Hutang Amerika Ternyata Lebih Banyak lho…
4,230 viewsKira2, kebanyakan dari kita sekarang masih berpendapat bahwa hutang Indonesia banyak banget, tapi ternyata Amerika punya hutang lebih banyak lho…
Selama tiga dekade sejak 1968, ketika pinjaman pertama bagi Indonesia disetujui, Bank Dunia telah memberi pinjaman sebesar US$8.8 milyar (IBRD US$7.7 milyar dan IDA US$1.1 milyar) guna mendukung pembangunan di semua sektor ekonomi. Tapi pinjaman ke Bank dunia itu baru 6,7% dari keseluruhan hutang Indonesia. Sebagian besar dari hutang Bangsa Indonesia sekarang berada pada pasar domestik. Sejak Desember 2005, jumlah hutang pemerintah pusat adalah US$131 milyar, di mana hutang dalam negeri berjumlah US$65.9 milyar (50.1 persen dari jumlah hutang) dan hutang luar negeri berjumlah US$65.7 milyar (49.9 persen). Sangat sedih rasanya. Coba anda bayangkan sendiri seberapa banyak US$ 131.000.000.000,00 itu. Memang jumlah diatas adalah jumlah kasar. Yang belum belum ditambah bunga yang harus ditanggung. Pada Intinya hutang dengan bunga bukanlah jalan keluar, karena kita akan terus menerus dibebani oleh jumlah bunga yang sangat memberatkan. Jika anda pernah mencoba memainkan simulasi membangun kota semacam game SimCity. Pada permainan itu misalnya anda membangun kota dengan sangat cepat sehingga anda menghabiskan uang yang tersedia, lalu anda mengambil jalan keluar untuk hutang besar-besaran. Saya jamin, anda pasti akan gagal pada permainan itu, karena bukannya menambah jumlah uang tapi justru sebaliknya.
Pada kehidupan nyata saat ini semua ini diperberat dengan yang namanya korupsi.
Daripada mikirin hutang Indonesia yang gak tau bakalan kebayar atau tidak. Ayo kita liat negara lainnya.
Coba kita lihat negara super power saat ini. Amerika.
Ternyata Amerika juga senasib dengan bangsa kita lho. Terlilit hutang yang bukannya berkurang malah bertambah banyak.
Memangnya berapa hutang Paman Sam itu?
![]()
Jika tidak ada masalah, angka diatas adalah angka yang RealTime. Sebesar itulah hutang Paman Sam saat ini. Bahkan jauh lebih banyak daripada hutang Indonesia….
Semoga semua ini dapat memberikan pelajaran bagi kita tentang bahayanya bunga bank (hutang piutang) dan kita dapat terhindar darinya.
Penulis :
Agam Rosyidi
URL : http://rosyidi.com/hutang-amerika-ternyata-lebih-banyak-lho/
Referensi :
World Bank
U.S. National DebtClock
- Hosting IIX
- Introspeksi Diri
- Libur Dulu
- Boikot Produk Israel Juga Merugikan Palestina
- Ons bukan Ounce
- Ketagihan Game (bagian-1)
- Tampilan Baru
- Cara Melarikan Diri Ketika Kebakaran
- You are Banned
- Akhirnya Situs Kartun Nabi Ditutup

Kirim ke Teman di Facebook










@ qzoners
kalo yang utangnya amerika itu 8 triliun dolar. kalo mau convert tambah aja nolnya sebanyak empat. jadi ya kira2 8 billiun.
@ toimtoim
ya nih. aku juga pusing ngitung angka segitu banyak
@ sisca
ya, kayaknya kalo utang di bank syariah aja, biar gak kena riba
Wiikk… itu duit gimana bacanya yach?? Banyak bangeeeettt !!
Gam, gabung yuk di http://muslimblogger.co.nr/
weleh…weleh, mangkanya jgn mau ngutang klo ada bunganya, yaa gini deh, udah susah mbalikinnya, trus mbaca angka2 diatas aja udah pusying sendiri
Makanya ada istilah pinjaman “Tanpa RIBA”, itu hanay ada fasilitas dari yg maha kuasa…
jelas aja utangnya banyak. lha wong buat perang aja habisin 250 milyar dolar US
waduw banyak bgtt yah….pusing liat angkanya palagi mikir gimana bayarnya…weleh2
Indonesia g boleh kalah donk… harus ngutang lagi byar sama ma Amerika hehehe
salut bwt mas agam yg mau nyari data 2 itu…
Ini sebenarnya agak salah kaprah. Utang dalam skala negara bangsa tidak sama dengan utang ibu-ibu rumah tangga yang ngebon di warung sebelah. Utang itu sebenarnya “perlu” dalam koridor dan batas tertentu. Tentu saja dengan pengendalian dan kebijakan yang tepat. Utang juga tidak akan terlalu menjadi masalah, asalkan didukung dengan fundamental yang bagus. Itulah mengapa Amerika punya utang begitu besar, tetapi masih menguasai perekonomian dunia.
Baca juga http://nofieiman.com/2005/06/soal-ngutang/
@ 7: gak usah dipikirin. itu jadi tanggungan mereka(AS)
@ 8: Ya, tapi riba itu haram bagi umat muslim. Kalo negara mau utang seharusnya di IDB (lupa aku singkatan dari apa) yang jelas itu Bank Dunianya negara Muslim yang Syariah. Jadi InsyaAllah halal, tanpa riba. Wallahua’lam Bishowab.
sumber utang negara tu, dr mana fren?
kalo ameriki ngutang ke mana?
waduhhhh…….banyak ya
Walah,.. pake bawa-bawa nama Simcity yah… salah satu game kesukaan ane :D . Emang bener, ane paling ogah maen game itu kalo dengan BERHUTANG. LOAN, kecuali incomenya udah gede banget, hehehe….
Justru, amerika hutangnya banyak = incomenya banyak kan?
).
Kalo indonesia, Hutang > Income kan? (Hiks sedih…)
Seandainya BUNGA untuk bayar hutang RI disubstitusikan untuk hal yang bener, kita pasti bisa maju. Kalo bisa, kaya Arab yang hobi ngutangin negara lain (Denger-denger kalo gak salah CMIIW AS juga punya utang ama Arab, maklum minyaknya banyak
Ergh… back to syariah economy aja dah… sistem bagi hasil.
Yang utang sapa yang bayar sapa???
pinjam dari negara mana uang sebanyak itu
Dari milis tetangga ….
=======================================
Boikot Nasional Terhadap Seluruh Produk Malingsia
Posted by: “indonesia.news”
Sat Nov 3, 2007 11:56 pm (SGT)
Boikot Nasional Terhadap Seluruh Produk Malingsia
October 9th, 2007 by admin
http://www.malingsia.com/?p=17
Tulisan dari seseorang di webforum detik:
Memboykot produk2 mereka merupakan salah satu wadah utk mendikte
pemerintah Malingsia, contohnya Petronas, Astro, XL, Bank
Bumiputera, Proton, etc. karena apabila profit mereka merosot
sementara mereka sudah ekspansi ke negara kita akan sangat sulit
bagi mereka untuk menerima kenyataan ini, business is business, at
1st they don’t care, then they will be if we unite togather and
remind each other about this boycotting.
Salah satu kawan saya orang Malingsia di UK pernah berkata “Malaysia
sangat malas untuk kerja kasar (PRT, Kuli bangunan, dll)”. They need
us, but when the business went bad, they will do something about it.
Maka dari itu bargaining position kita kuat untuk merubah cara
pandang bangsa Malingsia tentang bangsa kita.
Walau setidaknya ini salah satu yg bisa kita kontribusikan kepada
tanah air sebagai rakyat biasa.
Demi Perubahan,
R. Nasution.
Dan berikut ini adalah daftar sebagian produk Malingsia di Indonesia:
1. astro TV (pake acara monopoli EPL segala )
2. Petronas (oli dan bensin)
3. Modenas (motor)
4. Proton (mobil)
5. XL -excelcom (operator selular)
6. Lippo Bank
7. Bank Niaga
8. RotiBoy (makanan)
9. Malaysian Airlines
10. AirAsia
11. YEO’S
12. CIMB Group
13. genFM 98,7
14. Mamee noodle snack (makanan)
15. Anak Mas (makanan)
16. Restoran yang berbau Malaysia (makanan)
17. Lippo Telecom
18. Jobstreet.com (Situs Lowongan Kerja)
1480005024594
setahu saya Amerika itu negara yang tidak pernah membayar iuarn kenaggotaan PBB. ingat loh itu di catat sebagi hutang. dan hutang Amerika terbesar di antara semua negara anggota PBB.
tapi heranya gak ada yang gerani mengusik? Dasar bedebah Amerika.
waduh aku ga mengerti tentang hutang piutang negara2 de el el, tahunya sih cuman vial dan ampul aja, oplos dan njusss.
nah utang sebanyak gitu bisa abis ga sih? kok aku merasa mskipun indonesia mampu membayar lunas tapi nanti akan ada alasan tertentu dari negara2 aneh itu membuat daftar utang baru untuk indonesia!!!!
sabar yah negara tercintaku samapai mati pun aku membela mu!!
rasain lu amerika…
Yg perlu di renungkan adalah
USA banyak utang, tapi teknologinya sudah sangat maju. Orang terkaya ada disana. Rakyat amerika yg miskin jg ada bahkan homeless. Tapi coba kta tengok negara kita tercinta. Utang banyak, rakyat miskin banyak, koruptor banyak. KAsihan para pengusaha, harus bayar pajak tapi hasil pajak yang harusnya menjadi aung negara yang digunakan untuk kesejahteraan rakyat malah dikorupsi, ampuuuuunnn mental pejabat..
jika amerika dengan hutang yang sebesar itu masih bisa memakmurkan negaranya, kenapa kita tidak?
meskipun hutang kita terbilang besar, sebenarnya masih bisa dilunasi hanya dalam hitungan 2 tahun saja dihitung dari penghasilan negara yang mencapai lebih dari 200 milyar dollar per tahun, namun meski itu bisa dilakukan akan ada banyak pengorbanan yang harus dilakukan.
tetapi kenapa harus takut lebih baik susah sekarang daripada dimasa mendatang.