Gunakan Masker Ketika Sakit Batuk dan Pilek

Batuk dan pilek merupakan penyakit yang paling sering kita temui. Penyebarannya cukup cepat, terutama jika orang2 disekelilingnya memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Untuk menghambat penyebarannya, hanya satu solusinya. PAKAI MASKER. Mungkin di Indonesia pemakaian masker masih dianggap aneh. Orang sakit yang memakai masker justru dijauhi. Masih banyak anggapan, bahwa pemakai masker itu biasanya memiliki penyakit berat. Padahal di negara maju seperti Jepang, orang yang batuk dan pilek wajib menggunakan masker. Tidak peduli siapa dan apa pekerjaannya. Harus pakai masker.
Karena itu pada PKL (Praktik Kerja Lapangan) atau di Falkultas Kedokteran Gigi lebih dikenal dengan sebutan PH (Public Health), saya mengajukan program pemakaian masker bagi penderita batuk dan pilek. Ini program yang saya inginkan sejak kecil. Ingin mengubah kebiasaan orang Indonesia. Saya ingin menjadikan masker bukan lagi merupakan barang yang aneh. Saya membuat beberapa program di Puskesmas Kepanjen, Malang. Puskesmas yang sangat bagus dan merupakan Puskesmas Prototipe atau percontohan. Dan dibimbing oleh dr. Hadi Puspita yang merupakan dokter teladan nasional 2006. Sungguh sebuah berkah bisa mempelajari managemen Puskesmas di Kepanjen.
Puskesmas yang berbeda jauh dengan Puskesmas yang saya tempati pada PKL/ PH sebelumnya (perlu diketahui PH di FKG dilakukan 3 kali di tempat yang berbeda-beda). Data penyebaran penyakitnya sangat lengkap, desa siaganya berjalan dengan baik, dll. Sehingga jika ditemukan kasus baru, seperti misalnya KLB (Kejadian Luar Biasa) Cikungunya langsung dapat terdeteksi dan tertangani dengan cepat. Saya ucapkan terima kasih pada dokter Hadi atas bimbingannya.
Kembali ke permasalahan batuk dan pilek. Karena waktu PKL yang sangat terbatas ( 2 minggu), maka saya hanya bisa melakukan program jangka pendek. Yaitu penyuluhan pemakaian masker pada murid2 SDN Kepanjen III, yang tujuannya agar anak2 tidak merasa asing lagi dengan masker, serta mau menggunakannya ketika sakit. Semoga program ini bisa diteruskan oleh puskesmas Kepanjen dan ditiru oleh Puskesmas2 lainnya.
Masker memiliki dua keuntungan.
- Penyakit tidak akan menular kepada orang lain
- Penderita akan terhindar dari infeksi sekunder yang dapat memperparah penyakitnya.
Jadi keuntungan penggunaan masker bukan hanya untuk orang lain saja, tetapi untuk diri sendiri juga.
Agar anak-anak senang menggunakan masker, maka masker dapat digambari gambar mulut yang lucu2, misalnya gambar dracula, hidung babi, bibir dengan lipstik, dll. Semua itu juga untuk memicu kreatifitas dari anak-anak.
Dan supaya lebih mantap lagi, saya melakukan pendekatan agama. Semua agama pasti menolak penganiayaan. Jadi jika misalnya si A menularkan penyakitnya pada si B, C, dan D. Maka si A telah menganiaya B, C, serta D. Dan si B, C, dan D pasti akan mengalami kerugian, rugi waktu, uang, dan juga pahala karena bisa jadi mereka menularkannya lagi ke orang lain. Jadi dosanya terus mengalir menumpuk2. Itu baru menganiaya, coba bayangkan jika ternyata si A kena flu burung dan menularkan ke orang lain dan mengakibatkan kematian. Dosanya akan bertambah besar, karena sama dengan pembunuhan secara tidak langsung.
Karena itu mari kita budayakan pemakainan masker ketika sakit batuk dan pilek.
Kata Kunci yang sering dicari untuk artikel ini :
Masker, gambar masker, gambar orang batuk, gambar batuk, batuk, pilek, batuk dan pilek, gambar orang pilek, sakit batuk, masker mulut, batuk pilek, gambar orang pakai masker, fungsi masker mulut, gambar orang sakit, cara penggunaan masker medis, cara pakai masker mulut, Pakai Masker, masker hidung, masker hidung lucu, gambar masker kesehatan, penyuluhan batuk, gunakan masker, cara memakai masker hidung, gambar pakai masker, cara pemakaian masker kesehatan, cara memakai masker mulut, memakai masker, masker gambar, penyuluhan batuk pilek, poster pencegahan demam berdarah, cara menggunakan masker kesehatan, masker kesehatan, masker anak, gambar-gambar orang batuk, foto orang batuk, gambar org batuk, penyuluhan tentang batuk, pemakaian masker, gambar batuk dan pilek, penggunaan masker, sakit, CARA MEMAKAI MASKER MEDIS, GAMBAR MASKER HIDUNG, puskesmas kepanjen, wajib masker, orang batuk, gambar dracula, masker mulut lucu, foto orang pakai masker], gambar masker rumah sakit

Kirim ke Teman di Facebook
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.






http://gplus.to/agam/
on 4 December 2007 @ 0:28
Kepingin sih … hanya memang agak susah diterapkan.
Jadi ingat, dulu ketika gunung galunggung meletus, saya masih tinggal di Bandung. Seminggu lebih kami sekeluarga menggunakan masker karena debunya … halah kok jadi OOT
on 4 December 2007 @ 7:17
pencegahan yg murah meriah, sopan, tp blm banyak diterapkan awam..
eh kalo masuk atm, masker dilepas ngga ya.. [disangka kriminal..]
on 4 December 2007 @ 9:24
yup… menarik mas. kalo di mesir, jarang banget lihat orang sakit batuk or pilek pake masker. musim2 pancaroba penyakit itu menular kemana2…. cape’ deh!
on 4 December 2007 @ 9:37
satu lagi mas, syukron dan sampein salamnya
on 4 December 2007 @ 10:53
maunya sih gitu, tapi efek sosialnya itu lho..
on 4 December 2007 @ 10:56
mampir![[[dnc]] [[dnc]]](http://rosyidi.com/smilies/yahoo_dance.gif)
on 4 December 2007 @ 11:44
PKL sampe 3 x?
on 4 December 2007 @ 12:37
wah karena belum lazim dipake disini jadinya masih agak aneh ya mas kalo batuk pilek pake masker hehehehe..
on 4 December 2007 @ 14:36
on 4 December 2007 @ 19:22
berbudaya hidup bersih gitu kali ya gam, supaya udara sekitar tidk tercemar
aku sendiri pakai masker saat dikantor meski tidak pilek. kadang alergi debu 
on 4 December 2007 @ 19:28
di Jakarta sudah banyak yg pake mas, terutama pengendara motor
on 5 December 2007 @ 10:39
nggak betah pake masker.Rasanya sesek aja gitu

Tp klo sakit flu, saat bersin sih, biasanya melengos biar gak nyemprot org
on 5 December 2007 @ 22:21
daripada pake masker mending izin sakit hehehe
on 5 December 2007 @ 23:49
Pake masker jadi agak susah bernafas, tapi memang besar manfaatnya untuk lingkungan terutama bila ada anak kecil di sekitar kita
on 6 December 2007 @ 14:54
judulnya apa nggak salah tuh..? “kekita sakit” atau “ketika sakit”?
on 7 December 2007 @ 0:41
hehe jadi inget taon kemaren, semua anggota keluarga pada sakit, kecuali sayah…ya terpaksa musti bolek balik ngelayanin mereka, keluar kamar, kata dokter mumpung gak sakit musti pake masker kalo masuk kedalam kamar, aduh ribet banget, 1 2 hari liez turutin..tapi lama kelamaan lupa/ males yah seminggu kemudian nyusul dech sakit
on 7 December 2007 @ 17:50
Saya pernah memposting dimilist dokter, anggota ada yang bilang saya “Paranoid”. Kan ga lucu yach kalau di Indonesia selain ada musim hujan dan kemarau, masak ada musim batuk pilek. Yang paling parah kalau kita tertular penyakit TBC. Saya pernah baca di koran tempo, daerah Jakarta Timur, penderita TBC terbesar di DKI Jakarta. Coba bayangkan jika musim batuk, berapa orang yang terkena TBC, dari 2 jadi 4 orang, kemudian 8 kemudian 10 dstnya.
on 7 December 2007 @ 18:00
hem, pendekatan yg cukup mujarab
btw kapan neh mampir ke tempat aLe
on 8 December 2007 @ 15:09
betul juga. meski kebiasaan itu bagi sebagian org dianggap nyentrik. perlu pendekatan juga. kl masih ga mau pake anggap aja katrok
on 8 December 2007 @ 19:13
hayah aku males pakai masker, walau kerja di tempat yg berdebu.
tapi habis mbaca artikel ini jadi mikir deh
suhun
on 10 December 2007 @ 10:59
Kayaknya harus siap mental ya, kita kan pasti diliatin orang…
Sebenernya aku mah dah punya masker serbaguna untuk nutupin hidung, yaitu ujung jilbab… hehe
on 11 December 2007 @ 0:25
sayangnya masyarakat kita belum sepenuhnya sadar akan pentingya kesehatan
on 12 December 2007 @ 2:53
hmm… sekarang lagi pilek neh, tapi gak ada masker
on 12 December 2007 @ 19:47
iya gw setuju dengan komentar nomor 5 ….
menggunakan masker di kehidupan sehari-hari aneh sekali..
on 16 December 2007 @ 8:37
Assalamu’alaikum
Agam ada cerita nih. Beberapa bulan yg lalu saya ikut kursus masak selama 6 hari. Pada hari kedua saya kena pilek, jadinya masuk kursus mengenakan masker. Ibu2 lain mulanya heran dan agak menjauh gitu karena saya pakai masker dan sering bolak balik ke kamar mandi cuci tangan.. Tetapi kemudian malah senang karena jadinya saya kan tidak menulari pilek ke mereka, juga makanan yang dikerjakan bersama2 jadi terjamin tidak mengandung penyakit saya. Hahaha..
(Berada di ruangan ber-AC hampir seharian selama 5 hari berturut2 alhamdulillah tidak menulari siapapun).
Oya Agam, usul gambar bagus yg ada di artikel tentang pakai masker itu dijadikan stiker lalu ditempelkan di angkot2 atau kendaraan umum atau dibagikan gratis dong.. Kalau memungkinkan, bekerja sama dengan BEM FKG (skrg namanya apa masih BEM, ya?) se-Indonesia dijadikan program pas orientasi mahasiswa baru atau gimana gitu daripada mengerjakan sesuatu yang kurang bermanfaat.
Senangnya, kalau semua orang di Indonesia mau sadar masker..
Thanks ya Agam.
Wassalamu’alaikum.
on 24 January 2008 @ 7:44
maunya pake masker, tapi orang2 dikelilingnya itu lohhhh
on 2 June 2008 @ 21:46
mampir apaan?
![[[dnc]] [[dnc]]](http://rosyidi.com/smilies/yahoo_dance.gif)
on 11 August 2008 @ 17:46
aku ingin anjurkan bagi pejalan kaki harus mengunakan maske. mungkin harus yang mecing donk, pakai masker yang bermerk maskr ,bisa dapatkan di glodok,daripada sakit,sakit itu mahal lho,bener ga?
on 11 October 2008 @ 8:08
Dimulai ketika cucu saya lahir dengan berat badan kurang, maka saya memutuskan siapapun yang menengok cucu saya, harus memakai masker.Kebiasaan itu berlanjut sampai sekarang, bila di rumah ada yang sakit pilek atau batuk, maka dia wajib memakai masker.
on 7 November 2008 @ 8:34
Punya poster untuk dipasang diarea produksi (garment) supaya mereka rajin memakai masker? Saya ingin memotivasi mereka agar lebih sehat.
on 5 May 2009 @ 20:22
sudah diproduksi blm maskernya???
on 3 January 2012 @ 13:46
Artikel yg bagus gan.. thank buat infonyah:)
on 25 January 2012 @ 11:37
nice,pake med plus ya….:D
on 11 April 2013 @ 19:16
Saya Ingin Lihat Semua Gambar Masker