Islam Melarang Bom Bunuh Diri
6,415 views
Sudah sering kita dengar banyak kelompok yang mengatas namakan untuk kepentingan Islam, meledakkan dirinya sendiri untuk membuang nyawa umat manusia. Namun sayangnya mereka hanya bermodalkan semangat dan tidak berusaha memecahkan suatu permasalahan secara ilmiah berdasarkan pandangan dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassallam. Mereka berusaha mendukung dengan cara menempatkan dalil namun tidak pada tempatnya.
Larangan Membunuh
Larangan Membunuh Seorang Muslim
Jika kita perhatikan, orang-orang yang menjadi korban pemboman kebanyakan adalah kaum muslim sendiri. Padahal hukuman dari Allah sangat berat akan hal ini.
“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja Maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (QS. An-Nisa`: 93)
Mereka begitu semangatnya berteriak ketika Amerika dan sekutunya membantai jutaan umat muslim dengan mengatakan bahwa nyawa seorang muslim itu sangat mahal di sisi Allah. Namun di sisi lain, mereka justru turut serta dalam menumpahkan darah kaum muslimin. Seperti pada kasus bom bali II misalnya, korbannya justru kebanyakan dari orang muslim Indonesia sendiri.
Larangan Membunuh non Muslim
Islam melarang membunuh tiga golongan non-muslim atau kafir.
“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa : barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”. (QS. Al-Ma`idah : 32).
Islam sendiri membagi orang kafir dalam empat macam yaitu dzimmy, mu’ahad, musta’man, dan harby.
-Dalil Larangan Membunuh Kafir Mu’ahad (kafir yang telah punya kesepakatan dengan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu tertentu) :
” Siapa yang mebunuh kafir mu’ahad, ia tidak akan mencium bau surga, dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan 40 tahun ” . [HR. Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (3166), An-Nasa’iy dalam As-Sunan (8/25), dan Ibnu Majah (2686)]
-Dalil Larangan Membunuh Kafir Musta’man (kafir yg minta jaminan keamanan dari kaum muslimin) :
“Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, Maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, Kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak Mengetahui.””. (QS. At-Taubah: 6)
-Dalil Larangan Membunuh Kafir Dzimmi (kafir yg tunduk dalam pemerintahan muslimin, dan tidak meganggu dan megusik ketenangan kaum muslimin) :
Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengganggu seorang kafir dzimmi, maka sungguh ia mengganggu saya, dan barangsiapa mengganggu saya, maka sungguh ia mengganggu Allah.” (Riwayat Thabarani)
-Perangi Kafir Harbi
Umat Muslim dituntut agar baik pada non-muslim atau kafir yang baik, tidak mengusik, mengusik, menghina serta melecehkan Islam.
Umat Muslim hanya diperintahkan untuk memerangi satu jenis kafir yang tidak termasuk dalam ketiga jenis kafir diatas, yaitu kafir harbi. Kafir harbi adalah kafir yang mengusik dan memerangi kaum muslimin.
“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, Karena Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah: 190)
Larangan Membunuh Diri Sendiri ( Bunuh Diri )
Bukhari (5778) dan Muslim (158) dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Barangsiapa yang bunuh diri dengan besi di tangannya, dia (akan) menikam perutnya di dalam neraka jahannam yang kekal (nantinya), (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa yang meminum racun lalu bunuh diri dengannya, maka dia (akan) meminumnya perlahan-lahan di dalam neraka jahannam yang kekal, (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, dia akan jatuh ke dalam neraka jahannam yang kekal (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya.”
Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
Kami bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada perang Khaibar. Kemudian beliau berkata pada seseorang yang mengaku dirinya muslim: “Orang ini dari penduduk neraka.” Ketika terjadi pertempuran, orang tersebut bertempur dengan sengitnya lalu terluka. Dikatakan kepada beliau: “Wahai Rasulullah, yang engkau katakan bahwa dia dari penduduk neraka, sesungguhnya pada hari ini dia ikut bertempur dengan sengitnya, dan dia telah mati.” Jawab Rasulullah shallallajhu ‘alaihi wasallam: “(Ia) masuk neraka.” Hampir saja sebagian manusia ragu (dengan ucapan tersebut). Ketika mereka dalam keadaan demikian, lalu mereka dikabari bahwa dia belum mati akan tetapi terluka dengan luka yang sangat parah. Ketika malam hari dia tidak sabar lagi dan bunuh diri. Lalu dikabarkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang hal tersebut, lalu beliau berkata: “Allahu Akbar, aku bersaksi bahwa sesungguhnya aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.” Beliau memerintahkan Bilal untuk berteriak di hadapan manusia:
“Sesungguhnya tidaklah ada yang masuk surga kecuali jiwa yang muslim, dan sesungguhnya Allah menguatkan agama ini dengan laki-laki yang fajir (berbuat dosa ).”
Dalil-dali di atas sangat jelas mengharamkan bunuh diri dengan segala macam jenisnya dan dengan cara apapun. Inilah yang difahami oleh para ulama rahimahullah. Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullahu:
“Intihar adalah bunuh diri secara sengaja dengan sebab apapun, dan ini diharamkan dan termasuk dosa yang paling besar.” (Fatawa Islamiyyah, 4/519).
Dalil yang digunakan para pembom bunuh diri :
Salah satu dasar pemikiran mereka ambil dari Sahih Muslim no. 3005. Tentang kisah Ghulam. Berikut ini kisahnya :
Adalah Ghulam seorang pemuda yang memperjuangkan Tauhid pada zaman sebelum Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Sang raja marah besar. Upaya pembunuhan terhadap Ghulam telah dilakukan. Di mana sang raja yang musyrik dan kafir bermaksud untuk membunuhnya, dilakukanlah upaya-upaya untuk dapat mengeksekusinya di antaranya dengan melemparkan sang ghulam mukmin ini dari puncak gunung, kemudian melemparkannya ke tengah-tengah lautan, namun semua upaya untuk mengeksekusinya itu gagal. Allah tetap menyelamatkan sang ghulam hingga pada suatu hari berkatalah ia kepada raja kafir itu, “Engkau tidak akan dapat membunuhku kecuali dengan mengikuti perintahku. Kumpulkan semua manusia di tengah lapangan yang luas, kemudian ambillah satu anak panah dari sarung panahku, letakkan pada busur panah, lalu ucapkanlah bismillahi rabbil ghulam.” Si raja pun mematuhi instruksi ghulam, kemudian panah itu diluncurkan dan mengenai pelipisnya sang ghulam hingga ia pun mati. Masyarakat yang menyaksikan kejadian itu serentak mengucapkan, “Kami beriman kepada Rabb ghulam.” (Saat itu semua masyarakat tidak lagi mengatakan bismil malik (atas/ dengan nama raja)).
Bantahan terhadap pendalilan kisah ini dari beberapa sisi:
Pertama, hadits ini menggambarkan seorang pemuda yang terbunuh namun dia menjadi sebab datangnya kemaslahatan yang jelas, yaitu masuk Islamnya seluruh penduduk kampung. Berbeda dengan bom bunuh diri yang sama sekali tidak mendatangkan kemaslahatan, bahkan kemudharatan yang semakin besar dengan terbunuhnya kaum muslimin dalam jumlah yang semakin hari kian bertambah. Manakah kemaslahatan itu? Apakah orang Amerika, Israel dan sekutunya berbondong-bondong masuk Islam dengan sebab amalan tersebut? Lalu apakah dengan adanya bom bunuh diri seperti di Bali, Jakarta, Palestina, dll menyebabkan Amerika dan sekutunya bersikap baik pada umat Muslim ? Dan boleh jadi, yang terjadi musuh justru akan semakin keras perlawanannya dan menjadikan darah mereka mendidih. Sehingga semakin banyaklah kaum muslimin yang terbunuh sebagaimana yang ditemukan dari perlakuan Israel terhadap penduduk Palestina. Jika mati salah seorang dari mereka dengan sebab peledakan ini dan terbunuh enam, tujuh, maka mereka mengambil dari kaum muslimin dengan sebab itu- enam puluh orang atau lebih sehingga tidak mendatangkan manfaat bagi kaum muslimin dan tidak bermanfaat pula bagi yang diledakkan di barisan-barisan mereka. Berfikirlah wahai orang-orang yang berakal.
Kedua, pemuda tersebut tidak membunuh dirinya sendiri namun dia terbunuh melalui tangan sang raja disaat dia mengucapkan kalimat tauhid (yang menyebabkan) masuk Islam seluruh penduduknya. Berbeda dengan bom bunuh diri yang meledakkan diri sendiri bersama yang lainnya, (yakni) membunuh diri sendiri dengan sengaja, manakah persamaan itu?
Ketiga, terdapat perbedaan antara bunuh diri dengan memberikan petunjuk tentang cara membunuhnya disebabkan karena (ia) mendapatkan ilham akan adanya kemaslahatan yang lebih besar. Adapun yang mereka lakukan tidak lebih meninggalkan bekas yang lebih buruk yang menimpa kaum muslimin dengan sebab balas dendam yang dilakukan oleh orang-orang kafir Yahudi terhadap kaum muslimin yang lemah. Ditambah lagi kurangnya ilmu yang mereka miliki serta tersebarnya kebid‘ahan, kemaksiatan, dan jauhnya mereka dari ilmu sunnah.
Kesimpulan :
- Umat muslim dilarang membunuh orang non-muslim yang damai, yang meminta perlindungan, yang mengadakan perjanjian damai, yang mematuhi hukum, dan tidak memusuhi serta membunuh kaum muslimin.
- Umat muslim juga dilarang membunuh sesama muslim yang tidak melakukan kejahatan seperti membunuh misalnya.
- Umat muslim dilarang membunuh dirinya sendiri (bunuh diri)
- Umat muslim hanya boleh membunuh orang non-muslim yang melawan, memusuhi, serta membunuh orang Islam, dan yang melanggar perjanjian damai.
- Umat muslim hanya boleh membunuh sesama muslim jika terbukti melakukan kejahatan pembunuhan misalnya.
- Bom bunuh diri yang selama ini terjadi di Indonesia jauh lebih besar mudharatnya, dan tidak mendatangkan kemaslahatan. Apakah setelah bom bunuh diri itu banyak yang berbondong-bondong masuk Islam di Indonesia ? Apakah setelah bom bunuh diri itu mengubah kebijakan Amerika dan Sekutunya kepada Indonesia ? Yang ada justru sebaliknya, citra umat Islam menjadi buruk, menimbulkan pertumbuhan ekonomi terganggu, muncul travel Warning dari berbagai negara yg justru merugikan bangsa Indonesia sendiri.
Wallahua’lam bishowab.
Penulis : Agam Rosyidi
URL : http://rosyidi.com/islam-melarang-bom-bunuh-diri/
Referensi :
Bom Bunuh Diri Dari Timbangan Syariat, Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi
Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 11 Tahun I
Aku Melawan Teroris!, Imam Samudra
Islam Jadi Korban Terorisme
Kata Kunci yang sering dicari untuk artikel ini :
bom bunuh diri, bunuh diri dalam islam, PANDANGAN HUKUM ISLAM TENTANG BOM BUNUH DIRI SEBAGAI REFLEKSI JIHAD, bom bunuh diri menurut pandangan islam, hukum membunuh diri, bom bunuh diri menurut islam, bunuh diri, hukum islam tentang bom bunuh diri sebagai refleksi jihad, bunuh diri islam, Bunuh Diri menurut Pandangan Islam, kasus bom bunuh diri, Hukum bom bunuh diri, hukum bom bunuh diri menurut islam, pandangan islam tentang bom bunuh diri sebagai refleksi jihad, bunuh diri ikut hukum islam, Jihad dalam pandangan Islam (Kasus Bom Bunuh Diri), bunuh diri menurut islam, bunuh diri menurut agama islam, jihad dalam pandangan islam kasus bom bunuh diri, alasan melakukan bom bunuh diri, hukum islam tentang bunuh diri, bunuh diri dalam pandangan islam, islam dan bom bunuh diri, membunuh diri di sisi islam, larangan membunuh hadits, membunuh manusia seluruhnya islam, manfaat teknologi menurut pandangan islam, noordin ntop, nordin ntop, nurdin entop, mati bunuh diri dalam islam, melarang bunuh diri, menzalimi orang, larangan membunuh diri pada zaman rasulullah, jihad dan bom bunuh diri ditinjau dari hukum islam, jihad dan bom bunuh diri menurut pandangan islam, jihat teroris menurut para ulama, kafir bunuh umat islam, kafir harbi dan dzimmy, kasus bom bunuh diri di indonesia, kedzoliman pada diri sendiri, kenapa mau melakukan bom bunuh diri, kesimpulan islam hanya tinggal pada nama, khoirunnas anfa uhum linnas hadits, kisah nurdin ntop, jihad dalam pandangan islam dalam kasus bom bunuh, larangan membunuh dalam islam, jihad dalam pandangan islam [bom bunuh diri], nurdin ntop, seh utsaimin
- Download Islamic Freeware
- Pembajak Pesawat 911 bukan Muslim Arab
- Ketagihan Game (bagian-1)
- Larangan yang Terlupakan
- Akhirnya Situs Kartun Nabi Ditutup
- Toko Buku Islam di Seluruh Indonesia
- Hukum Perayaan Tahun Baru
- Cara Blokir Situs Kartun Nabi Versi Indonesia
- Jangan Menyingkat Salam
- Downloads

Kirim ke Teman di Facebook

http://gplus.to/agam/
Setuju banget!! Apalagi untuk kasus Palestina. Daripada bombardir Israel dengan roket dan gak ada satupun yang kena. Kan lebih baik menahan diri dulu mengembangkan sampai lebih baik. Mengumpulkan amunisi sebanyak mungkin dan melakukan serangan besar-besaran ketika semua sudah siap
aku denger denger sih… dalang dari pengeboman di Indonesia sebenarnya malah amerika… tapi karena banyaknya tangan,, dari tangan ke tangan…. sehingga tidak nampak kalau sebenarnya dalangnya teroris adalah amerika sendiri….
bukan berarti aq membela bom bunuh diri, ttp klo mau nyerang israel ato amrik secara face to face tentu saja kalah.
oleh krn itu, dibuatlah skuad bom bunuh diri utk nyiptain suasana panik dan menyebarkan rasa takut ke musuh.
Iya pak Rosid,yang saya heran juga ko lagi-lagi orang yang terpengaruh orang yang cerdas-cerdas dan bukanya yang bunuh diri tu yang pengetahuannya kurang ya Pak, mungkin orang yang bunuh diri itu sudah di HIPNOTIS kali ya………
n saya ko kurang yakin pake banget yang kemarin beritanya Nurdin M Top tu dah dimusnahkan, spertinya ko ga yakin..
soalnya kmarin tu mayatnya ga di perlihatkan di media masa……..
sebaiknya diusut tuntas dulu siapa yang mengebom apa benar-benar orang islam atau hanya orang islam dijadikan kambing hitam pengeboman. jika memang benanr orang islam yang mengebom di indonesia saya rasa tidak tepat. karena di indonesia tidak terjadi peperangan seperti di irak dan palestina. Semoga pelaku yang sebenarnya segera tertangkap shg tau siapa apa or islam pa bukan.
Salam..
setelah meneliti keterangan anda..
memang ada kebenarannya..
perlu di ingati..
keputusan tidak boleh di ambil berdasarkan dr satu sudut..
Fahami ISLAM..
kita tidak boleh menafsirkan dgn akal..
kerana akal kita lemah….
yang melakukan bom bunuh diri adalah sebenarnya bukan seorang muslim karena merek menzalimi diri mereka sendiri…
YG saya heran, kok bisa ya merekrut sukarelawan bunuh diri dalam waktu singkat ?
kenapa bom itu dilakukan di indonesia??
kenapa orang malaysia melakukan itu semua di indonesia??
kenapa islam yang di jadikan korban??
*geram*
BOM bunuh diri tidak aja mendzolimi diri sendiri tapi juga mendzolimi orang lain yang tidak ikut bersalah…

dan yang pasti menciptakan kekhawatiran masyarakat dunia pada Indonesia…
Save Our Nation
harusnya ngebom di palestina, ngebom orang israel!
Bagi saya pelaku bom bunuh diri di Bali maupun di Hotel mariot dsb, hanya lah
sebuah korban politik/alat politik.
kita tahu gembong bom tersebut berasal dari malaisya (Nurdin entop, Dr.Azhari)anjing-anjing malaysia ini mempunyai tujuan sendiri untuk misi negaranya, yaitu mengacaukan kedaulatan NKRI, dan bertujuan untuk melemahkan Negara kita tercinta ini, alasan apapun yang di gaungkan oleh malaisya hanyalah untuk mengelabui bangsa kita.
Jika Nurdin ntop dan Dr. Azhari hendak melakukan Jihat kepada orang-orang kafir Amerika atau orang asing lainnya, kenapa tidak dilakukan di negaranya sendiri kenapa harus di Negara orang lain, disana banyak orang-orang asing yang kafir.
Alasan apapun yang di gaungkan oleh malaisya bahwa negaranyha mempunyuai peraturan terhadap orang-orang yang mengancam keamanan negaranya akan ditangkap tanpa peroses pengadilan, maka Nurdin ntop dan antek-anteknya tidak berani melakukan terror di negaranya. Itu tidak bias dijadikan alas an untuk menghentikan terrorisme, seorang teroris tidak pernah melihat hukum atau peraturan Negara untuk melakukan penerorannya.
Di Indonesia Jaman orde baru pun pernah menerapkan system peraturan tersebut yaitu orang-orang yang dianggap mengancam keamanan Negara akan ditangkap tanpa prosedur atau peroses pengadilan.
Jadi prilaku Nurdin ntop dan antek-anteknya yang bertanggungjawab penuh adalah Malaysia.
1. Larangan membunuh tanpa haq dan perintah menjaga jiwa manusia
???? ?????? ?????? ????????? ????? ????? ???????????? ??????? ???? ?????? ??????? ???????? ?????? ???? ??????? ??? ??????? ???????????? ?????? ???????? ???????? ?????? ?????????? ????????????
??????? ???????? ???????? ???????? ??????????? ????????? ??????????????? ????? ????? ???????? ???????? ?????? ?????? ??? ??????? ????????????? (??)
“oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan Dia telah membunuh manusia seluruhnya. dan Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah Dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. dan Sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (Qs.al Maidah : 32)
Islam agama cinta damai.lalu apa arti JIHAD sebenarnya..?
JIHAD DENGAN JALAN MELUKAI ORANG LAIN TIDAKLAH BENAR , KARENA KITA DIPERINTAHKAN DALAM AGAMA HARUS MENJALIN HUBUNGAN SESAMA MANUSIA DENGAN BAIK , SEKARANG INI KITA HARUS BERJIHAD MELAWAN TERORIS YANG MAU MERUSAK NEGARA KITA , YANG MANA TELAH BANYAK PARA PAHLAWAN YANG BERJIHAD UNTUK NEGARA DENGAN MENGORBANKAN NYAWANYA DEMI KEMERDEKAAN BANGSA INI . KITA HARUS MELINDUNGI BANGSA KITA DARI PARA TERORIS , MEREKA TIDAK PERNAH MELIHAT , APA YANG TELAH MEREKA BERIKAN UNTUK BANGSA INI , JANGANLAH BANGSA KITA DIRUSAK OLEH ORANG YANG BERSAL DARI BANGSA LAIN .
mestinya kita sebagai seorang muslim mampu menunjukkan keteduhan islam lewat prilaku kita. bukan sebaliknya, menjadikan orang membenci islam, gara-gara tingkah laku kita.
Jazakallah atas pencerahannya,
Sungguh amat miris jika Agama islam selalu menjadi kedok buat menghalalkan segala cara yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran islam itu sendiri.
Mari kembali mengaji dan mengkaji ajaran Islam ini secarah Syumuliah..menyeluruh
yup saya setuju sekali kalau bom bunuh diri itu haram
Allah yg maha mengetahui. Kita milik Allah dan akan kembali pd Allah. Intropeksi diri. Bersihkan hati. Sucikan budi pekerti. Dzikrullah.
mungkin itu aliran sesat
astagfirullahal’azim
Ya Allah jagalah hati, pikiran,dan perilaku kami
Hmmm… itu seh pengen tenar, pengen dibilang pinter, pengen disebut sholeh, pokoknya mah ciri2 dari orang yang punya sifat ujub, riya dan sum’ah kali yaa..?? (Wallahu ‘alam..)

Yang jelas di dalam Alqur’an Hadits tidak ada sama sekali yang membenarkan bom bunuh diri? Titik! Yang ada itu perintah amar ma’ruf dengan cara nasehat yang baik (Bilmauidzotil Hasanah) bukan dengan bom bunuh diri? Ilham dari setan kali…ya gk sedulur smua?? Moga-moga kita bisa menetapi islam yang benar!
kayaknya artikelnya begini terus deh. tidak ada perubahan tuh…
Sepakat,
Smg ini smua bs jd pelajaran bg yg blm trjerumus,.
saya tak setuju Islam agama yg cinta damai, saya lebih setuju Islam agama damai tapi kalo ada yang ganggu dan mengusik Islam kita diwajibkan untuk membelanya dengan cara2 yg benar
Tapi mungkin gak ya si bomber itu gak dosa?
Islam kan sesuai dengan keyakinan kita. kalo misalnya dia emang yakin dirinya bener, apa mungkin ya dia gak dosa?
bener buanget kang…yang namanya bunuh diri itu haraaam…dan dilarang…..tapi kok anenh ya jaman sekarang yang dibilanag jihad itu ya…begitu…mungkin mereka salah persepsi yah
Lha amerika kan gurune Osama…jadi asal muasalnya teroris dari amrik juga, trus teroris melawan amrik, brarti senjata makan tuan dong??
bunuh diri alias suicide jelas haram hukumnya kang. Ngapain sih pakai bunh diri, kan nasi pecel masih enak..ya kan?
biasanya tuh mungkin otaknya pelaku bom bunuh diri dicuci dl..kayak baju aja yak dicuci…hehe
iya biasa dengan doktrin2 gt deh..
Akibat bom nyasar dari “smart bomb” yang dilepas dari pembom B2 Amerika, meledak di sebuah pasar yang disana kebetulan kekasih anda sedang beli sayur dan ikan. Dia pun tewas dengan kepala terpisah sejauh 300 m.
Lalu anda tinggal sendiri, sebatang kara di atas bumi ini, tak ada lagi sanak saudara dan orang-orang terkasihi di sekitar anda. Negeri anda pun kabarnya sudah habis bertekuk lutut dalam hitungan minggu kemudian. Bayangkanlah, bagaimana perasaan anda saat itu?
Nah, tak lama berselang, barisan tank-tank, howitzer, helicopter serta truck-truck tentara yang bertanggung-jawab membunuh sanak-saudara anda itu sampai pula pada akhirnya di kampung anda (tepatnya di RT dimana anda dulu pernah tinggal sejak kecil). Apakah anda diam saja dan terus menangis? Atau anda langsung datang menghadang barisan tank-tank itu seperti yang dilakukan mahasiswa China dalam peristiwa lapangan Tiananmen? Tentu tidak!!!
Anda pun pasti tak akan bisa dibujuki dengan propaganda kalau tentara-tentara itu bahwa kedatangan mereka dengan membom dan membunuhi orang tak berdosa hendak membebaskan negeri anda dari kedzoliman.
Lalu ada sebuah kumpulan anak-anak muda yang hendak melawan sang musuh, datang mengajak anda untuk melawan. Tapi karena tak punya senjata yang canggih seperti mereka, tak mungkin bisa melawan dari jarak dekat. Mereka semua bisa membunuh anda dalam jarak ribuan kilometer dari tempatnya sebelum anda datang menemui mereka di pos-posnya. Satelite, pesawat mata-mata tak berawak, radar sensor berkemampuan tinggi dengan mudah mendeteksi kehadiran anda, jauh sebelum anda berfikir bisa sampai kepada musuh ataukah tidak?
Lalu ada sebuah teknologi yang efektif menghancurkan mereka, yaitu dengan menempelkan bom di tubuh anda serta diledakkan di dekat sasaran musuh. Karena tak memungkinkan melepaskan bom itu dari tubuh, lalu diledakkan dengan “remote control” jarak jauh, sementara anda bisa berlari cukup jauh dari bom yang dibawa. Karena kalau prosedur seperti itu ditempuh, baru anda melepas jaket bomb saja sudah ditembak sniper dari jarak jauh atau dekat. Dan anda pasti mati sia-sia. Jadi, tehnologi bom jihad, bukanlah bom bunuh diri karena “bunuh diri” dilarang dalam ajaran Islam.
setubuh.. eh setuju..
yg lebih banyak kasih mudharat itu harus dihindari (yusuf mansyur mode
n)
Ini yang dimaksud Khoirunnas anfa’uhum linnas : “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat kepada manusia lainnya”.
????? ???? ?????
Salam,
Hasan
Ini yang dimaksud Khoirunnas anfa’uhum linnas : “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat kepada manusia lainnya”.
????? ???? ?????
Salam,
Hasan
Islam memang teroris…..makanya ada JI alias Jemaah Islamiyah..
Mana ada JK alias Jemaah Kristeniah..wkwkwk…
Lah, tapi kok masih ada orang yg bom bunuh diri yaa??
buat ane hanya orang bodoh yang mau melakukan bom bunuh diri….pa lagi dalam islam kan dilarang banget tuh yang namanya bunuh diri
sdd
saya heran knapa tiap da teror slalu di tudingkan ma Islam….pdahal dh jelas Islam tu,,,RAHMATAN LIL’ALAMIN…..sya yakin bom bnuh diri yg dlkukan akhir2 ni tdak lepas dri akal busuknya kafir….dng itu mata dunia akan mnilai bhwa ISLAM itu BRUTAL…ISLAM itu RADIKAL
artikel ini harusnya dibaca oleh para teroris :D
hehe artikel yang bagus :)
trkait masalah membunuh seorang muslim thd plakunya kta menyifati dari pengakuannya apakah sngaja ato tdak spt pengakuan imam samudra dia mengtkan bhwa dia tdk sngaja membnuh muslm yg sbnarny target utama adlh org kafir