Dalam dunia keamanan komputer, hacker merupakan seseorang yang berkutit di dunia kemanan komputer, mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat. Biasanya istilah hacker identik dengan konotasi negatif, yaitu black-hat hacker (hacker kriminal, mereka yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa ijin, umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut). Agar pengertiannya tidak ambigue, maka biasanya black-hat hacker disebut dengan cracker.
Sedangkan hacker secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black-hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya.
Mudahnya kita analogikan seperti artikel saya sebelumnya, Ahli Kunci. Ahli kunci yang tidak professional bisa dengan mudah beralih profesi menjadi pencuri. Begitu pula Hacker jika tidak tidak professional bisa dengan mudah beralih profesi menjadi cracker.
Karena itu mulai sekarang mari lah kita bedakan antara Hacker dan Cracker dengan baik. Hacker dan Cracker sudah berbeda jauh artinya. Apalagi dengan Blogger, yang tidak ada sangkut pautnya dengan Hacker dan Cracker sama sekali.
Perbedaan penggunaan kata-kata ini memang terlihat remeh. Namun gara2 perbedaan ini, dunia maya sempat gempar. Terkait dengan ucapan seorang pakar telematika “Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu…,”. Sejatinya Blogger dan Hacker bukanlah penyerang sistem komputer manapun. Sungguh sangat disayangkan blogger seperti rosyidi.com, riyogarta.com, menteri perumahan rakyat Yusuf Ansyari, dll disamakan dengan cracker. Memang sih ada yg merangkap profesi, namun itu hanya sebagian kecil. Sama halnya manusia memang ada yg pencuri, tapi bukan berarti semua manusia itu pencuri. Karena itu kami sangat berharap kepada seluruh pakar IT agar dapat mengedukasi masyarakat dengan benar. Sehubungan dengan itu Riyogarta selaku perwakilan dari blogger Indonesia ingin mengajak salah satu pakar IT, Roy Suryo berdialog agar tidak lagi timbul pengkambing hitaman kepada para blogger dan hacker. Acara dialog akan dilaksanakan pada Jum’at 11 April 2008, pukul 13.00 7.00-9.00 WIB (pendaftaran) di Universitas Budi Luhur, Jakarta. Untuk mengetahui lebih jelasnya silakan mendownload undangannya. klik disini untuk mendownload undangannya.
Penulis : Agam Rosyidi
URL : http://rosyidi.com/beda-hacker-dan-cracker/
Referensi :
- Wikipedia
- RomiSatriaWahono
- Riyogarta
Related Posts
25 Comments to “Beda Hacker dan Cracker”
Leave a Reply
Jika ingin berlangganan artikel2 terbaru dari rosyidi.com klik disini


April 4th, 2008 at 16:48
Hi Roy™
eh ngomongin dia kan?
April 4th, 2008 at 17:08
Hm… ya ya ya… jadi hacker itu sebenernya baik toh… **bodoh mode on!!**
April 4th, 2008 at 22:36
semoga si rs tercerahkan… pakar telematika masa gak tau bedanya blogger sama hacker sama cracker ya? keterlaluan
April 4th, 2008 at 23:56
terima kasih bloger
selama saya surf lebih banyak hal positip saya dapat dari membuka banyak blog
maka bila betul akan ada dialog dengan “pak pakar” walau telah banyak menyakiti mohon jangan disudutkan, karena komentar “pak pakar” + kiriman sms sudah menjadi hukuman bagi dirinya sendiri
dan bloger bisa melihat kapasitasnya “pak pakar”
saat kita mengakses dunia maya memang kita akan meninggalkan jejak yang bisa mengarahkan pada identitas kita, apalagi bila ada korelasi dengan beberapa alamat yang jelas (makanya “akyu” belum sign in yahoo) banyak yang tahu ini koq, bukan “pak pakar” doang…
April 5th, 2008 at 7:30
Biasalah si kau-tahu-siapa, yang penting masuk media.. entah benar atau tidak, yang penting nongol.. Hati-hati lho gam, jangan sampai postingan sampean menyakiti seseorang.. Baca detikinet deh..

April 5th, 2008 at 8:07
“Sungguh sangat disayangkan blogger seperti rosyidi.com, riyogarta.com, menteri perumahan rakyat Yusuf Ansyari, dl”
Untung gw gak masuk
April 5th, 2008 at 9:13
duuh, itu keselip omong ato emang dia gak tau bedanya hacker ama cracker? dasar!!!
April 5th, 2008 at 9:48
si roy suryo perlu baca ini nih, biar ga asal
April 5th, 2008 at 11:35
Juwono Sudarsono, Yusril Ihza Mahendra, Dian Sastrowardoyo, Wulan Guritno. Saya nggak bisa membayangkan bila mereka disebut sebagai hacker.
April 5th, 2008 at 20:46
Hehehe, sayang pakar kita tidak membaca terlebih dahulu mengenai hal ini sebelum mengeluarkan pernyataan.
**atau jangan-jangan gara-gara blogger Rosyidi telat menulis posting ini**
April 5th, 2008 at 23:18
mudah2 han dengan semakin ramenya untuk meluruskan perkataan dr Rs tsb dia bisa intrupeksi diri, dn berfikir lebih luas lagi ….
kebetulan masalah ini sudah rame bahkan ada yg brani berargument denga rs langsung… bisa di kunjungi di ronys.info
sorry kalo spam bisa di delete prend,,
April 5th, 2008 at 23:19
Om Roy dah tau kok perbedaannya
, Karena itu, kata dia, kini saatnya para blogger membantu pemerintah dan Polri untuk mengatasi perbuatan para cracker yang merugikan tersebut. 
Nelan ludah sendiri
(eh … tolong, lidah ku ga balik lagi)
April 5th, 2008 at 23:31
Sorry link di atas ga berfungsi dengan baik :”> (maklum masih blajar, campur napsu kalo ngomongin TAS [Tunggu Aksi Saya]) , penyataan nya om roy ada disini neh
April 6th, 2008 at 13:02
saya sedih bila baca suara merdeka hari ini
bila roy suryo dosen mestinya mengulas sesuatu hanya pada hal yang dipakarinya
perilaku pemakai jasa nirkabel baik internet, hp atau stasiun radio gelap bukan bidangnya
mestinya ada study atau pengamatan yang jelas bila ingin menyatakan sesuatu
coba RS luangkan waktu baca koran, jadi tidak hanya mengacu data 2002, tidak dilihat bahwa kejahatan elektronik juga dilakukan orang asing di indonesia (pemalsuan kredit card)
Roy mestinya konsiten saja dibidang deface, karena ngertinya cuma ini, atau belajar lagi masalah sosial
April 6th, 2008 at 14:08
edaaaaaaaaaaaaaannnnnnn…
terima kasih mas sudah mengunjungi blog saya…
saya tersanjung banget nih. itu beneran mas udah ratusan ribu orang begitu? kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnn
doakan saya bisa mengikuti jejak mas rosyidi ya….
April 7th, 2008 at 10:48
setuju….
bloger dan hacker memang mempunyai pengertian yang berbeda jauh.
April 9th, 2008 at 10:19
klo saya bukan hacker atau cracker, tapi viewer.
eh ga ada yang nanya ya
April 9th, 2008 at 14:54
saya bukan keduanya, saya hanya blogger
April 10th, 2008 at 5:20
Dulunya saya ini mantan hacker n sekarang blogger, mungkin saya yang dicari ma Om Roy kali ya
April 10th, 2008 at 15:13
si om “pakar” kali tau bedanya cuma ..m..m. ya.. maklumin aja orang tua klo ngomong suka salah maklum faktor usia
*bergaya sok arif*
April 10th, 2008 at 15:31
satu lagi mas.. sekedar kasih saran seandainya si om “pakar” mau buat blog gimana klo namanya “www.roy_suryo.go.blog” bagus kali ya..
*cuma kita yg tau loh*
April 10th, 2008 at 15:31
lalu gmn nasib para cracker kan kita bisa dapat software gratis dari mereka
April 10th, 2008 at 15:32
satu lagi mas.. sekedar kasih saran seandainya si om “pakar” mau buat blog gimana klo namanya “www.roy_suryo.go.blog” bagus kali ya..
*cuma kita yg tau loh (jangan bilang2 ya)*
April 10th, 2008 at 15:51
*baca komen asep*
Ada-ada aja. Hahaha…
April 11th, 2008 at 19:21
Wah keren pak pendefinisiannya ..
btw mampir dong ..