Api Lapindo
Empat hari yang lalu, tanggal 21 dan 22 Juli 2007, BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) mengadakan baksos (Bakti Sosial) korban luapan lumpur panas Lapindo. Dan beberapa mahasiswa FKU dan FKG UNAIR turut serta didalamnya, termasuk saya. Meskipun tidak sempat melihat kawasan wisata lumpur, tapi saya sudah cukup puas dengan membeli VCD yang dijual oleh warga porong. Lalu saya ingat request yang diajukan ?bunda tentang api lapindo yang berlafalkan Allah dalam bahasa Arab. Meskipun foto ini sudah lama beredar, tapi tidak ada salahnya kalau baru sekarang saya mencoba sedikit menganalisa foto tersebut.

Gambar 1 : Jilatan api berlafal Allah dalam huruf Arab yang tersebar di dunia maya
Karena foto diatas bukan dalam ukuran yang sesungguhnya, maka agak sulit menganalisanya. Apakah ini benar2 asli atau hanya rekayasa Software sebangsa Photoshop. Kalau ada yang punya file aslinya (dari foto digital), dengan sebuah software saya bisa mendeteksi keasliannya dalam hitungan detik. Namun, karena tidak ada foto aslinya dan saya juga bukan pakar fotografi, saya coba cara orang awam, membandingkan secara kasat mata.
Mari kita bandingkan foto tersebut dng hasil rekaman video amatir dalam VCD yang saya beli berikut ini :

Gambar 2 : Jilatan api berlafal Allah hasil screen capture Agam dari VCD.
Pada detik ke 52.

Gambar 3 : Jilatan api tampak dari kejauhan.
Hasil screen capture Agam dari VCD juga.
Terdapat beberapa kejanggalan pada gambar 1, yaitu :
- Api tersebut berasal dari ledakkan pipa gas pertamina yang berada yang posisinya berada di tanggul (tanah). Namun coba amati dasar dari api. Pada gambar pertama tampak dasar apinya berupa cairan (lumpur), sangat terlihat semacam gelombang air disana. Sedangkan gambar yang asli (2&3) tampak dasarnya adalah tanah, yang rata tanpa gelombang.
- Perhatikan bayangannya. Gambar 1 apinya tidak tinggi, dan bayangannyapun pendek. Coba bandingkan dengan hasil screen capture rekaman video yang asli pada gambar 3. Seharusnya api tersebut tingginya sekitar 1 km.
- Lalu bagaimana bisa gambar 1 memiliki bayangan identik di dalam air? Menggunakan software Photoshop hal ini sangat mudah. Ada plugin yang tinggal klik langsung jadi. Saya pernah mencoba membuatnya ketika mengisi pelatihan Photoshop pada acara Press of Dentistry di FKG UNAIR.

Kejernihan air, dan seberapa jelas bayangan yang kita inginkan semuanya bisa diatur dengan mudah melaui plugin tersebut.
Pada gambar mobil itu, saya kebetulan menggunakan bayangan yang tidak seberapa jelas, dan air yang cukup jernih. Dengan menggunakan plugin tersebut kita juga bisa mengatur, pencahayaannya sehingga sangat memungkinkan untuk membuat bayangan di air dalam suasana malam hari. - Lumpur pada gambar 1 lebih jernih ketimbang gambar 3. Seharusnya ada lumpur yang mengeras yang tampak seperti batu pada gambar 3.
- Detikcom menyatakan :
Kepastian bahwa foto jilatan api membentuk lafal Allah ini asli datang dari juru bicara Timnas Rudi Novrianto. “Kita jamin keasliannya, kita juga punya foto sebelum dan sesudahnya,” kata Rudi saat dihubungi detikcom, Kamis (14/12/2006).
Namun mengapa yang dipublikasikan hanya satu foto? Mana foto sebelum dan sesudahnya? Satu foto itu saja hasil triming /cropping (pemotongan). - Dalam beritanya yang lain detikcom menyebutkan bahwa :
Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa.
Mengapa dirahasiakan? Bukankah akan menambah tanda tanya????
Sehingga terkesan ditutup-tutupi. Seharusnya sang fotografer, TimNas, dan Detikcom tidak menutup2i berita ini. Jika ingin mempublikasikannya alangkah baiknya jika publikasi sebenar2nya. Publikasikan semuanya, foto sebelum, sesudah, nama fotografernya, lokasi pengambilannya, dll. Karena jika tidak, maka keasliannya bisa sangat diragukan. Apalagi dengan mempublikasikan gambar hasil triming, bukan dalam resolusi sesungguhnya.Ini hanya ulasan dari orang awam. Dan manusia tidak luput dari kesalahan. Bisa saja ulasan saya ini keliru.
Wa?allahua?lam bishowab.
Kita kembali ke baksos. BSMI kali ini memilih lokasi di tempat pengungsian korban lumpur lapindo, Pasar Baru Porong. Sebelumnya saya mengira, kalau pasar tersebut kumuh karena kebanyakan pasar tradisional identik dengan becek, kotor, dan bau. Ternyata dugaan saya tidak benar sama sekali. Pasar baru itu belum difungsikan, jadi suasananya benar2 baru. Bersih sekali. Kamar mandinya mungkin bisa dibilang lebih bersih ketimbang kamar mandi di Mall2 Surabaya. Tidak ada bau pesing sama sekali. Jadi, menurut saya pribadi pasar porong cukup layak dijadikan camp pengungsian. Kondisinya mungkin masih lebih baik ketimbang pengungsi lainnya seperti di Aceh, Jogja, dll, yang hanya beratapkan tenda.
Disana, masing-masing keluarga menempati satu kios. Namun ada satu kios yang menarik, karena terpasang TV kabel Indovision. Ditengah2 pengungsian lumpur lapindo, ternyata masih ada juga yang menikmati layanan TV berbayar ini. Dan didepan kios itulah kami melaksanakan baksos pengobatan umum, gigi dan spesialis gratis.
Selain itu beberapa artis ikut meramaikannya, seperti Samson, Ria Enes besarta Susan, dll. Antusias warga cukup terasa dengan banyaknya warga yang ingin berobat. Mungkin mereka memanfaatkan momen “mumpung gratis” ini. Jadi meskipun terkadang tidak ada keluhan atau bahkan tidak sakit mereka ingin memeriksakan diri walaupun hanya sekedar mengecek tekanan darah. Selain itu ada pula penyuluhan kesehatan. Agar walaupun dalam kondisi pengungsian, mereka tetap memperhatikan kebersihan dan kesehatan tubuh.
Penulis :
Agam Rosyidi
URL :
http://rosyidi.com/api-lapindo
Referensi :
VCD Tragedi Luapan Lumpur Panas liputan team Independent Elang Merah
- No related posts
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.









on 25 July 2007 @ 22:41
mungkin dilihat dari viewpoint yang berbeda.
jadinya beda, lagipula efek kaca bisa membuat mata tampil beda, ingat fatamorgana.
Lagipula kau tulis ditampilkan dari jarak pendek dan jauh kan?
Wallahu alam
on 25 July 2007 @ 22:47
Jadi kesimpulannya asli apa palsu mas? :-?
on 25 July 2007 @ 22:49
sip keren analisanya
on 25 July 2007 @ 23:44
Kalo gak salah fotografer tersebut namanya Samuel siapalah-namanya.. Memakai digital camera Sony. Oh iya gam, itu buka trimming tapi cropping.
Eh, ternyata sampeyan calon dentist to.. Sayang di Indonesia orang yang sadar kesehatan gigi sangat minim, termasuk aku juga :p. Kalo di netherland sono dentist dan lawyer dijamin makmur..
on 26 July 2007 @ 0:32
aLe percaya kamu™ Gam,
pertama : melihat berbagai analisa kamu™
kedua : mendengar statement Pemateri seminar hacking di STIKI Malang kemarin tentang Detik yg selama ini menurut dia (pemateri) beritanya kurang terseleksi secara bagus dan kurang mendidik, apalagi berita2 Detik.com tentang dunia Hacking, menurut dia bnyk yg kurang tepat. jika di ambil kesimpulan dr pemateri tersebut melihat Detik.com, beritanya masih bnyk di pertanyakan utk sbagian komunitas yg ‘berfikir cerdas’. kayaknya mnrt aLe juga mereka lebih ke provit, yg pnting duit.
So klo di hubungkan :
dgn di perkuat dgn analisamu, berita dr Detik itu perlu ‘di pertanyakan’
on 26 July 2007 @ 0:39
yg baksos ampe lupa :P
wah ada Samson ama Susan juga, ketemu artis donk Gam :D
hehe.. iya tuh yg pake indovision lucu juga, ato mgkn dia orang Kaya kali ya dulu, jd msh ada tabungan.
on 26 July 2007 @ 2:23
Detikcom memang lebih mengejar cepatnya berita daripada mengecek kevalidan sanad dan matan dari berita tersebut.. :D
on 26 July 2007 @ 2:26
IPku kok pindah ke US.. sebentar cek dulu.. hehehehe. pake tunnel US sih.. :) :) :)
on 26 July 2007 @ 9:43
Analisis yang bagus disertai bukti-bukti authentic dan fakta, memperjelas sekaligus memperkuat alasan jika memang foto itu palsu
on 26 July 2007 @ 12:43
kok tiba2 ada gambar mobil hammer? :-?
on 26 July 2007 @ 17:04
hmmm… aku udah pernah melihat gambar ini sebelumnya di Internet dulu banget. dan gak ada hubungannya dengan lapindo deh kayaknya waktu itu. jadi intinya emang ini belum tentu berita betul yah…. hoax lagi.. hoax lagi… [-(
on 26 July 2007 @ 17:31
analisa yang bagus mas… aku kemarin mulai daftar, mbayar sampe konfirmasi dari aku dan akhirnya di aktifkan domain http://ariopunya.web.id memakan waktu lebih dari 18 hari…
Aduh capek deh mas….:d
on 26 July 2007 @ 22:31
Jadi Palsu, wah kok tega sih ngibulin orang, pantesan gambarnya kok rapih banget dan jelas yah….:-w
wassalam,
mbak diah
on 27 July 2007 @ 10:07
Nice analysis Agam ! :)>-
Kapan ada baksos lagi ? Gw sakit gigi tapi ga ada duwit :((
*pelit*
on 27 July 2007 @ 11:50
Lapindo – lapindo….
//bingung mo komen apa, keasyikan baca
on 27 July 2007 @ 12:10
bagus bgt analisanya :)>-
btw, yang lg meriksa gigi itu agam? kok gelap potonya :)
on 27 July 2007 @ 13:43
wah baksos neh, keg yang mengasyikkan :)>-
on 28 July 2007 @ 2:35
yah harusnya jujur aja jadi bawa kesan buruk deh
on 28 July 2007 @ 12:22
Bikin foto palsu tujuannya apa ya ?
on 28 July 2007 @ 12:27
emang mata kamu jeli juga yah, kebanyakan ngliatan poto asli ama palsu, make potosop apa nggak, pantesnya kmu jadi ahli potomatika, saingan ama om roy :d
on 28 July 2007 @ 12:33
thanks atas infornya…saya manut aja, abisnya buta banget masalah fotografi
on 28 July 2007 @ 12:55
Tolong ada kabar untuk links ini?
http://www.hajiumroh.com/galeri_foto/Batu.jpg
Kebenarannya?
Mas Agam bisa analisa?
on 28 July 2007 @ 15:47
Jadi teringat yang dulu2 (tragedi Lapindo). Bikin sedih mengingat aQ ndiri orang Sidoarjo…
on 28 July 2007 @ 18:32
saya dapet kiriman gambar itu juga tapi udah lama banget ngga inget kapan, waktu itu saya sempet terlintar jangan-jangan cuma rekayasa taunya rekayasa ya :d
on 29 July 2007 @ 2:51
Assalamu’alaikum…
Duuuh…. Senengnya! Pertanyaan saya dijawab via postingan. Terima kasih bangettt! Jadi tersanjung :) Ternyata, benar dugaan saya. Bahwa foto itu hasil rekayasa. Sekali lagi terima kasih, dan semoga sukses di dunia nyata, dunia maya, dan akhirat. Amieen..
Maaf baru bisa tengok ke blogspot. Soalnya lebih sering “nongkrong” di multiply. Btw, Agam ada MP kah? Invite mbak yaa. http://www.bundaelly.multiply.com
Terima kasih,
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
on 29 July 2007 @ 19:00
mas, hosting di mana sih?
aku buka blognya pake keringetaaan… :(
tulisannya bagus. coba yg di vcd itu di upload ke yutup. jadi aku yg di luar bisa liat juga gimana kejadiannya.
on 29 July 2007 @ 22:16
jadi bisa di pastikan itu gambar hasil rekayasa ya :-?
on 30 July 2007 @ 0:55
setuju dg Didats, dari sini saya sampe ketiduran load blognya.. :D
Kadang saya sampe pake fasilitas cache-nya google sekedar ingin baca artikel sampeyan..
on 31 July 2007 @ 14:07
selama tidak ada bukti yang lebih kuat selain dari foto tsb, boleh dinyatakan foto itu PALSU, apa lagi sampe di tutup2i siapa fotografernya. Pasalnya, kini foto tidak bisa dijadikan alat bukti sangat rentan dgn rekayasa. Jangan kan foto, film (movie) pun sangat mudah untuk direkayasa… salut buat Agam,,, cerahkan terus bangsa ini bung!!!
on 31 July 2007 @ 18:53
kalaupun benar itu lafal Allah, terus kenapa? hehe…
on 1 August 2007 @ 10:56
Kyaaaaaaaaaaa ajarin manipulasi photo pake photoshop dunk :d
on 1 August 2007 @ 17:32
saya pikir itu juga awalnya bo’ ongan
on 2 August 2007 @ 15:12
yang perlu diperhatikan…
1. kamera yang digunakan untuk memotret. Gambar seperti pada foto itu kemungkinan bisa diambil dengan kamera digital yang bagus.
on 2 August 2007 @ 18:37
malah baru ngerti :d:d
on 3 August 2007 @ 11:41
Hmmm… nice analysis.
aku salah satu blogger (gratisan, hehe..) yg memuat foto ini di blog. tapi bukan dalam rangka membahas lapindo, melainkan jadi salah satu pic di album foto2 tentang “Allah is Everywhere”.
Aku gak bermaksud membantah analisismu. Siapapun punya hak bersuara dan mengungkapkan pendapat. Apalagi jika punya ilmunya (dalam hal ini, fotografi dan grafis). Dan, yang namanya kebenaran tetap harus diungkapkan toh? yang penting, keyakinan kepada Dia gak berkurang. klo aku menyikapi gambar seperti ini, cuma senyum aja dan berkomentar, “Bagus. Allah memang ada, dan ada di mana-mana. tanpa gambar begini2 pun aku tetep yakin kok, Allah ada.” tapi gak pernah mikir, “nah lho, Allah menegur kita. atau khususnya, menegur lapindo..” hehe.. that’d be absurd, right?
anyway, again, nice analysis..
on 3 August 2007 @ 16:10
waaaaaaawwwwww great..
on 7 August 2007 @ 19:04
Saya juga setuju mas, kita ga perlu berbohong hanya untuk menunjukkan tanda-tanda kekuasaan Allah. Toh, tanda-tanda kekuasaan Allah yang lain juga banyak. Tanpa perlu kita rekayasa.
on 14 August 2007 @ 0:31
Setuju tuch. Bener enggak ya foto itu yang penting kita tetap yakin dan percaya dengan Allah SWT. Sukes
on 14 August 2007 @ 20:16
tulisan bagus.. wah kalau nanti roy suryo baca ini.. heboh deh
on 20 August 2007 @ 20:03
Kalo memang analisa mas Agam benar, nah ini dia cara baru membodohi umat Islam, seperti juga foto batu yang terbang yang katanya bekas pijakan malaikat. Juga dulu ada Hoax yang menghubung-hubungkan peristiwa WTC dengan Surat At-Taubah ayat 109. Sekilas seperti menunjukkan besarnya kekuasaan Allah, tapi pasti ada maksud busuk di balik itu!! waspadalah-waspadalah!!
on 21 August 2007 @ 14:20
saudara agam yang terhormat..tambah keren aja nih blognya..makanya kok jarang keliatan nongol dikampus..eh ndak taunya “ngeleng” ngurusin pindahan ya..btw…nice analysis..tambah tajam aja kemampuan analisismu…berbakat jadi detektif nih..tapi efeknya kok jadi tambah parah bakat “ngeyelmu”..hehehe..
on 23 August 2007 @ 3:57
waaah palsuuu yaaa
on 23 August 2007 @ 8:44
Sok, mangga wae lah, kalo kalian smua punya interpretasi masing2 tntng gambar tsbut. Sya cuma mw mengingatkan, bhwa ada hal yg jauh lebih penting dri skedar sibuk memperdebatkan kejadian yg kta tdk mengetahuinya, mlainkan persankaan masing2, dan pun tdak ada keuntungannya bg kta mlainkan berpotensi menimbulkan konflik dikalangan umat. petanyaan besarnya, memang sudah merasakah kta, hidup benar dimata ALLAH? itu kan hal yg lebih esensial dan yg lbih fatal akibatnya dalm menyebabkan keuntungan maupun kerugian bg diri kita masing2? :>
on 23 August 2007 @ 8:50
Sok, mangga wae lah, kalo kalian smua punya interpretasi masing2 tntng gambar tsbut. Sya cuma mw mengingatkan, bhwa ada hal yg jauh lebih penting dri skedar sibuk memperdebatkan kejadian yg kta tdk mengetahuinya, mlainkan persankaan masing2, dan pun tdak ada keuntungannya bg kta mlainkan berpotensi menimbulkan konflik dikalangan umat. simpel aj, petanyaan besarnya, memang sudah merasakah kta, hidup benar dimata ALLAH? itu kan hal yg lebih esensial dan yg lbih fatal akibatnya dalm menyebabkan keuntungan maupun kerugian bg diri kita masing2? :>
on 28 August 2007 @ 19:30
[...] [...] palsu, karena kobaran api di lumpurnya aneh….Setelah saya teliti seperti apa yang dibilang di rosyidi.com Iya juga yak….Kok banyak yang bisa ketipu yak…Kan seharusnya apinya gak begitu [...] [...]
on 1 September 2007 @ 6:00
wah Roffi jangan sebut 2x roy suryo dong,
jangan2x ilmunya malah belum dapet ngebetnya dia ??
hehehe… (becanda mas roy)
tapi…. saya yakin itu asli ah…
cuma diperjelas saja sedikit bentuk lafaz nya…
(sedikit di gelapin)…….
kalo bicara soal trick,
ya jelas lah trick begitu ada di photoshop
bahkan untuk menyempurnakan gambar pori2x wajah manusiapun,
photoshop bisa di optimalkan……………..
mengenai gambar Lafaz Allah tersebut jelaslah pasti sedikit diberi sentuhan,
soalnya kalo di sajikan dalam bentuk mentahnya pasti orang langsung bilang :
“gambar apa tuh… gak mirip ach.. …. ”
ini bicara penyajian dengan sentuhan seni Pak…
nah sedikit di’adjust’ warnanya kan keluar tuh yang dimaksud (’pesannya’)….
gak apa dong saya gak sepaham …
(saya yakin anda berani bicara, pasti sudah siap2x nerima kritik’s)
dan sangat benar kita tidak mesti berbohong untuk mempertahankan Islam dan mengakui kebesaran Allah SWT
Saya berharap, kita pemuda Islam tidak justru berbondong2x (seperti mau) meragukan keesaan-Nya………. … uuups, mungkin tidak secara langsung, namun jelas bila kita tidak cermat dan tidak berhati2x mempergunakan kecerdasan, kepintaran dan intelektualitas kita…….
hmmm renungin sendiri deh hasilnya…………
bicara jelas mudah, mencari fakta di internet 30 menit sudah seabreg…
semuanya akan kita peras (sampai kering dan mungkin sampe keriting)
dengan logika dan kemampuan berfikir kita….
pada dasarnya gak seberapa…..
dan sementara memang ‘banyak’ yang menunggu Anda berbicara seperti ini…. hmm mereka tertawa melihat Anda….
membuat efek air pada photo hammer diatas sangat2x mudah,
namun bagi saya (pribadi) tidak sedikitpun gambar tersebut bisa menjadi
pembanding dari foto yang dimaksud……… terutama contoh anda
tidak mewakili atau tidak memperhitungkan efek cahaya ledakan atau api yang dasyat itu di kegelapan malam….
pada si Hammer di atas Anda baru “sempat” menjabarkan tentang bayangan air, bagaimana dengan bias sinar api itu ? dan ingat coba berikan contoh pada malam hari…. dan di mainkan warnanya sehingga lebih tajam……..
(hasilnya justru malah anda bilang ‘menipu’)
kalo menurut saya …………… (juga tergantung skill Anda)
hasilnya akan menyerupai gambar di (paling) atas……….
pernah liat aspal di siang bolong ???
seperti air bukan ??
bisa saja toh seperti itu ??
gambar lafaz Allah itu sekedar untuk menegur kita
apakah kita masih benar2x mengingat-Nya,
bukan sebaliknya justru berbondong2x meragukan-Nya….
(ah,.,, klasik)
detailnya ; menurut saya tendensi analisa Mas Agam tidak diperjelas endingnya….
kearah mana dan mau membawa kemana, atau ada yang “dibawa” ??
itu bukan kritis, tapi memblingerkan orang yang gak tahu…. jadi makin
gak mau tau…. hehehehehe
gak apa dong saya sedikit menjadi api di tengah dayu2x list comment Anda
hingga hanya proses “mempercantik” foto Anda simpulkan sebagai perbuatan berbohong :
… kalo saja kameramen atau editor detik.com tidak harus (dituding) berbohong…
yah mungkin Anda tidak perlu buang-buang waktu untuk analisa ini….
hehehe saya terlalu kolot untuk cara2x ber”kritis” Anda
ini cuma masalah “ending” dan kelebihan “editing” …………………
piss … for all
on 4 October 2007 @ 9:11
dari pertama aku seh yakin foto ini palsu … kenapa? karena dari segi filosofinya tidak memadai … dan kayaknya sedikit naif kalo Allahualam, tuhan yang menguasai seluruh alam terpaku pada 1 simbol dari 1 bahasa (yang bentuk kesehariannya sudah banyak berubah hingga seseorang yang mengerti bahasa arab di masa kini belum tentu dapat mentafsirkan Al-Qur’an dengan baik dan benar sementara pada zaman Rasulallah S.A.W cukup dengan mengerti bahasa arab di zaman itu Al-Qur’an dapat dimengerti dengan mudahnya bahkan bagi mereka yang non-muslim) dari sisi filosofinya simbol Allah yang ada sekarang berasal dari bahasa arab sifatnya masih superfisial dan non universal, wallahualam dengan perkembangan zaman simbol akan bergeser mengambil bentuk yang lebih universal … subhanallah betapa miskinnya iman manusia yang mati-matian membela simbol yang fana ini …
on 31 October 2007 @ 15:27
mas saya video tentang anak yang durhaka kepada orang tua, bisa ga dicek keasliannya??? mas bs download videonya di http://www.arrahmah.com
trims
on 31 October 2007 @ 15:30
eh salah tulis, maksudnya saya DAPAT video
on 7 November 2007 @ 17:27
on 7 November 2007 @ 17:28
soreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
on 7 November 2007 @ 17:29
on 7 November 2007 @ 17:30
jawablah kok begong
on 7 November 2007 @ 17:31
apakah ada vedio tentang kejdiaan yang terjadi didunia ini
on 7 November 2007 @ 17:32
ada gak kasetnya
on 24 November 2007 @ 12:27
# Jordan Says:
October 4th, 2007 at 9:11
Maap… kalimat si Jordan berbelit2…aku koq nggak bisa baca point2nya..terlalu filosofis..tuan Jordan
on 26 November 2007 @ 10:06
yaaa….
percaya gk percaya lah
on 7 January 2008 @ 15:45
mas …, bagus banget tuh efek pantulan air yang mas buat (mobil terjerembab di air gurun) mas …, ajarin dong caranya
makasih ya atas bantuannya
on 3 July 2008 @ 14:19
on 7 September 2008 @ 17:35
[...] Api Lapindo [...]
on 27 September 2008 @ 13:55
saya seh ga’ begitu paham dengan photoshop….
cuma memangnya kita udah dapet keterangan dari detik.com dan apakah mas rosyidi dah dapet yg aslinya dari foto itu???
itu kan hasil penelitian gambar yg disebarkan…
jgn terlalu cepat menuding orang tukang kibul, kaya’na kurang bagus, takutnya kalo kita dapet gambar asli dan fotografer yg asli juga dengan dia mengungkapkan data2 yg otentik. Berarti kita udah fitnah!!! kan serem, sebaiknya juga kita jgn memvonis seperti itu juga…..
Lalu kalo untuk masalah Para Pengungsi di Lumpur Lapindo, saya rasa meskipun mereka dapat tempat yg lebih nyaman dari pada di Aceh. Tapi kan lebih enak di rumah sendiri ya???Serta walaupun mereka juga ada yg menggunakan indovision mungkin itu untuk hiburan mereka, mereka bisa lebih merasa nyaman di tempat pengusngsian.

Sekali lagi saya minta Maaf, saya cuma kasih pendapat…. Thx
on 28 September 2008 @ 15:10
So’al kios yang ada indovision-nya, itu adalah kios posko Satkorlak, milik Pemkab Sidoarjo. Tidak semua korban Lapindo adalah orang tidak mmampu secara ekonomi, tetapi setahu saya, tidak ada pengungsi di pasar saat ini yang mempunyai akses TV kabel berbayar.
Ma’af kalau saya salah
on 17 April 2009 @ 21:00
Gambar yang terlihat keren tapi, apa itu asli()*U)(*&@#*(&(*!@&_#&@&*(