Silakan copy paste asal...
Silakan ‘Copy Paste’ Asalkan…. Pembajak Pesawat 911 bukan Muslim Arab
1,170 views
Aug 27

Kira2, kebanyakan dari kita sekarang masih berpendapat bahwa hutang Indonesia banyak banget, tapi ternyata Amerika punya hutang lebih banyak lho…

Selama tiga dekade sejak 1968, ketika pinjaman pertama bagi Indonesia disetujui, Bank Dunia telah memberi pinjaman sebesar US$8.8 milyar (IBRD US$7.7 milyar dan IDA US$1.1 milyar) guna mendukung pembangunan di semua sektor ekonomi. Tapi pinjaman ke Bank dunia itu baru 6,7% dari keseluruhan hutang Indonesia. Sebagian besar dari hutang Bangsa Indonesia sekarang berada pada pasar domestik. Sejak Desember 2005, jumlah hutang pemerintah pusat adalah US$131 milyar, di mana hutang dalam negeri berjumlah US$65.9 milyar (50.1 persen dari jumlah hutang) dan hutang luar negeri berjumlah US$65.7 milyar (49.9 persen). Sangat sedih rasanya. Coba anda bayangkan sendiri seberapa banyak US$ 131.000.000.000,00 itu. Memang jumlah diatas adalah jumlah kasar. Yang belum belum ditambah bunga yang harus ditanggung. Pada Intinya hutang dengan bunga bukanlah jalan keluar, karena kita akan terus menerus dibebani oleh jumlah bunga yang sangat memberatkan. Jika anda pernah mencoba memainkan simulasi membangun kota semacam game SimCity. Pada permainan itu misalnya anda membangun kota dengan sangat cepat sehingga anda menghabiskan uang yang tersedia, lalu anda mengambil jalan keluar untuk hutang besar-besaran. Saya jamin, anda pasti akan gagal pada permainan itu, karena bukannya menambah jumlah uang tapi justru sebaliknya.

Pada kehidupan nyata saat ini semua ini diperberat dengan yang namanya korupsi.

Daripada mikirin hutang Indonesia yang gak tau bakalan kebayar atau tidak. Ayo kita liat negara lainnya.

Coba kita lihat negara super power saat ini. Amerika.
Ternyata Amerika juga senasib dengan bangsa kita lho. Terlilit hutang yang bukannya berkurang malah bertambah banyak.
Memangnya berapa hutang Paman Sam itu?

Jika tidak ada masalah, angka diatas adalah angka yang RealTime. Sebesar itulah hutang Paman Sam saat ini. Bahkan jauh lebih banyak daripada hutang Indonesia….
Semoga semua ini dapat memberikan pelajaran bagi kita tentang bahayanya bunga bank (hutang piutang) dan kita dapat terhindar darinya.

Penulis :
Agam Rosyidi
URL : http://rosyidi.com/hutang-amerika-ternyata-lebih-banyak-lho/

Referensi :
World Bank
U.S. National DebtClock

Masukkan email anda:

  
Langganan Berhenti Langganan  


Related Posts

19 Comments to “Hutang Amerika Ternyata Lebih Banyak lho…”

  1. Qzoners Says:

    Wiikk… itu duit gimana bacanya yach?? Banyak bangeeeettt !!

  2. Qzoners Says:

    Gam, gabung yuk di http://muslimblogger.co.nr/

  3. toimtoim Says:

    weleh…weleh, mangkanya jgn mau ngutang klo ada bunganya, yaa gini deh, udah susah mbalikinnya, trus mbaca angka2 diatas aja udah pusying sendiri

  4. sisca Says:

    Makanya ada istilah pinjaman “Tanpa RIBA”, itu hanay ada fasilitas dari yg maha kuasa…

  5. agam Says:

    @ qzoners
    kalo yang utangnya amerika itu 8 triliun dolar. kalo mau convert tambah aja nolnya sebanyak empat. jadi ya kira2 8 billiun.
    @ toimtoim
    ya nih. aku juga pusing ngitung angka segitu banyak
    @ sisca
    ya, kayaknya kalo utang di bank syariah aja, biar gak kena riba

  6. Ikhwan Says:

    jelas aja utangnya banyak. lha wong buat perang aja habisin 250 milyar dolar US :P

  7. adeeb Says:

    waduw banyak bgtt yah….pusing liat angkanya palagi mikir gimana bayarnya…weleh2

    Indonesia g boleh kalah donk… harus ngutang lagi byar sama ma Amerika hehehe
    salut bwt mas agam yg mau nyari data 2 itu…

  8. Nofie Says:

    Ini sebenarnya agak salah kaprah. Utang dalam skala negara bangsa tidak sama dengan utang ibu-ibu rumah tangga yang ngebon di warung sebelah. Utang itu sebenarnya “perlu” dalam koridor dan batas tertentu. Tentu saja dengan pengendalian dan kebijakan yang tepat. Utang juga tidak akan terlalu menjadi masalah, asalkan didukung dengan fundamental yang bagus. Itulah mengapa Amerika punya utang begitu besar, tetapi masih menguasai perekonomian dunia. ;)

    Baca juga http://nofieiman.com/2005/06/soal-ngutang/

  9. Agam Says:

    @ 7: gak usah dipikirin. itu jadi tanggungan mereka(AS) :d
    @ 8: Ya, tapi riba itu haram bagi umat muslim. Kalo negara mau utang seharusnya di IDB (lupa aku singkatan dari apa) yang jelas itu Bank Dunianya negara Muslim yang Syariah. Jadi InsyaAllah halal, tanpa riba. Wallahua’lam Bishowab.

  10. sapto Says:

    sumber utang negara tu, dr mana fren?

    Rosyidi :Kalo Indonesia. Dari IMF, Negara Tetangga, dll.

  11. adite Says:

    kalo ameriki ngutang ke mana?

    Rosyidi :Ngutang bank dunia donk. Sebenernya banyak sumbernya koq.

  12. akira Says:

    waduhhhh…….banyak ya 8->

  13. Mufid Says:

    Walah,.. pake bawa-bawa nama Simcity yah… salah satu game kesukaan ane :D . Emang bener, ane paling ogah maen game itu kalo dengan BERHUTANG. LOAN, kecuali incomenya udah gede banget, hehehe….

    Justru, amerika hutangnya banyak = incomenya banyak kan?
    Kalo indonesia, Hutang > Income kan? (Hiks sedih…)
    Seandainya BUNGA untuk bayar hutang RI disubstitusikan untuk hal yang bener, kita pasti bisa maju. Kalo bisa, kaya Arab yang hobi ngutangin negara lain (Denger-denger kalo gak salah CMIIW AS juga punya utang ama Arab, maklum minyaknya banyak :lol: ).

    Ergh… back to syariah economy aja dah… sistem bagi hasil.

    Rosyidi :SimCity Zero Hour keren lho :d
    Bukankah lebih baik kalau pendapatan banyak utang tidak ada :)>-
    Amrik utangnya ke banyak negara dan lembaga keuangan.

  14. Arts Says:

    Yang utang sapa yang bayar sapa???

  15. laden Says:

    pinjam dari negara mana uang sebanyak itu

    Rosyidi :Bank dunia dan lembaga keuangan lainnya juga memberikan hutang kepada berbagai negara.

  16. jimat Pusaka Says:

    Dari milis tetangga ….
    =======================================
    Boikot Nasional Terhadap Seluruh Produk Malingsia
    Posted by: “indonesia.news”
    Sat Nov 3, 2007 11:56 pm (SGT)
    Boikot Nasional Terhadap Seluruh Produk Malingsia
    October 9th, 2007 by admin
    http://www.malingsia.com/?p=17
    Tulisan dari seseorang di webforum detik:
    Memboykot produk2 mereka merupakan salah satu wadah utk mendikte
    pemerintah Malingsia, contohnya Petronas, Astro, XL, Bank
    Bumiputera, Proton, etc. karena apabila profit mereka merosot
    sementara mereka sudah ekspansi ke negara kita akan sangat sulit
    bagi mereka untuk menerima kenyataan ini, business is business, at
    1st they don’t care, then they will be if we unite togather and
    remind each other about this boycotting.
    Salah satu kawan saya orang Malingsia di UK pernah berkata “Malaysia
    sangat malas untuk kerja kasar (PRT, Kuli bangunan, dll)”. They need
    us, but when the business went bad, they will do something about it.
    Maka dari itu bargaining position kita kuat untuk merubah cara
    pandang bangsa Malingsia tentang bangsa kita.
    Walau setidaknya ini salah satu yg bisa kita kontribusikan kepada
    tanah air sebagai rakyat biasa.
    Demi Perubahan,

    R. Nasution.
    Dan berikut ini adalah daftar sebagian produk Malingsia di Indonesia:
    1. astro TV (pake acara monopoli EPL segala )
    2. Petronas (oli dan bensin)
    3. Modenas (motor)
    4. Proton (mobil)
    5. XL -excelcom (operator selular)
    6. Lippo Bank
    7. Bank Niaga
    8. RotiBoy (makanan)
    9. Malaysian Airlines
    10. AirAsia
    11. YEO’S
    12. CIMB Group
    13. genFM 98,7
    14. Mamee noodle snack (makanan)
    15. Anak Mas (makanan)
    16. Restoran yang berbau Malaysia (makanan)
    17. Lippo Telecom
    18. Jobstreet.com (Situs Lowongan Kerja)

    Rosyidi :Kalo aku pribadi sih kurang sependapat dengan hal itu. Bukan bararti membela Malaysia. Namun alangkah lebih baiknya jika masalah demi masalah diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Bukankah kita serumpun.
    Kalau ada yang mereka menghina orang Indonesia yang kebanyakan menjadi pekerja kasar di Malaysia, itu tidak mutlak salah orang Malaysia. Jika anda pergi ke negara2 lain, timur tengah, kuwait misalnya, yang dimana disana banyak juga TKI nya. Maka mereka juga hampir sama sikapnya. Meremehkan orang Indonesia.
    Dianggapnya orang Indonesia itu (maaf) goblok2, bisanya cuma bisa jadi pekerja kasar. Meskipun tidak semua orang beranggapan seperti itu. Tapi itulah realitanya.
    Lalu pertanyaannya, siapa sebenarnya yg salah? Tapi ya sebaiknya gak usah saling menyalahkan. Lebih baik mengkoreksi diri sendiri. Saling membenci tidak akan pernah menyelesaikan masalah.
    Setiap orang boleh berpendapat beda donk. Aku orangnya cinta damai. Gak suka boikot2an. Indonesia kan juga butuh produk dan duit mereka juga. Membuka lapangan pekerjaan, dll. Coba bayangkan kalau 18 perusahaan itu bangkrut gara2 diboikot? Siapa yg rugi?

  17. bambang Says:

    :d kasihan bangkrut looo……kebanyakan uangnya buat perang sich…:d

  18. wawan Says:

    1480005024594

  19. tukang sapu jalanan Says:

    setahu saya Amerika itu negara yang tidak pernah membayar iuarn kenaggotaan PBB. ingat loh itu di catat sebagi hutang. dan hutang Amerika terbesar di antara semua negara anggota PBB.

    tapi heranya gak ada yang gerani mengusik? Dasar bedebah Amerika.

    Rosyidi :Lha PBB udah dikuasai ama PBB, jadi wajar donk kalo mereka gak mau bayar. Tapi yg jadi pertanyaan, apa 4 Negara pendiri PBB yg lain juga ikut gak bayar ya? Apa ini pengkhususan seperti halnya hak veto? :(

Leave a Reply

:) :( :d :"> :(( [[dnc]] :x 8-| :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »


Jika ingin berlangganan artikel2 terbaru dari rosyidi.com klik disini
WP-Highlight