Manajemen Pembelian Barang
3,621 views
Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan berbagai sarana pendukung untuk menunjang hidup kita. Sarana penunjang ini biasanya berupa barang, apalagi di era digital ini, banyak kebutuhan elektronik yang kita butuhkan. Para produsenpun berlomba-lomba menawarkan produk mereka. Terlepas dari itu semua, kita sebagai konsumen yang memiliki kapasitas terbatas harus mampu memanajemen pengeluaran, kebutuhan dan pembelian barang yang kita lakukan.
Berdasarkan Pengalaman dan Ilmu yang didapat, maka dapat kami buat
tulisan ini…
1. Tentukan dahulu daftar kebutuhan yang akan kita beli.
2. Buat Prioritas berdasarkan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang.
3. Jika kita sudah menentukan prioritas barang yang kita beli, maka :
- Buat daftar jenis barang yang sama dengan merk yang berbeda
- Cari keunggulan dan kelemahan dari masing-masing merk.
- Dari keunggulan dan kelemahan barang tersebut, bandingkan dengan kebutuhan yang kita perlukan.
- Bandingkan harga barang-barang tersebut.
4. Beli barang yang kita perlukan. Jika kita mengalami keraguan terhadap pembelian barang tersebut, maka lakukan :
Cek ulang perbandingan harga barang dengan kebutuhan kita atas barang tersebut.
Jika memang barang yang kita butuhkan spesifikasinya sudah sesuai, tapi dana tidak ada, maka turunkan sedikit spesifikasinya dengan melihat harga barang yang dibawahnya, tapi ingat jangan sampai mengganggu kepentingan kita terhadap barang yang akan dibeli.
Jika memang hal itu sudah dilakukan, dan ternyata tidak ada pengganti barang yang kita inginkan, maka hitung nilai barang berdasarkan penyusutannya.
Cara menghitung penyusutan nilai barang :
Susutkan barang maksimal 2 tahun, paling aman adalah 1 tahun (hal ini
berdasarkan masa garansi).Anggap ketika masa garansi habis, nilai
barang adalah Rp. 0,-
Harga barang dibagi jumlah hari dalam satu tahun / 2 tahun, maka akan ketemu nilai barang dalam satu harinya. Bandingkan nilai barang dalam satu hari dengan pendapatan yang akan kita peroleh jika kita memiliki barang tersebut dalam satu harinya. Jika pendapatan dapat meningkat dan lebih besar daripada nilai barang dalam satu harinya, kenapa kita harus bingung lagi untuk membeli barang tersebut, toh dengan barang tersebut pendapatan kita dapat
meningkat……
Catatan, jika membeli barang melalui internet, pertimbangkan berbagai resikonya. Beli di forum lebih aman daripada asal beli yang penting harga murah.
Teori manajemen pembelian barang adalah spt itu, namun dalam kenyataan bisa lebih sederhana, tapi bisa juga lebih rumit…..
Ditulis oleh : Muhammad Arrozi
URL : http://rosyidi.com/manajemen-pembelian-barang/
Related Posts (Artikel Terkait) :- Mencairkan Dollar Paypal sebelum 100 dollar
- Beli Stavolt atau UPS, Bonus Batu Bata
- Beli Laptop atau PDA
- Demam Berdarah dan Chikungunya
- Mengapa Barang China Murah?
- Free Ringtone-Ringtone Gratis
- Boikot Produk Israel Juga Merugikan Palestina
- Sejarah Wajah Michael Jackson
- Link
- Saatnya Ganti ke TV Digital

Kirim ke Teman di Facebook














Untuk masalah pembelian di internet, sebenarnya forumpun banyak yang menipu. Karena itu perhatikan saja kredibilitasnya. Contoh, jika blog, lihat seberapa banyak komentar yang masuk, bagaimana respon pengunjungnya. Semakin banyak teman bloggernya semakin bisa dipercaya. Nomor Telpon yang bisa dihubungi, jika berani memberikan nomor telpon berarti dia tidak main2. Kalo di forum, lihat saja berapa banyak thread yang dia buat, bagaimana respon dari pengunjung yg lain.
No telpon juga ngga jamin, apalagi pake no hp, gampang beli, murah. Pernah di telpon, dgn tenangnya dia menjawab, seolah2 di kantor saja. Jual beli di internet emang beresiko tinggi, tp aku pernah baca, katanya yg lebih aman itu kalo di buka maka ada tanda kunci di pojok layar hp (aku pake netfront), ngga tau kalo pake PC keliatannya gimana tanda kunci itu
hehe walaupun dulu kuliah jurusan akuntansi, tapi kalo soal penyusutan saya selalu bingung
Saya terbiasa dengan belanja online namun dari situs ln, kalo dalam negeri belum banyak dimanfaatkan. Kalo dia menggunakan nomor rumah yang valid saya rasa bisa dipercaya atau kita sudah cukup mengetahui pelayanan publiknya. Kalo tertipu ya laporkan saja ke cyber crime police indonesia![[[dnc]] [[dnc]]](http://rosyidi.com/smilies/yahoo_dance.gif)
Mempertimbangkan garansi merupakan suatu keharusan, jangan hanya terpancing harga murah. Namun juga penyusutan nilai jual sangat mempengaruhi, makanya masih otak branded ternama nih. Meski garansi mau abis penyusutan harga jual kembali tidak begitu menyakitkan [terbiasa jual lagi sebelum habis garansi
]
sip jangan lupa skala prioritas dalam membeli barang.. ini yang penting.. banyak orang sekarang yang hanya menuruti hawa nafsunya dalam memberi barang… tanpa melihat apakah barang tersebut memiliki fungsi dan guna yang cukup dalam membantu kehidupannya…. oh ya.. jangan lupa ada garansinya atau tidak… ini yang penting…. nnn kalo ada bonus.. wah menarik juga..
waduh ada baiknya belajar juga buku Manajemen pembelian
eh… dan juga manajemen resiko
kadang2 bingung jg kalo mau mbeli barang, abis eman2 duitnya

tp terkadang beli jg, kalo napsu belinya udah tinggi
Wah, bisa kepake juga neeh tipsnya buat saya……
assalamu’alaikum…
pa kabar, dek? lama gak mampir ke sini…
(www.bundaelly.blogspot.com)
Wah keren artikelnya ,., Ilmu baru niy
Thanks yaa
hello friend…. How are you today??? you like about banana cake ??? you can visit may blog…
Oks bangets..

Selama ini saya kalo beli barang tidak pernah memperhitungkan bagaimana penyusutan barang tersebut nantinya
Thanks atas ilmunya pak
Teori memang sll lbh mudah dibanding praktek
Assalamualaykum,
Jitu juga nih, perlu dicatat tahapannya. Kalo mbak diah,biasanya survey dulu harga barang dari toko ke toko, lalu liat mutu barang, kalo uang rada kurang, yah nabung dulu sampe cukup, biar enggak ganggu dana yg ada, ditahan²in deh, sampe kadang ampir² enggak kuat pengen ambil aja dana yg ada, tp demi dapat barang yg dicita²kan dan tanpa ganggu dana yg ada yah harus sabaaar….
wassalam,
mbak diah
tidak semuanya pembelian barang di internet menipu.Sebaiknya di cari dulu.Kalo kita mau kita bisa mencarinya lho.Dan kita dapat barang kita
Dear kawan2,
Mohon masukan nya..apakah dalam teori penyusutan barang ada kategori barang yang disusutkan? misal kategori elektronik, kendaraan bermotor, dan non elektronik..misalnya di satu perusahaan bergerak di bidang pendidikan itu mempunyai pusat perpustakaan yang isinya buku2 pustaka..nah apakah itu bisa kita lakukan penyusutan karena perolehan harga buku yg kita beli tdk disertai garansi..Terima kasih.