akan bertambah seminggu lagi karena mulai tanggal 6 November 2006, aku UTS. Saat ini aku akan berbagi sedikit pengalaman tentang sakit cacar air.
Setelah dua minggu lamanya magang di Puskesmas Tembok Dukuh, sekitar H+2 lebaran barulah terasa pahitnya kehidupan di puskesmas. Aku sakit cacar air, yang kemungkinan besar tertular dari pasien puskesmas.
Ceritanya, ketika sedang membantu jaga di bagian BPU (Balai Pengobatan Umum), ada anak kecil datang dengan dipenuhi bentol-bentol hampir diseluruh tubuhnya. Nah, saat itu perawat yang menangani pasien itu memanggil saya “dek, ini lho ada pasien cacar, kamu dah pernah liat belum?”. Karena ingin tau, spontan akupun datang melihatnya. Itung-itung pengalaman baru bagiku menyaksikan secara langsung bagaimana kondisi pasien cacar itu. Tapi ya mungkin karena kondisi badan yang kurang prima, sehingga gampang ketularan. Tapi untung aja terdeteksi dini, jadi cuma bisa cepat-cepat diberi obat agar tidak terlalu menyebar.
Terima Kasih banyak kepada dr.Prayudi Aji yang turut membantu dalam pengobatan, dan Agus Tantyono yang juga membantu dalam mengurus perizinan di kampus.
Di sini aku akan berbagi sedikit pengalaman agar jika anda menemui kasus serupa bisa mendapatkan perawatan sedini mungkin. Penyakit akan sulit diatasi jika kita juga terlambat mengetahui keberadaan penyakit tersebut.
Baca Selengkapnya »
Selamat Idul Fitri ala Rasulullah SAW
1,540 viewsDiantara sekian banyak ungkapan atau ucapan selamat (arab: tahni’ah) dalam suasana hari ‘Ied Al-Fithr, nyaris semuanya tidak ada riwayatnya yang berasal dari Rasulullah SAW. Kecuali lafadz taqabbalallahu minaa wa minka, yang maknanya, "Semoga Allah SWT menerima amal kami dan amal Anda." Maksudnya menerima di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.
Pengobatan Gratis yang Merugikan
1,414 viewsTerhitung sejak tanggal 9 Oktober 2006 saya terjun langsung dalam kehidupan Puskesmas. Ini merupakan agenda pembelajaran setiap para calon tenaga medis. Banyak sekali paengalaman yang saya dapatkan dari sana. Tapi ada suatu hal yang menarik untuk dicermati bersama, yaitu pelayanan kesehatan gratis. Perlu dikeahui, para penerima pelayanan kesehatan gratis pada puskesmas ada beberapa macam, yaitu pemegang kartu JPS ( Jaring Pengaman Sosial ), pemegang kartu ASKES ( Asuransi Kesehatan ), dan Anak Sekolah. Kegiatan ini sangatlah bagus. Dengan adanaya pengobatan gratis, tentu ini sangat menguntungkan bagi rakyat miskin. Tapi apa kenyataannya? 





