Linux, OS yang fleksibel
3,974 viewsPerkembangan dunia IT dan perkomputeran tidak terlepas dari berkembangnya berbagai produk. Entah itu produk hardware maupun software.
Sebuah perangkat yang dinamakan Personal Computer merupakan perangkat yang terdiri dari berbagai hardware. Kombinasi hardware yang baik, dapat menghasilkan suatu performa atau kinerja yang menarik, alias maksimal. Pengkombinasian hardware ini tidak sekedar asal harga mahal dan spesifikasi yang tinggi saja, tetapi juga melihat kesesuaian antar perangkat yang terkait dan tersusun.
Pengkombinasian yang asal, dapat menyebabkan crash bahkan kerusakan pada hardware itu sendiri. Akibat minimal kesalahan pengkombinasian adalah tidak maksimalnya kinerja komputer itu sendiri.
Perkembangan hardware tersebut ternyata diimbangi oleh berkembangnya Operating Sistem yang digunakan. Operating Sistem inilah yang menjalankan fungsi kerja dari sebuah computer. Tingginya kemampuan hardware yang digunakan dimanfaatkan dalam pembuatan operating system yang semakin canggih, compatible dan menawan. Sehingga dapat kita lihat, komputer lama tidak akan mampu menampilkan atau menggunakan operating system yang baru.
Ketidak mampuannya ini bukan berarti tidak dapat sama sekali, tetapi tidak dapat maksimalnya kerja operating system yang baru pada perangkat lama, karena tuntutan spesifikasi hardware yang tidak terpenuhi.
Di dunia perkomputeran dapat kita temui beberapa jenis operating system, diantaranya adalah Unix, Macintosh( Mac ), Linux, dan Windows. Operating system ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Coba kita tilik operating system Unix, penggunaan operating system ini jarang digunakan oleh personal dikarenakan sulitnya pengoperasiannya, walaupun ini adalah operating system tertua. Selain itu, operating system ini ditujukan ke tingkat server. Dibalik sulitnya pengoperasiannya, dapat kita temukan kestabilan dan keamanan yang sangat bagus.
Macintosh, sebuah operating system yang dikembangkan oleh Aple. Untuk menunjang performa dari operating system tersebut, pihak Aple telah menyiapkan sendiri hardwarenya. Hardware dari Aple yang menggunakan OS Macintosh sangat stabil dan memiliki tampilan yang luar biasa indahnya. Selain keindahan yang ditampilkan, paduan ini juga tidak dapat dipisahkan (dulu), dan memiliki kinerja yang sangat maksimal.
Windows, merupakan operating system yang paling banyak kita temui. Dan katanya sih paling mudah digunakan. Windows semakin mengibarkan sayapnya ketika tidak ada saingan dalam pengembangan operating system. Windows telah memikat banyak orang untuk menggunakan, dimulai dari munculnya Windows XP disusul munculnya Longhorn dan saat ini Keluarnya produk Windows Vista. Tampilan windows semakin lama semakin menarik. Bahkan windows memiliki pangsa pasar yang beragam, dari home edition, office edition, hingga server edition. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Perkembangan windows sangat cepat, namun perkembangan ini juga menuntut spesifikasi hardware yang tinggi. Selain itu, kita sebagai pengguna juga dituntut mengeluarkan dana tambahan untuk mendapatkan OS ini, karena memang OS ini tidak gratis.
Namun sekarang windows memiliki pesaing dalam mengembangkan operating system. Suatu operating system yang dikembangkan oleh seseorang yang serba kekurangan, yaitu Linus. Orang ini mengembangkan sebuah operating system yang saat ini dikenal dengan Linux. Linus pertama kali mengembangkan system operasi ini karena dia memerlukan suatu sistem operasi yang dapat berjalan di hardware yang spesifikasinya rendah. Dia mengembangkan sistem ini di Personal Computer miliknya yang merupakan warisan kakeknya. Sebenarnya ini adalah proyek isengnya. Namun oleh temannya proyek ini di publikasikan diinternet, tentunya seizin Linus. Ternyata proyek ini mendapatkan tanggapan yang positif dari berbagai pihak, baik dari personal terutama para hecker dan perusahaan-perusahaan besar. Mereka senang dengan sistem ini karena stabil dan mampu berjalan dengan baik di PC dengan spesifikasi yang rendah. Linus memberikan kewenangan kepada semua pihak untuk mengembangkan sistem ini. Pihak-pihak underground (para Hecker ) menyambut baik sistem ini, mereka mulai mengembangkan sistem ini dengan mengirimkan berbagai source code kepada Linus untuk dipasangkan kedalam sistem yang dibuat. Hingga saat ini kita ketahui perkembangan Linux sangat cepat dan beragam distronya.
Saat pertama kali Linux dibuat oleh Linus, Linux merupakan sistem operasi yang sangat sederhana. Tujuan pembuatan sistem ini pertama kalinya hanyalah untuk menjalankan sebuah PC yang memiliki spesifikasi hardware yang sangat sederhana. Saat dibuat, Linux merupakan Operating System yang berorientasi text, hampir sama dengan Unix (karena dibuat berdasar Unix). Setelah para hecker ikut menyumbang dan perusahaan-perusahaan ikut andil bagian, maka Linux menjadi Operating System yang complete. Linux memiliki kelengkapan untuk seluruh aktifitas, misalnya, kelengkapan perkantoran, kelengkapan pembuatan program, game,dll. Dengan kelengkapan yang ditawarkan, Linux tetap dapat berjalan di PC dengan spesifikasi yang rendah dengan stabil.
Seiring dengan berkembangnya waktu, Linux juga semakin berkembang. Karena setiap orang boleh menyebar luaskan dan merubah Linux, maka perkembangan Linux jadi sangat cepat, bahkan saat ini telah banyak bermunculan distro-distro baru yang merupakan turunan dari distro lama. Karena Linux merupakan Operating System dasar, maka kelengkapan yang ada sangat terbatas, namun karena bebas bagi setiap orang untuk mengembangkannya, maka distro atau turunan Linux berkembang berdasar keinginan masing-masing pengembang.
Turunan atau distro yang ada bisa dikelompokkan ke beberapa golongan, diantaranya adalah multimedia, jaringan, dan office. Pada distro yang dikembangkan berdasar keperluan Multimedia akan kita temukan beragam software pengolah dan pemutar multimedia.
Pada distro berdasar jaringan akan kita temui Linux dengan tampilan sangat sederhana, namun memiliki kemampuan untuk bekerja di lingkungan multimedia yang maksimal. Settingan yang sangat rumit akan kita temukan pada distro ini, karena distro ini memang diperuntukkan bagi profesionalisme di bidang jaringan. Berbeda lagi dengan distro yang dikembangkan untuk keperluan office dan personal. Distro ini berdasar keindahan grafis, sehingga kita akan menemukan sebuah distro yang memiliki tampilan yang indah.
Disinilah menariknya Linux, perbedaan-perbedaan ini dapat diatasi dan dapat pula dibuat semakin berbeda. Bisa jadi seseorang yang memiliki keperluan di Lingkungan jaringan yang tinggi, menginginkan tampilan yang sangat menawan, maka kita diberikan kebebasan merubah tampilannya sehingga sangat menawan. Karena keinginan dan kebutuhan setiap pengguna berbeda, bisa jadi beberapa orang yang menggunakan distro yang sama persis, akan berbeda tampilan dan settingan antara yang satu dengan yang lain.
Menariknya lagi, Linux mampu menampilkan grafis yang memukau, namun pada PC dengan hardware yang memiliki spesifikasi rendah, bahkan ia mampu berjalan dengan stabil.
Memang, pada awal perkembangan Linux, kendala yang sering ditemui adalah masalah driver. Beberapa driver dari hardware tertentu tidak ada pada sistem Linux, namun seiring perkembangan Linux mulai mudah menyesuaikan dalam hal driver. Namun memang beberapa distro Linux masih menemui kendala pada hardware tertentu, bisa jadi distro Linux tersebut tidak dapat diinstal pada PC tertentu. Ambil contoh (berdasar pengalaman Penulis) Ubuntu, yang dikabarkan sebagai distro paling mudah dipelajari, tidak sukses diinstal di beberapa Laptop merk Axioo, misalnya bisa diinstallpun, beberapa program mengalami crash. Tidak demikian dengan Open SUSE, OS ini mudah diinstall di berbagai jenis PC atau Laptop.
Karena tingkat fleksibilitasnya tinggi, Linux, dapat dengan mudah menyesuaikan dalam berbagai hardware, dan karena tidak butuh lisensi, maka perkembangannya pun relatif cepat. Coba kita tilik perkembangan teknologi saat ini, mulai dikembangkannya laptop dengan ukuran mini, dengan hardware yang serba terbatas, namun “dipaksa” untuk berlari, maka hanya Linux yang mampu menyesuaikan sehingga banyak produsen Laptop yang menyertakan distro Linux di paket penjualannya. Selain mudahnya penyesuaian, efektifitas penginstalan Linuxpun sangat tinggi, kita tidak perlu repot-repot menginstall beberapa software yang standar kita butuhkan, karena hal itu sudah dipaket dalam CD atau DVD instalasi Linux. Berbeda dengan Windows, untuk instalasi OSnya sendiri butuh waktu yang lumayan lama, masih harus punya beberapa CD software yang diintallkan lagi. Untuk masalah tampilan, Linux ada beberapa jenis tampilan (dekstop), diantaranya adalah: gnome, KDE, dan xfce. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan.
Karena fleksibelnya Linux, sampai-sampai OS Linux digunakan pada perangkat yang namanya HP. Hand Phone yang menggunakan OS Linux adalah Motorola. Namun penulis sendiri belum tahu performa dari OS Linux di handphone apakah sama dgn di PC.
Saat ini penulis menggunakan 3 OS, yaitu: goOS, PC LinuxOS, dan Windows. Memang Linux masih memiliki keunggulan dibandingkan Windows, namun ada beberapa software di windows yang belum compataible dijalankan di Linux (di Linux ada program yang namanya wine, program ini digunakan untuk menjalankan aplikasi windows di Linux). Jadi dengan terpaksa penulis masih menggunakan windows untuk menjalankan aplikasi tertentu… Sayang di PDA belum ada yang berbasiskan Linux Mobile…
Bisa jadi selama ini kita membenci Linux karena kita tidak mau kenal dengan Linux. Coba kita memakai OS Linux untuk keseharian kita, maka kita akan menemukan sensasi yang berbeda. Dan bila kita tidak ingin bermasalah dengan proses instalasi di Linux, padahal kita cuma ingin mencoba, maka kita bisa menggunakan Linux boot on CD (Live CD / DVD Linux). Dengan Tulisan ini, saya berharap agar kita bisa semakin meningkatkan kreativitas dan kemampuan kita dalam mengembangkan teknologi dan bangsa. Jangan sampai kita dikenal sebagai bangsa yang cuma bisa meniru dan menjiplak dan membajak. (memang asyik sih urusan crack). Dengan Linux, hampir semua software free. Sudah ada beberapa distro Linux yang di buat oleh anak Bangsa. Coba kita kembangkan lagi…(Zee)
Ditulis Oleh : Muhammad Arrozi
Email : arrozidesign[at]gmail.com
( ganti [at] dengan @ )
URL : http://rosyidi.com/linux-os-yang-fleksibel/
Related Posts (Artikel Terkait) :- iTheme ( Mac OS Theme for WordPress )
- Beli Laptop atau PDA
- Lowongan Kerja Full Time or Part Time
- Keanehan Windows
- Saatnya Ganti ke TV Digital
- Free Islamic Software
- How to Install Windows Live Writer without update Windows XP System
- Hosting Singapore
- Menyulap Desktop PDA jadi Windows Vista
- Review Lenovo S10-3T

Kirim ke Teman di Facebook










Linux kebanyakan digunakan di supermarket kalau dikantor2 jarang apa ya sebabnya,,,,?
wah, koq aq br tau kmu udah pake PCLinuxOS? gmn, asyik kan pake linux?
Tampilan linux memang menawan, Pak. Tapi sayangnya banyak hardware yang tidak disupport oleh linux sehingga tidak dapat bekerja dengan baik.
Disamping itu linux mempunyai banyak distro dan turunan sehingga orang kadang bingung mau menggunakan distro yang mana.
Kalau saya mengunakan dual booting, Pak.
gam : maaf ralat nih, aple itu apple. Kalau ga salah ingat
Kalau dikantor kan banyak usernya ga familiar sama linux, terus user sering mengeluh susah sebelum mencoba. Setelah dicoba, stress duluan, jadi ya tetap susah. Kalau ga familiar kenapa ga dicoba dulu dengan santai, tak kenal maka tak sayang kan
Orang Indonesia itu kan inginnya serba mudah, serba murah, serba instan ga peduli caranya mendapatkan gimana, cara prosesnya gimana
Ada beberapa software yang jalan di windows itu tidak sebagus jalan di linux bahkan belum ada softwarenya di linux.
Kalau di supermarket, kan cuma tugasnya ketik angka, otomatis ngurangi ga perlu rumit untuk seperti word/excel dll

Memang benar…Linux sudah mulai menunjukan kelebihannya dan sepertinya mencoba menaikan ratting diatas seniornya, seperti windows.
Softwarenya serba free…inilah yang menjadi daya tarik tersendiri.
Makasih banyak pencerahannya…sangat bermanfaat sekali bagi saya.
Linux memang memberi kesempatan kita akan artinya open source, dan linux akan familiar buat yang sudah mahir di OS (Saat installasi) bagi yang Newbie akan menemukan kendala saat install hardware dan crash..semoga Distro-distro Linux semakin menyatu sehingga mudah untuk dipelajari
saya ga ngerti loh mas tentang linux mah, windows juga cuman user doang saya mah.
salam kenal mas agam, kami menemukan blog ini dari pencarian di google dengan kata kunci “ringtone polisi” hehehe.. salut, blognya bagus.. semoga sukses selalu…
hmm… sedikit tambahan mungkin yah. untuk diingat saja,biar tidak salah kaprah, Linux itu hanya sebuah KERNEL, tidak lebih dari itu, berbeda dengan Mac atau BSD, dimana mereka merupakan suatu OS yang terintegrasi. kalau kita ingin mencari OS yg berbasis linux, mungkin kita bisa menyebut openSUSE, Ubuntu, dll. distro2 itulah yang disebut OS, karena terdiri dari kernel dan utilities serta aplikasi2 tambahan. sebuah OS berbasis linux yang paling mendasar biasanya berisi kernel linux plus utilities tambahan dari GNU, maka dari itu sering disebut OS GNU/Linux.
mengenai sejarahnya sendiri, Linus Torvalds membuat Linux karena ke-kurang puasan dia terhadap OS yang ada saat itu yaitu UNIX, dia menyukai UNIX namun sayang pengembangannya tertutup dan tidak bisa dijalankan di PC (x86 based), maka dari itu ia berinisiatif membuat sebuah Kernel yang MIRIP dengan UNIX, tapi bukan UNIX, basisya sendiri ia “terinspirasi” dari MINIX, yang merupakan OS mirip UNIX (Unix-like) yang bisa berjalan di mini computer. mungkin segitu tambahan dari saya. CMIIW.
Bener sekali, Pak. Banyak orang beranggapan bahwa mengoperasikan linux itu lebih sulit daripada windows. Padahal yang membuat sulit itu sebenarnya karena belum terbiasa.
Orang yang biasa nyetir bemo akan merasa kesulitan jika disuruh nyetir mercy, karena belum terbiasa. Hehehe…
Ada syarat khusus PC yang mau diinstall dg Linux ga?? Apa ada jenis note book ataw software di dalamnya yang tidak bisa diinstal dg linux. thanks jawabannya

Sepertinya Linux akan menjadi OS masa depan ya om?
to: Soerdjak
sama kalo gitu, kirain saya aja yang taunya cuma pake ala kadarnya
Buat Mbak Indah
Gak Ada spesifikasi khusus buat PC atau Notebook untuk diinstall Linux, Bahkan biasanya untuk pembelian Laptop atau PC baru, biasanya diinstallkan Linux bawaannya (Tidak selalu, hanya kadang-kadang sich). Tapi perlu diperhatikan, bebarapa hardware, belum bisa diatasi oleh beberapa distro Linux (masalh driver biasanya) sebagai contoh : laptop axioo biasanya trouble ketika diinstall ubuntu….
secara software memang LINUX lebih asyik
tapi ketersediaan sumberdaya macam driver beberapa hardware membuat Linux agak mempunyai nilai minus 

linux emang bagus dan gratis… tapi sekarang kok spesifikasi PC nya harus tinggi…. kemaren aku instal Ubuntu di P3 800 mhz, ram 128 lemot banget….. kok malah lebih cepat paket WinxpSP2
Distro linux apa yang yang otomatis install printer canon pixma ip 1200
mengenai pengenalan hardware, jawaban manusiawinya ktnya gini:
pihak pabrikan hardware yg blm mau membuat driver utk linux atau bahkan membagikan kode sumber drivernya..jd driver utk linux selama ini biasanya hasil karya cerdas para developer & hacker..
semakin terkini kernel yg digunakan (biasanya pd versi distro terbaru), makin bagus deteksi otomatis perangkat kerasnya..
banyaknya distro justru menunjukkan bahwa tiap distro linux ada yg memiliki target tersendiri, apakah utk desktop saja, server saja, multimedia tok, langsung berfungsi out-of-the-box tanpa install macem2..atau memang mau diubah sesukanya agar multifungsi sesuai kebutuhan..jd fleksibel lah..tinggal pilih2 yg pas
kadang seni memilihnya bs spt memilih agama lho..


pasti nemu kaum fanatik2 gitu di komunitasnya..
jd jgn terlalu percaya omongan org (kl malah bikin bingung), mending coba dan rasakan bedanya bung…
bs dimulai dual/triple (bahkan lebih) boot dl..windows/mac
ato cb live cd/dvd dl..
yg biasa dipake ngga usah diapus..sesama & ‘sebeda’ OS ngga bole saling menjelekkan
distro terbaru biasanya menyajikan tampilan grafis (3D) yg lbh wah, otomatis membutuhkan RAM min 256-312MB, 512MB-1GB recommended, tp masi ada bbrp distro yg pas utk kompi lawas (RAM <256MB), mis. Debian, Slackware (Puppy Linux, Zencafe), Gentoo
yg pasti, perlu dipahami bahwa linux adalah linux, bukan windows atau mac..walaupun tampilan linux bs dibuat semirip bahkan lbh bagus dari OS lain
jahh kampanye amat keliatannya yak..

sori mas agam, saya malah ngeblog disini..sebagian komentar ini sebenernya ada di bbrp post saya dan emang srg ditanyain berulang-ulang
makasi
keep legal
buat bunk dani…
gimana caranya menginstall software yg hanya bisa jalan di windows atau mac tp ga support untuk linux…
maturnuwun…
@ roni:
kl ngga ada linux native-nya, bs pake cara:
install software itu di virtual os lain ato
kl dual/triple booting dgn windows/mac, install software tsb di native-nya, lalu install wine di linux, wine bs menjalankan (sbg emulator) software tertentu yg blm ada versi linux-nya
tentu dgn keterbatasan, mis. mungkin kecepatan jalannya software mjd krg nyaman..
alternatif lain, beralih ke open source
maaf saya tdk berlangganan thread ini
kebetulan aja mampir..
oke baget tu pake linux