Bencana, Azab atau cobaan
5,838 viewsBelum lama tsunami bencana alam tsunami berlalu, gempa bumi yang cukup dasyat menggemparkan Jogjakarta. Kedua bencana besar ini terjadi di dua daerah istimewa. Daerah Istimewa Aceh, serta Daerah Istimewa Jogjakarta. Sungguh merupakan bencana yang "Istimewa" yang sanggup menolehkan perihatian kita padanya. Ada apa sebenarnya bangsa Indonesia ini?
Selain dua bencana "Istimewa itu masih banyak bencana-bencana yang tak kalah dasyatnya. Sesaat setelh aceh, terjadi gempa di Nias, lalu gempa di Mataram, disusul oleh gempa di tanah papua, lalu gempa di Sulawesi, banjir di Kalimantan, banjir lumpur di Sidoarjo, kekeringan di berbagai tempat, lalu tsunami ke2 di Pangandaran, Gempa Minahasa Sulteng, Singaraja Bali, Nias2, tegal, dan masih banyak lagi.
Mengapa bencana demi bencana menimpa tanah air kita ini?
Sebagai orang berpendidikan dan bertakwa, sudah sepatutnya kita mengambil suatu pelajaran berharga dari kejadian ini. Selang beberapa saat setelah kedua bencana besar itu terjadi, berbondong-bondong para pejabat mendatangi daerah bencana. Apa yang dikatakan para pemimpin tersebut kepada rakyatnya yang terkena bencana? "Sabar, tabah, tawakal, dll" yang pada intinya menghimbau agar rakyat sabar dalam menghadapi bencana. Kalau kita kembali ke zaman khalifah Umar bin Khatab, yang juga merupakan sahabat Rasulullah SAW. Pada zaman tersebut juga pernah terjadi bencana gempa dasyat yang menimpa salah satu daerah yang dipimpinnya. Dan beliaupun juga mengunjungi daerah yang tertimpa gempa tersebut. Tetapi yang membuatnya sangat berbeda adalah perkataan yang dilontarkan beliau. Khalifah Umar berkata "Wahai rakyatku, dosa besar apa yang kalian lakukan sehingga Allah menimpakan azab seperti ini!". Sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa perkataan itu kasar, apalagi kepada orang yang tertimpa musibah. Tapi, Khalifah Umar berkata demikian bukan tanpa sebab musababnya. Umar lebih mengajak rakyatnya mengintrospeksi diri, dan inilah yang seharusnya kita lakukan. Dalam Al-Quran, Surat Hud ayat ke 109 yang berbunyi : "Dan Tuhan-mu sekali-kali tidak akan membinasakan negri-negri secara zalim, sedangkan penduduknya orang-orang yang berbuat KEBAIKAN". Lalu mari kita beralih ke Surat Al-Qasas ayat ke 59 disebutkan : "…..dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota, kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan KEZALIMAN".
Lalu dosa besar apa yang dilakukan masyarakat kota-kota Jogjakarta sehingga Allah menimpakan bencana gempa ini pada mereka? Yang paling kelihatan mencolok adalah Syirik (Menyekutukan Allah). Sebelum bencana Gempa Bumi terjadi, masyarakat Jogja melakukan ritual melarung kepala kerbau agar terhindar dari bencana letusan gunung merpi. Dan ini terjadi di banyak tempat di Indonesia, termasuk pada tanggal 24 Juli 2006 di Kediri, Jawa Timur bahkan berncana menjadikannya program tahunan untuk menghindarkan daerahnya dari bencana. Dan juga ritual-ritual lainnya yang tidak diajarkan oleh agama Islam yang sepertinya sudah menjadi tradisi bangsa ini.
Padahal Syirik merupaka dosa yang amat besar, bahkan sampai-sampai Allah akan menghapus semua amalan yang telah dilakukannya jika seseorang melakukan dosa Syirik
Seperti yang telah tertuang dalam Az-zumar (39) ayat yang ke 65, yang berbunyi sebagai berikut :
"…….."Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, orang yang melakukan dosa syirik, selain amalannya dihapus semua oleh Allah, dosanya tidak diampuni oleh Allah. Dalilnya bisa kita lihat dalam surat yang ke empat An-Nisa’ ayat yang ke 48 :
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah membuat dosa yang besar". Dan Syirik merupakan suatu KEZALIMAN yang besar, yang bisa anda lihat pada surat Luqman (31) ayat yang ke 13 : "Dan (ingatlah) ketika luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya:"Hei anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah nyata-nyata KEZALIMAN yang besar". Dan ini pas jika kita lihat lagi Surat Al-Qasas ayat ke 59 disebutkan : "…..dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota, kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan KEZALIMAN". Jadi jangan heran jika Allah menimpakan Azab pada penduduk Jogja yang telah berbuat kezaliman.
Lalu bagaimana dengan kota-kota lainnya? Dosa besar apa yang mereka lakukan? Jika kita bahas satu persatu, artikel ini akan berubah menjadi buku. Jadi mari kita cermati saja untuk untuk tahapan nasional, karena azab dengan banyaknya bencana di kota-kota negri Indonesia ini juga merupakan peringatan Allah pada bangsa Indonesia secara keseluruhan yang banyak bergelimpangan dosa. Dosa apa? Syirik? Korupsi? Sogok-Menyogok? Narkoba? Judi? Mabuk? Perzinaan? Dan mungkin masih banyak lagi dosa-dosa bangsa ini yang tidak mungkin disebutkan satu per satu. Marilah kita renungi bersama, dosa-dosa yang telah kita lakukan. Jangan sampai Allah menimpakan azabnya lagi. Apakah kita ingin di berikan azab secara langsung agar sadar? Semoga tidak. Dan semoga kita bisa mengambil pelajaran yang amat berharga dari bencana ini. Jika, kita mengaku sebagai seorang muslim, jangan sampai berbuat syirik, karena Syirik merupakan salah satu pembatal keislaman seseorang.
Dan Sebagai penutup marilah kita berdoa, seperti yang dibaca oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam; setiap malam sebelum merebahkan tubuhnya di peraduan:
Artinya: "Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kita makan, minum dan mencukupi kita, serta memberi kita tempat tinggal. Betapa banyak orang yang tidak mendapatkan yang mencukupi dia serta memberi dia tempat tinggal". [HR Muslim dari Anas bin Malik]
Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum muslimin (3X), hinakanlah kesyirikan dan kaum musyrikin, serta hancurkanlah musuh-musuh agama kami.
Ya Allah, ringankanlah musibah yang menimpa saudara-saudara kami di manapun mereka berada, kuatkanlah mereka wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah. Ya Allah, tenangkanlah rasa takut mereka, obatilah kelaparan dan dahaga mereka, tutupilah aurat mereka, karuniakanlah kepada mereka tempat tinggal yang baik, wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah.
Ya Allah, kembalikanlah kami dan mereka kepada-Mu dengan baik, berilah kami taufik untuk bertaubat kepada-Mu, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang beriman dan mengikuti rasul-Mu Shallallahu alaihi wa Sallam, juga karuniailah kami -wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah- taufik untuk mengerjakan hal-hal yang Engkau cintai dan ridhai, bantulah kami untuk melakukan kebaikan dan ketakwaan, janganlah Engkau jadikan kami bergantung kepada diri sendiri, meskipun hanya sekejap mata.
Ya Allah, ampunilah segala dosa kami, baik yang kecil maupun yang besar, yang terdahulu maupun yang akan datang, serta yang tersembunyi maupun yang terlihat. Ya Allah, sesungguhnya kami telah mendzalimi diri kami, jika Engkau tidak mengampuni dan mengasihi, niscaya kami akan menjadi orang-orang yang merugi.
Referensi :
Al-Quran
yang diterjemahan oleh Depag RI
Penerbit J-Art
Al-Manhaj
Penulis :
Agam Rosyidi
URL : http://rosyidi.com/bencana-azab-atau-cobaan/
- Apapun yang Terjadi Patut disyukuri
- Pemeriksa Pajak yang Jujur (bagian-2)
- Poligami, Sunnah atau Haram ?
- Sejarah Bangsa Israel
- Islam Melarang Bom Bunuh Diri
- Lain2
- Langganan
- Beli Stavolt atau UPS, Bonus Batu Bata
- About Me
- New Metode for FaceBook Hacking

Kirim ke Teman di Facebook










astaghfirullah
Amin ya Allah
kita seharusnya berfikir,mengapa allah SWT memberikan cobaan yang begitu besar kepada kita??? apakah kita pantas untuk menerimanya?? ataukah bencana itu setara dengan dosa-dosa yang telah kita perbuat???kita hanya mampu berfikir,dan allah yang mampu menjawabnya. kami keluarga besar BLADER community Banyumas.turut prihatin atas musibah yang telah memporak-porandakan Yogyakarta.semoga krban tewas dapat diampuni segala dosa-dosanya,dan diterima amal ibadahnya.dan untuk yang ditinggalkanpun dapat diberikan ketabahan.amien.
Mengapa akhir-akhir ini banyak bencana menimpa bangsa
Indonesia ?
———————————————————–
jawabanya: Banyak terjadi pembunuhan, pembakaran rumah ibadah, (non Muslim)perkosaan yang pernah berlaku Mei 1998
di Jakarta, orang tidak bebas beribadah (non muslim)dan dipersulit pembangunan rumah ibadah bagi non muslim.
Yang banyak terjadi perampokan dimana-mana, kejahatan merajalelah sudah sampai pada klimaknya yang banyak dilakukan oleh mayoritas muslim. dan bencana ini terjadi ditanah air dan menerima tampaknya yang terbesar kematian dan azab Alloh menimpa mayoritas islam yang menerimanya.
Penghinaan pada Isa Almasih (Isa anak Maryam) banyak dilakukan oleh mayoritas islam kutukan ini akan tetap menimpa keturunan Ismail yang mereka disebut ‘KELADAI-KELADI LIAR’.
Kalau membangun tempat untuk menjadi dukun santet dipermudah, tetapi untuk membangun rumah ibadah dipersulit.
dan banyak rumah ibadah non muslim di Situbundu dibakar oleh muslim. Dan tampaknya kutukan dan bencana ini tetap berlaku bagi perbuatan mereka untuk menerima kematian.
Menanggapi banyaknya nada-nada sumbang tentang keberadaan Everest Media. Ada pengalaman yang justru tidak masuk akal. Saya Ruli, tinggal di Serpong (BSD), 38 tahun. Karyawan salah satu Bank Swasta di Jakarta Barat. MOHON MAAF kalau tulisan ini bukan bermaksud membuat banyak pihak kecewa. Tepatnya di awal Februari 2008 lalu saya pernah menemukan masalah. Sore hari, laptop Toshiba saya tiba-tiba hang. Seperti biasanya saya segera matikan listriknya, lantas saya restart ulang. Biasanya mau lagi berjalan normal. Tetapi sekarang ini sepertinya lain, hanya tampilan ‘blue screen’ dengan tulisan bahasa aneh, agak sedikit bunyi aneh klak-kletek, dan saya pun tidak tahu artinya. Lantas saya copot hardisknya untuk di-copy ke PC, dengan memakai external case SATA ternyata sama saja & ada bunyi kletak-kletek.
Akhirnya saya membawa ke beberapa tempat recovery data di Harco Elektronik dan Mangga 2 Mall. Seperti biasa, saya menunggu beberapa hari. Tetapi saya tidak menegerti, ternyata mereka gagal menyelamatkan data saya dengan alasan bahwa kerusakannya adalah pada piringan/disk hardisk saya sudah parah (tergores). Saya pun mengambil harddisk SATA Seagate Momentus saya, dan mencoba merecover lagi ke beberapa tempat lain. Ternyata sama. Mereka gagal. Sama saja, terakhir saya coba ke Mall Ambasador, Sudirman Setiabudi, daerah Jakarta Barat juga, dan banyak tempat lain. Ternyata hasilnya sama saja. Padahal mereka juga mengaku-ngaku adalah master, ahlinya atau yang terbaik.
Entahlah saya hampir putus asa. Saya sudah bingung harus kemana lagi saya antar harddisk saya agar dapat diselamatkan data – data penting di dalamnya. Saya juga hampir putus asa. Akhirnya saya coba terus mencari di Internet, di salah satu situs iklan gratis tampa daftar, saya menemukan Everesta Media, situsnya http://www.everezta.com. Awalnya saya sempat ragu – ragu dengan sosok Everesta Media. Karena sebelumnya, saya sempat membaca beberapa tulisan-tulisan bernada sumbang tentang Everesta di situs http://www.mediakomsumen.com, dan juga di situs Logic hardware (http://harddisk.blog.co.uk/2008/04/18/tips-aamp-trik-4061645), yang bernada amat sinis terhadap Everesta Media (mungkin ditulis oleh pesaing mereka yang bermaksud menjatuhkan nama Everesta Media). Tetapi, saya coba untuk tidak mudah percaya langsung dengan tulisan mereka. Karena belum ada buktinya bagi saya! Ya. Coba-coba dululah siapa tahu lain apa yang banyak pihak propagandakan. Mungkin juga, sosok Everesta tidaklah seperti tulisan yang pernah saya baca. Awalnya. Saya coba -coba menelpon mereka.Ternyata mereka meminta saya mengantar harddisk saya ke tempat mereka di daerah Lenteng Agung arah Depok. Akan tetapi kalau diambil oleh mereka , akan dikenakan biaya, yaitu untuk biaya pengecekan dan transportasi, yaitu sebesar tujuh puluh lima ribu rupiah. Dari pada repot – repot pikir saya, karena juga saya juga agak sibuk waktu itu. Saya meminta mereka segera datang mengambil harddisk tersebut untuk direcover ke kantor saya. Saya pun harus bersabar lagi menunggu jawaban dari pihak mereka.
Keesokan harinya saya ditelpon pihak mereka / Everesta Media, walau sempat tidak percaya. Mereka memngabarkan kepada saya, bahwa harddisk SATA saya dapat diselamatkan mereka, karena belum sempat dibongkar dalamnya. Katanya keberhasilan recovery data minimal 80% bukan 100%, juga waktunya agak lama minimal satu minggu, alasannya bahwa kerusakan harddisk saya tergolong sangat parah secara fisik (katanya ada sudah bunyi, head bacanya rusak, tidak terdetek BIOS lagi dan sudah banyak “bad sector area”). Mereka mengajukan biaya recovery data sebesar 5 juta rupiah. Jumlah yang sangat mengejutkan saya. Alangkah kagetnya saya! mahal sekali! Mahal sekali mas!!!! Padahal tidak seperti di tempat – tempat lain yang pernah saya tanya, jauh lebih murah! Karena mahalnya saya bingung sekali, sempat saya akan membatalkan saja. Saya curiga juga takut ditipu oleh mereka. Apalagi saya ingat artikel yang seperti yang pernah saya baca di http://www.mediakonsumen.com dan punya bung Logic hardware ini.karena terus penasaran, saya coba lagi tawar harganya agar dapat lebih murah. “Jangan mahal-mahal bah…..!” Entahlah, mereka tetap keras kepala… Tetap saja, mereka (pihak Everesta Media (http://www.everezta.com) tidak mau agar biayanya lebih murah. Karena terpaksa juga pasrah, mau tidak maulah! harus kemana lagi saya coba merecover data saya dengan harga jauh lebih murah, Sementara mereka belum tentu menjamin sanggup! Sebagaian besar mereka telah menyerah tak sanggup/ gagal. Akhirnya dengan terpaksa, saya menyetujui juga dengan biaya 5 juta rupiah secara tunai. Asalkan data-data saya benar – benar telah berhasil diselamatkan! Itu janji saya pada pihak Everesta Media.
Bingung dan mencurigakan juga cara kerja Everesta Media seperti apa. Terpaksa harus menunggu lebih seminggu, akhirnya setelah 8 hari, mereka (pihak Everesta Media) tiba-tiba menelpon lagi kepada saya, memberitahukan bahwa sudah selesai semua data saya diselamatkan, diminta saya segera membuka e-mail saya, karena laporan datanya sudah dikirim. Segera saya cek e-mail saya, ternyata benar data saya sudah ada semua. Kesesokan harinya, mereka akan antar data-datanya ke kantor saya siang hari. Diminta juga, saya segera menyiapkan pembayarannya secara tunai 5 juta rupiah. Saya tidak mau rugi dong, saya harus cek lagi lebih detail apakah benar – benar data saya sudah ada. Saya mencoba mengingat satu – persatu data – data penting saya, yang sebagian besar saya sudah tak ingat lagi satu persatu. Ternyata benar! Aneh sangat tidak dapat dipercaya! mereka telah berhasil menyelamatkan data-data saya! Percaya tidak percaya! walaupun banyak nada sumbang tentang Everesta ! Tak terkecuali photo-photo anak saya waktu lahir dulu. Hebat juga Everesta Media, walaupun biaya recovery datanya cukup mahal, tidak percaya dan tak mungkin! tidak seperti di tempat-tempat lain yang pernah saya tanya. Walaupun, saya agak curiga takut ditipu. Sebenarnya jujur dalam hati kecil saya, sudah cukup puas dengan harga 5 juta rupiah. Bagi saya saat ini. Sangat tidak penting seperti apa tempat Everesta Media, siapa – siapa saja yang anggotanya, bagaimana cara kerja mereka, dan berapakah personil dari Everesta Media itu?! Justru yang terpenting bagi saya Everesta Media adalah lebih dan memiliki nilai tambah dari dari yang lain! Karena terbukti telah berhasil menyelamatkan data-data penting saya, bahkan yang sudah lama dihapus sekalipun. Sementara di tempat lain sudah gagal / menyerah. Ruli, Serpong (8-1). Percaya atau tidak semuanya! terserah anda! saya hanya menuliskan saja. Semoga berguna.Wassalam.
brengsek lo,,,,,, jangan sok banggain agama lo sendiri!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
islam tuh agama brengsek,,, gua sumpahin kata2 alkitab trentang perang di palestina lawan israel segera terwujud!
mka ahirnya Yesus telah mengacungkan tangannya untuk melawan Filistin(palestina),, dan menghancurkannya karna dosa telah menentang ajaran Yesus.
Lagi-lagi bencana dan kematian menimpa keturunan Ismail islam di situ Gintung, tidak pernah habisnya azab dan kutukan Allah pada keturunan Ismail islam di Indonesia….
Karena Opa dosa perbuatan yang diperbuat bangsa ini, Alloh murka akan keturunan Ismail islam di Indonesia.
AZAB AKAN SENANTIASA MELANDA BANGSA INI HINGGA PERADABAN BARU TIBA…..KARENA ZAMAN AKAN BERUBAH….. ketahuilah bahwa kerajaan ALLAH akan turun di bumi indonesia…